Arsip:

Berita

Workshop “Media, Indigenous People and Democratic Movement” di FISIPOL UGM

SOREC (Sociology Research Center) Departemen Sosiologi UGM bekerjasama dengan Goethe Universitat mengawali bulan Maret dengan mengadakan Workshop bertema “Media, Indigenous People and Democratic Movement” di Ruang Sidang Dekanat FISIPOL UGM pada Selasa (3/3).

Acara ini mengadirkan beberapa pembicara sebagai fasilitator diskusi yaitu Prof. Dr. Birgit Brauchler selaku dosen tamu dari Goethe Universitat, Prof. Dr. P.M Laksono selaku Antropolog Fakultas Ilmu Budaya UGM, dan Drs, Lambang Trijono, M.A selaku Sosiolog Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik UGM. Hadir pula beragam komunitas maupun organisasi seperti Kotak Hitam, Perempuan Anti read more

Selamat Jalan Prof. Dr. Nasikun, Guru Besar FISIPOL UGM

Duka menyelimuti keluarga besar FISIPOL UGM. Prof. Dr. Nasikun, Guru Besar Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik UGM meninggal dunia, Selasa (3/3) di kediaman beliau Jl. Pawirokuat No. 32 Ngringin RT 3 RW 19, Condong Catur, Depok, Sleman pukul 16:00 WIB. Beliau dimakamkan di Makam Keluarga UGM Sawitsari, Rabu (4/3), dan sebagai penghormatan juga diadakan upacara persemayaman di Balairung UGM.

Dalam sambutannya, Dr. Erwan Agus Purwanto, M.Si. selaku Dekan FISIPOL UGM mengapresiasi pengabdian almarhum yang begitu panjang di FISIPOL UGM terutama di Jurusan Sosiologi sejak tahun 1967 sebagai Mahasiswa Pembantu hingga diangkat menjadi Guru Besar Fisipol UGM pada tanggal 1 Maret 2005. read more

Persoalan Masyarakat Adat Kurang Mendapat Perhatian Media

YOGYAKARTA – Keberadaan masyarakat adat dan segala persoalan yang dihadapinya belum banyak mendapat ruang dalam porsi pemberitaan di media massa. Akibatnya eksistensi, identitas, dan berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat ini tidak terekspos dengan baik sehingga sering tidak mendapat perhatian dan solusi pemerintah. Oleh karena itu, media massa diharapkan bisa berperan untuk memperjuangkan kepentingan-kepentingan mereka sekaligus menyebarluaskan informasi tanpa adanya tendensi apapun.

Antropolog UGM, Prof. Dr. PM Laksono mengatakan kehidupan masyarakat adat memang kurang bisa memanfaatkan media sebagai perantara mereka untuk bisa terhubung dengan masyarakat luar dan mengenal antar suku atau bahkan mengidentifikasi indentitas mereka sendiri.  “Pada hakikatnya orang-orang pedalaman ini juga berhak menunjukan eksistensi diri agar permasalahan-permasalahan yang ada dapat ter-blow up sehingga mendapat solusi dari pemerintah, karena mereka juga memiliki hak demokrasi,” kata Laksono dalam acara workshop Media, Indigenous People and Democratic Movement di Ruang Dekanat Fisipol UGM, Selasa (3/3). read more

Tanah Mama: Perempuan Papua dalam Bingkai Film Dokumenter

Di penghujung bulan Februari 2015, PPKK UGM bekerja sama dengan POKJA Papua mengadakan acara menonton dan diskusi film dokumenter “Tanah Mama” di Hall Fisipol UGM. Acara ini menghadirkan beberapa pembicara yaitu Desintha D. Asriani selaku Dosen Sosiologi UGM, Arie Ruhyanto selaku Dosen JPP UGM, dan Nia Dinata selaku produser film “Tanah Mama”.

