Pos oleh :

fisipol

Penerimaan Mahasiswa Baru Pascasarjana Fisipol UGM Program Studi Doktor Semester Gasal 2024/2025

Penerimaan Mahasiswa Baru Pascasarjana Fisipol UGM Program Studi Doktor Semester Gasal periode 2024/2025 telah dibuka. Informasi, persyaratan, daya tampung dan jadwal selengkapnya dapat dilihat melalui poster yang tertera.

Doktor Sosiologi, Doktor Manajemen dan Kebijakan Publik, Doktor Pembangunan Sosial dan Kesejahteraan

Doktor Ilmu Administrasi Publik, Doktor Ilmu Komunikasi, Doktor Ilmu Politik

Penerimaan Mahasiswa Baru Pascasarjana Fisipol UGM Program Studi Magister Semester Gasal 2024/2025

Penerimaan Mahasiswa Baru Pascasarjana Fisipol UGM Program Studi Magister Semester Gasal periode 2024/2025 telah dibuka. Informasi, persyaratan, daya tampung dan jadwal selengkapnya dapat dilihat melalui poster yang tertera.

Magister Manajemen dan Kebijakan Publik, Magister Pembangunan Sosial dan Kesejahteraan, Magister Politik dan Pemerintahan, Magister Sosiologi

Magister Ilmu Administrasi Publik, Magister Ilmu Hubungan Internasional, Magister Ilmu Komunikasi

TVR Days Goes to UGM: Penjaringan Talenta Kampus untuk Menarik Minat Kaum Muda ke Industri Berita

Yogyakarta, 29 Februari 2024─TVR Parlemen Indonesia menggelar seleksi penjaringan talenta kampus di Departemen Ilmu Komunikasi (DIKOM) Fisipol UGM pada Kamis (29/2). Program ini merupakan bentuk kerja sama media parlemen dengan Universitas Gadjah Mada. Selama dua hari, yakni 29 Februari-1 Maret 2024, TVR Parlemen akan menjaring lima talenta muda kampus yang akan berkesempatan menjadi news anchor TVR Parlemen.

“Kerja sama Fisipol UGM dengan parlemen ini sudah lama terjalin. Ini acara yang sangat penting, dan dimulai dari beberapa bulan lalu ketika teman-teman dari TVR Parlemen datang untuk bekerja sama dengan kita. Saya kira parlemen itu perlu disosialisasikan ke masyarakat. Selama ini kalau ada yang bagus di parlemen, susah diberitakan. Tapi kalau ada yang buruk sedikit itu diberitakan di mana-mana,” ujar Ketua Prodi Ilmu Komunikasi UGM, Nyarwi Ahmad, S.I.P., M.Si., Ph.D. read more

Refleksi Pasca Pemilu 2024, Pakar UGM Sebut Klientelisme Jadi Variabel Penting

Yogyakarta, 23 Februari 2024–Terselenggaranya pemilihan umum (pemilu) dua pekan yang lalu bukan berarti masyarakat boleh lengah. Saat-saat pasca pemilu menjadi momentum yang tepat untuk merefleksikan dan mengevaluasi kembali jalannya Pemilu 2024. Sebagai wadah untuk bersama-sama merefleksikan proses pemilu, Election Corner kembali menggelar acara Diskusi Bersama Media yang ke-empat dengan tajuk “Sepekan Setelah Coblosan: Quo Vadis Demokrasi Indonesia?” pada Jum’at (23/2) di Ruang Amphitheatre BRI Work Fisipol UGM. read more

Fisipol UGM Gelar Sertifikasi BNSP Bersama GeTI, Puluhan Peserta Antusias Ikuti Pelatihan

Yogyakarta, 23 Februari 2024—Guna mendukung pemberdayaan dan pengembangan kompetensi tenaga kerja, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik UGM bersama Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) Global Edukasi Talenta Inkubator (GeTI) mengadakan “Sertifikasi dan Pendampingan Industri untuk Wirausaha Muda” pada Jumat (23/2). Program merupakan bimbingan teknis dari pelatihan yang dihelat GeTI dan telah diikuti oleh puluhan mahasiswa dan dosen dari berbagai fakultas di UGM.

