Dosen Departemen Manajemen dan Kebijakan Publik (DMKP) FISIPOL UGM, Ely Susanto kembali merilis publikasi ilmiah terbarunya bersama Muhammad Royhan dan Rahmat Hidayat dengan artikel berjudul “Social Media Threat and Organizational Justice: Impacts on Public Service Motivation and Behavior in Public Service” ini telah terbit di jurnal internasional bereputasi Chinese Public Administration Review, menandai kontribusi penting dalam pengembangan kajian administrasi publik kontemporer.
Penelitian ini mengangkat isu yang semakin relevan di era digital, yakni bagaimana tekanan opini publik, khususnya sentimen negatif di media sosial yang mempengaruhi motivasi dan perilaku aparatur sipil negara (ASN). Dengan menggunakan pendekatan eksperimen terhadap 217 pegawai negeri sipil di sektor kepabeanan Indonesia, studi ini memberikan perspektif baru dalam memahami dinamika psikologis dan institusional yang membentuk public service motivation di tengah tantangan reputasi yang semakin kompleks.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa sentimen negatif di media sosial tidak secara signifikan melemahkan motivasi pelayanan publik. Sebaliknya, persepsi terhadap keadilan organisasi justru berperan penting dalam meningkatkan motivasi ASN, meskipun tidak terbukti memoderasi pengaruh opini publik terhadap motivasi tersebut. Dalam situasi tekanan eksternal, aparatur negara cenderung menunjukkan kemampuan adaptasi dengan menyesuaikan perilaku mereka agar tetap selaras dengan tujuan institusi dan kepentingan publik. Selain itu, masa kerja juga ditemukan memiliki hubungan positif dengan tingkat motivasi dan perilaku yang berorientasi pada tujuan.
Temuan ini memberikan kontribusi signifikan dalam memperkaya literatur administrasi publik, khususnya dalam memahami bagaimana aparatur negara merespons tekanan reputasi di era digital. Lebih jauh, penelitian ini menegaskan pentingnya aspek psikologis dan keadilan institusional dalam menjaga kinerja dan integritas sektor publik. Kontribusi tersebut sejalan dengan upaya pencapaian SDG 16 yang menekankan pentingnya institusi yang akuntabel dan responsif, serta SDG 8 dalam mendorong lingkungan kerja yang produktif dan berorientasi pada pelayanan publik yang berkualitas.
Artikel selengkapnya dimuat di sini.