“Tanah Mama” merupakan bagian dari Project Change, sebuah proyek lokakarya yang memfasilitasi produksi dan distribusi film dengan isu-isu kemanusiaan, yang dilakukan oleh Kalyana Shira Foundation. Nia Dinata selaku produser film tersebut mengungkapkan bahwa “Tanah Mama” merupakan film dokumenter dengan format drama naratif yang berupaya merekam kehidupan Mama Halosina, seorang ibu di  Papua yang hidup di perkampungan ladang di lembah pedalaman Yahukimo, sekitar lima jam jalan kaki dari pinggiran kota Wamena. Perempuan yang dipanggil ‘mama’ itu harus berjuang menghidupi diri dan empat anaknya setelah suaminya kawin lagi. read more

Diskusi Membangun “Democratic Welfare State”: Pengalaman Dari Skandinavia

Di minggu terakhir bulan Februari, Scanity bekerja sama dengan PACER mengadakan diskusi bertema Membangun “Democratic Welfare State” merujuk pada pengalaman negara-negara Skandinavia yang tertuang dalam buku “Northern Lights: The Positive Policy Example of Sweden, Finland, Denmark and Norway” di Kantor PACER Fisipol UGM. Diskusi ini menghadirkan dua pembicara yaitu Hasrul Hanif, MA selaku Dosen JPP UGM dan Prof. Dr. Ronnie Hatley selaku dosen tamu dari Washington State University. read more

Peluncuran Buku “Organisasi Pemuda Lingkungan di Indonesia Pasca-Orde Baru”

Pada tanggal 26 Februari 2015, Sorec dan Yousure Fisipol UGM menyelenggarakan diskusi dan peluncuran buku “Organisasi Pemuda Lingkungan di Indonesia Pasca-Orde” di ruang seminar timur Fisipol UGM . Acara ini menghadirkan pembicara diantaranya adalah Halik Sandera selaku Direktur WALHI Yogyakarta, Dr. Suharko selaku penulis dan Dosen Sosiologi UGM, Rida Nurafiati selaku aktivis muda lingkungan yang aktif berkiprah di KOPHI, dan Meredian Alam, MA, M.Phil selaku moderator.

Buku ini berupa dokumentasi hasil riset mengenai perkembangan organisasi lingkungan di Indonesia yang diaktivasi oleh anak muda pasca-orde baru. Riset mulai dilakukan dari bulan Desember 2012 di empat kota yaitu Yogyakarta, Jakarta, Bandung, dan Bogor, dilanjutkan proses analisis data memakan waktu 3-4 bulan di tahun 2013. Kemudian proses penulisannya hingga siap dibukukan selesai di bulan Desember 2014. Tim riset sekaligus penulis buku dikoordinatori oleh Dr. Suharko beranggotakan Meredian Alam, Sidiq Hari M., Fuji Riang P., dan Aditya Nugroho. read more

Lima Mahasiswa UGM Ikuti Forum Pemuda Asia

Lima mahasiswa UGM mengikuti program kegiatan Forum Pemuda Asia “Make A Difference (MaD) Forum” di Hongkong yang berlangsung 30 Januari – 1 Februari  2015. Kelina mahasiswa itu adalah Eka Cahyaningrum (Fakultas Biologi 2011), Didit Setyo Pamuji (Teknik Fisika 2011), Hibran Sabila Maksum (Teknik Mesin 2012), Ayu Ashari Achmad (Fakultas Pertanian 2011), dan Clara (Fakultas Isipol 2011).

Forum ini merupakan acara kreatif yang bertujuan untuk menginspirasi dan memberdayakan para pemuda dari seluruh Asia untuk menjadi seorangyang positif , dan mampu mengubah keadaan ekonomi, sosial dan lingkungannya. read more

Terpilih 10 Finalis Mahasiswa Berprestasi UGM 2015

Sepuluh mahasiswa dari 10 Fakultas UGM telah terpilih sebagai finalis yang akan melaju pada grand final seleksi mahasiswa berperstasi UGM 2015. Mereka berhasil maju ke final setelah menyisihkan 33 peserta lainnya dalam seleksi Super Camp 1 ditingkat universitas yang berlangsung selama dua hari 21-22 Februari 2015 di Fakultas Ekonomika dan Bisnis UGM.

