Arsip:

Pojok Fisipol

UGM Borong Kejuaran di Kompetisi Epicentrum UNPAD Bandung

Pada Kamis, 31 Oktober lalu, kabar baik datang bertubi-tubi dari belasan mahasiswa Universitas Gadjah Mada. Mayoritas dari mereka adalah mahasiswa Fisipol UGM. Pada hari itu, mereka banyak memboyong juara dari Kompetisi Epicentrum yang diselenggarakan oleh Universitas Padjadjaran, Bandung. Malam penghargaan diselenggarakan di area Gedung Sate yang dapat ditempuh dua jam perjalanan darat dari Unpad. Alunan lagu Kunto Aji mengiringi kegembiraan para finalis yang datang pada kesempatan itu.

Epicentrum adalah kompetisi tahunan yang rutin diselenggarakan oleh Fakultas Ilmu Komunikasi Unpad (selanjutnya disebut Fikom Unpad). Ia adalah kompetisi bergengsi tingkat nasional di bidang komunikasi. Setiap departemen di Fikom Unpad (Ilmu Komunikasi, Ilmu Perpustakaan, Hubungan Masyarakat, Jurnalistik, Manajemen Komunikasi, Televisi dan Film, Manajemen Produksi Media) memiliki cabang lomba masing-masing sesuai dengan disiplin ilmu yang menjadi fokus utama. read more

Tulis Feature Soal Permainan Egrang, Berty Raih Juara Pertama di UPN Veteran Yogyakarta

Sabtu lalu (26/08/19), di Taman Budaya Yogyakarta, Berty Larasati (selanjunya disebut Berty) dan kedua temannya, Abyzan Syahadin, dan Nadia Intan meraih juara pertama Kompetisi Reaksi yang diselenggarakan oleh Universitas Pembangunan Negeri Veteran Yogyakarta. Ketiganya adalah mahasiswa Departemen Ilmu Komunikasi UGM.

Kompetisi Reaksi diadakan sebagai ajang bagi mahasiswa Ilmu Komunikasi dari universitas-universitas di Yogyakarta untuk bersaing di bidang periklanan, media hiburan, public relation, dan jurnalistik. Bidang yang disebut paling akhir diikuti Berty dan tim dalam perhelatan Reaksi kemarin. Cabang lomba jurnalistik tersebut bernama Potret Warta. Kami sempat menemui Berty Jumat lalu. Kepada kami, ia membagikan pengalamannya dan tim dalam mengikuti Potret Warta. read more

Angkat Bicara Soal Budaya Tradisional, Tiga Mahasiswa Departemen Ikmu Komunikasi Sabet Juara Pertama Kompetisi di Bidang Public Relation

Apa yang akan Anda lakukan sebagai mahasiswa, ketika Anda sudah berada di semester akhir, sementara selama ini, belum pernah ada kompetisi yang Anda ikuti—apalagi menjadi pemenang di sana, dan kompetisi itu berkaitan erat dengan disiplin ilmu yang Anda pelajari di kampus?

Debora Putri (selanjutnya disebut Debby), mahasiswi Departemen Ilmu Komunikasi Fisipol UGM, adalah satu orang yang merasakan itu. Namun, ia tergolong beruntung. Pada Sabtu, 26 Oktober lalu, ia dan kedua teman satu departemennya (Bintang Felfian dan Indah Ramadhani) meraih juara pertama di Kompetisi Reaksi pada Cabang Lomba Prakasita (public relation) yang diselenggarakan oleh Universitas Pembangunan Negeri Veteran Yogyakarta. read more

Jeda Online: Menghidupi Seni Lewat Sastra

Di Indonesia, sastra bukanlah lapangan bermain yang menarik bagi banyak orang. Sastrawan atau pekerja seni seringkali merupakan mereka yang terpojok dan mengambil jarak dari pergaulan masyarakat secara umum. Selain memang tak menjanjikan kecukupan material, berkesenian—atau bersastra secara khusus—memang kerja kebudayaan yang menuntut kesungguhan dan kesetiaan secara terus-menerus, dan tak semua orang mau repot-repot melakukannya.

Meskipun begitu, di luar sana, masih banyak orang yang menekuni bidang ini dengan semangat dan tak mengharapkan apapun. Mereka membaca banyak buku, mengurangi waktu menongkrong selama berjam-jam dengan teman-teman sebaya, serta duduk dan menulis. Salah satu dari banyak orang tersebut adalah Davin Ezra Pradipta, mahasiswa Departemen Ilmu Komunikasi FISIPOL UGM angkatan 2017. read more

Digital Library, Penunjang Kegiatan Mahasiswa di FISIPOL UGM

Di dalam lingkungan kampus, mahasiswa punya banyak macam kegiatan. Meskipun mempelajari berbagai disiplin ilmu yang berbeda, para mahasiswa selalu punya hak untuk tetap menekuni sesuatu yang menjadi fokus perhatian mereka, dan karenanya, pihak kampus bertanggung jawab untuk menciptakan ruang itu.