“Saya ucapkan terima kasih kepada pihak UGM yang telah mendukung acara ini. Ini bukan sekedar hanya pelatihan dan ujian. Pada dasarnya prosesnya seperti itu, tapi tujuan besarnya adalah kami ingin mengajak teman-teman semua masuk ke dalam era di mana tahapan yang menjadi pemain industri itu semakin cepat. Untuk menjadi seorang pengusaha, dari kecil sampai besar itu semua ada di tangan kita,” papar Divera Wicaksono, selaku Academic, Incubation, & Bussiness Director GeTI. read more

Prof. Dr. Agus Heruanto Hadna, S.IP., M.Si. Berhasil Dikukuhkan sebagai Guru Besar Fisipol UGM

Yogyakarta, 22 Februari 2024—Prof. Dr. Agus Heruanto Hadna, S.IP., M.Si. remis dikukuhkan sebagai Guru Besar Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Gadjah Mada pada Rabu (22/2). Segenap guru besar, dosen, jajaran rektorat dan fakultas turut hadir dalam prosesi pengukuhan yang berlangsung di Balai Senat UGM. Melalui pidato berjudul “Inovasi Ketimpangan dan Kebijakan dalam Sosial Ekonomi”, Prof. Agus menjelaskan analisanya terhadap perkembangan dunia digital dan pengaruhnya terhadap kesejahteraan sosial ekonomi. read more

Tantangan dan Catatan Pemilu Serentak 2024: Beban Kerja, Money Politic, hingga Gentong Babi

Yogyakarta, 21 Februari 2024─Penyelenggaraan pemilu serentak 2024 yang telah dilaksanakan pada 14 Februari lalu meninggalkan tantangan dan catatan dari masyarakat, pengamat politik, maupun akademisi. Pares Indonesia bersama Perludem, Departemen Politik dan Pemerintahan Fisipol, dan Election Corner gelar diskusi bertajuk “Jalan Terjal Menjaga Integritas Pemilu Serentak 2024” di Taman Sansiro Fisipol dan siaran langsung Youtube Pares Indonesia pada Rabu (21/02). “Tantangan pemilu 2024 ini jauh lebih berat daripada pemilu sebelumnya tahun 2019. Datanya saya ambil dari indeks Kerawanan Pemilu ada netralitas, kemudian beban kerja, polarisasi masyarakat, money politic, hingga problem SIREKAP,” jelas Umi Illiyana, Anggota Bawaslu DI Yogyakarta. Umi juga menyebut bahwa terdapat kasus khusus di Yogyakarta terkait tingkat partisipasi pemilih dari mahasiswa rantau. Sebagai pemilih pindahan, banyak mahasiswa rantau di DIY yang tidak bisa menyalurkan hak pilihnya.

Emanuel Prince, Mahasiswa UGM Anggota KPPS bercerita tentang pengalamannya sebagai Ketua KPPS di lingkungan rumahnya, di Tangerang. “Pertama problem itu dari load kerjanya, mau gak mau jumlah surat suaranya sebanyak 5 model, jumlah pemilih, lalu soal digitalisasi terutama Sirekap yang pada hari-H sistemnya down,” ungkapnya. Ia menambahkan bahwa pada hari-H pelaksanaan pemilu, petugas KPPS bekerja dengan durasi 20-24 jam penuh.

Sementara itu, Mada Sukmajati, Dosen DPP Fisipol menyebut ada dua konsep penting yakni electoral integrity dan electoral malpractice. Secara singkat electoral integrity adalah sejauh mana pemilu dilaksanakan secara free and fair dan kepatuhan pemilu pada norma dan standar internasional. Menurut Mada, dampak pemilu yang diselenggarakan dengan mencederai prinsip electoral integrity akan menghasilkan banyak electoral malpraktis. read more

Menguak Perspektif Korban Selamat dan Pengasingan 1965-1966 atas Resolusi Non-Yudisial Pelanggaran HAM

Yogyakarta, 15 Februari 2024─Departemen Politik dan Pemerintahan FISIPOL bersama Global Campus Asia-Pasific dan Pares gelar workshop seminar bertajuk “Non-judicial Resolutions on Human Rights Violation: Perspective from the 1965-1966 Domestic Survivors and Exiles” di Amphitheater BRIWORK FISIPOL UGM dan Live Streaming Youtube DPP UGM pada Kamis (15/02). Workshop ini bertujuan membahas inisiasi Presiden Joko Widodo atas resolusi non-yudisial untuk mengatasi keterbatasan hak korban selamat di bawah rezim Soeharto dan pengakuan 12 pelanggaran hak asasi manusia berat di Indonesia, termasuk tragedy 1965-1966 dari perspektif korban dan eksil. Inisiasi tersebut mendapat kritis dari aktivis HAM karena resolusi tersebut dianggap membuat sejarah pelanggaran HAM menjadi tidak jelas. read more