Kesepuluh finalis tersebut adalah Dian Yuanita Wulandari (Fakultas Kehutanan), Dianty Widyowati Ningrum (Fakultas Ilmu Sosial dan Politik), Indriani Pratiwi (Fakultas Ilmu Sosial dan Politik), Karima Afandi (Fakultas Farmasi),  Muhammad Nabil Satria F. (Fakultas Teknik), Muhammad Rizki (Fakultas Hukum), Nabila Afif (Fakultas Teknik), Nurul Aisya Berylia (Fakultas Psikologi), Ricky Sudiarto Putra (Fakultas Teknik), dan Sabrina Woro Anggraini (Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam). read more

Sosialisasi PKM GT dan PKM AI di Fisipol UGM

Pada tanggal 3 Februari 2015 telah diadakan sosialisasi PKM GT dan PKM AI tingkat universitas di Gedung Grha Sabha Pramana UGM, sebagai tindak lanjutnya Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik mengadakan sosialisasi PKM GT dan PKM AI di ruang seminar Gedung Pascasarjana Fisipol UGM pada tanggal 18 Februari 2015.

Sosialisasi ini menghadirkan Dr. Bevaola Kusumasari selaku staf ahli Wakil Dekan I bidang akademik Fisipol UGM, Dr. Hempri Suyatna M.Si selaku pembina PKM universitas, dan Yusuf C. Mahardika selaku peserta PKM dari Jurusan Politik dan Pemerintahan angkatan 2012 sebagai pembicara. Ini merupakan kali pertama sosialisasi PKM GT dan PKM AI di Fisipol UGM, diharapkan mahasiswa Fisipol lebih antusias lagi dalam mengikuti program tersebut. read more

Fisipol UGM Wisuda 144 lulusan

Selasa, 17 Februari 2015 Fisipol UGM mengadakan acara pelepasan wisuda di Hall Gedung Fisipol UGM. Wisuda Fisipol UGM periode II 2014/2015 berjumlah 144 dengan rincian, 22 orang dari Jurusan Manajemen & Kebijakan Publik, 28 orang dari Jurusan Ilmu Hubungan Internasional, 44 orang dari Jurusan Ilmu Komunikasi, 16 orang dari Jurusan Politik & Pemerintahan, 17 orang Jurusan Pembangunan Sosial & Kesejahteraan, dan 17 orang dari Jurusan Sosiologi.

Sebanyak 27 lulusan berhasil memperoleh predikat cumloude. Lulusan terbaik diraih oleh Arif Supriyadi dari Jurusan Politik dan Pemerintahan dengan IPK 3,77 dan masa studi 4 tahun 2 bulan sedangkan lulusan tercepat diraih oleh Rendy Wirawan dari Jurusan Ilmu Hubungan Internsional dengan masa studi 3 tahun 4 bulan dengan IPK 3,57. Lulusan terbaik dari masing-masing jurusan rinciannya antara lain Anak Agung Gede Putu Wahyura dari Jurusan Manajemen & Kebijakan Publik dengan IPK 3,70 dan masa studi 4 tahun 5 bulan, Farha Kamalia dari Jurusan Ilmu Hubungan Internasioanal dengan IPK 3,62 dan masa studi 4 tahun 2 bulan, Fransiscus Assisi Sandy Mariatna dengan IPK 3,72 dan masa studi 4 tahun 4 bulan, Arif Supriyadi dari Jurusan Politik dan Pemerintahan dengan IPK 3,77 dan masa studi 4 tahun 2 bulan, Nadhia Febriantika dari Jurusan Pembangunan Sosial & Kesejahteraan dengan IPK 3,64 dan masa studi 4 tahun 3 bulan, dan Moh. Zaki Arrobi dengan IPK 3,77 dan masa studi 4 tahun 4 bulan. read more