Di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik UGM, terciptanya ruang itu agaknya tak perlu diragukan lagi. Tak hanya lewat keberadaan UKMF dan banyak institusi dengan fokus aktivitas yang beragam, Fisipol UGM juga menyediakan fasilitas fisik. Gedung perpustakaan kondusif dengan koleksi buku yang lengkap, ruang-ruang terbuka untuk berdiskusi, hingga supermarket terdapat di sini. Sampai saat sini, salah satu fasilitas penting yang dimiliki Fisipol UGM adalah Digital Library. read more

Ciput dan Pengalamannya di Kedubes Bangkok

Impian untuk memiliki pengalaman kerja di Kemlu merupakan hal yang biasa bagi mahasiswa Imu Hubungan Internasional, namun pada kenyataannya tidak banyak mahasiswa yang mendapatkan pengalaman tersebut. Karina Devira atau biasa dipanggil Ciput, adalah salah satu mahasiswi HI angakatan 2017 yang sangat beruntung mendapat kesempatan tersebut.

Pengalaman ini diawali dengan mencari kedutaan yang sesuai dengan keinginan Ciput. Hari demi hari berlalu, pilihan akhirnya jatuh pada Kedutaan Besar Republik Indonesia di Bangkok. Ciput menempatkan pilihan pada KBRI Bangkok karena lokasi yang berdekatan dengan Indonesia dan living cost yang terbilang affordable. Bangkok sebagai ibukota Thailand juga menjadi tempat yang strategis untuk mendalami kekayaan alam sekaligus budaya masyarakat sekitar. read more

Aldyth dan Prestasinya, Berkompetisi dalam Diplomasi

Kemampuan untuk dapat berpikir kritis terhadap suatu keadaan atau masalah adalah sesuatu yang tentunya diperlukan dalam dunia akademik. Selain kemampuan berpikir kritis, kemampuan untuk mempersuasi orang lain juga diperlukan. Salah satu cara untuk mengasah kedua kemampuan tersebut adalah melalui lomba Simulasi Sidang PBB atau Model United Nations (MUN). Aldyth Nelwan, seorang mahasiswa departemen Hubungan Internasional angkatan 2019, adalah salah seorang yang sukses mempraktikkan kemampuan-kemampuan tersebut. read more

Apa Susahnya Tidak Merokok di Fisipoint?

Kampus yang baik tak hanya cukup memberi ruang bagi para mahasiswanya untuk kegiatan belajar-mengajar. Nuansa akademik memang diperlukan untuk memacu mereka berkembang dan menjalani kegiatan perkuliahan dengan baik. Akan tetapi, ketegangan justru bakal merusak semuanya. Tidak adanya ruang bagi mahasiswa untuk mengistirahatkan pikiran sejenak supaya rileks dan—dalam beberapa titik—bersenang-senang hanya akan membuat mereka tak betah berada di kampus. Dan FISIPOL UGM, tak mau hal itu sampai terjadi.Di kampus FISIPOL UGM, tersedia sarana lengkap bagi mahasiswa baik untuk kegiatan belajar, diskusi, maupun sekadar ruang bercengkerama. Untuk membaca banyak buku dan fokus menyelesaikan skripsi, mahasiswa dapat duduk dengan nyaman di Digilib selama berjam-jam. Jika hendak mengerjakan tugas kuliah sambil berdiskusi dan tetap menyantap makanan, mahasiswa bisa bebas melakukannya di Digilib Cafe atau Fisipmart. Untuk mengadakan rapat organisasi atau kerja kelompok, terdapat Selasar Barat atau Selasar BC. Sementara bagi mereka yang gemar berdiskusi dan bercengkerama dengan teman-teman sesama mahasiswa, kursi-kursi di sepanjang Taman SanSiro siap menampung semuanya. read more

Tiga Mahasiswa FISIPOL UGM Raih Medali Perak di Perhelatan PIMNAS ke-32 di Bali

Pada tanggal 27-30 Agustus lalu, Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS) ke-32 berlangsung di Universitas Udayana, Bali. Tiga Mahasiswa FISIPOL UGM angkatan 2017 (Maulida Afifatu Tsalitsi, Adhika Trisliantama, dan Miftah Farid Mahardika) berhasil membawa pulang medali perak kategori kompetisi PKM. Dua mahasiswa yang disebut di akhir berasal dari Departemen Politik dan Pemerintahan UGM, sementara Maulida Afifatu (selanjutnya disebut Ifa) adalah mahasiswi Departemen Sosiologi UGM. Kami berkesempatan mendengar pengalaman yang dibagi oleh Ifa Jumat (6/9/2019) lalu. read more

Kami Keranjingan Bercerita, dan Kami Tak Punya Apa-apa Selain Film

Sekumpulan laki-laki hobi menonton film. Setiap melihat seruntutan adegan, mereka memperhatikannya secara teliti, dan kadang-kadang berpikir untuk menirunya dalam kehidupan nyata. Dalam menjalani kegiatan sehari-hari, mereka mengharuskan diri untuk melakukan gerak-gerik yang efektif, baik dalam keadaan genting maupun tidak. Obsesi semacam itu terus berlangsung dan cukup mengganggu kehidupan mereka.

Hal semacam itulah yang dihadapi oleh 3Tiga Films (selanjutnya disebut 3Tiga). Mereka adalah Damar Jalu Purboyo, Agustinus Wibi Arya, dan Selando Naendra Radicka. Ketiganya merupakan mahasiswa Departemen Ilmu Komunikasi FISIPOL UGM angkatan 2017. “3Tiga” muncul tiba-tiba dalam benak mereka dan menjadi nama komunitas film yang mereka buat. Pada bulan Oktober tahun 2018 lalu, 3Tiga memenangkan kompetisi film pendek bertajuk “Kinema” yang diselenggarakan oleh UPN Veteran Yogyakarta. read more