Yogyakarta, 07 Mei 2026─Dalam upaya merespons dinamika perpolitikan nasional yang kian menantang, Korps Mahasiswa Politik Pemerintahan (KOMAP) Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIPOL) Universitas Gadjah Mada, berkolaborasi dengan Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem), sukses menyelenggarakan sebuah talkshow interaktif. Mempersembahkan tajuk utama “Dari Kampus untuk Demokrasi: Mengawal Reformasi Pemilu Melalui Revisi UU Pemilu”, acara ini berlangsung dengan khidmat dan antusias pada Kamis (7/5) bertempat di area terbuka Selasar Barat, FISIPOL UGM.
Yogyakarta, 7 Mei 2026 — Korps Mahasiswa Politik dan Pemerintahan (KOMAP) Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Gadjah Mada (FISIPOL UGM) bekerja sama dengan Perludem menyelenggarakan talkshow bertajuk “Dari Kampus untuk Demokrasi: Mengawal Reformasi Pemilu Melalui Revisi UU Pemilu”. Kegiatan ini berlangsung pada Kamis (7/5) di Selasar Barat FISIPOL UGM sebagai ruang diskusi akademik dan advokasi kebijakan publik.
Forum ini diselenggarakan sebagai respons terhadap dinamika demokrasi Indonesia yang dinilai tengah berada pada fase penting dalam proses konsolidasi. Melalui kegiatan ini, sivitas akademika didorong untuk turut berperan aktif dalam mengawal agenda reformasi sistem pemilu, khususnya dalam proses revisi Undang-Undang Pemilu.
Yogyakarta, 7 Mei 2026 — Center for Digital Society (CfDS) Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Gadjah Mada (FISIPOL UGM) kembali menyelenggarakan program CfDS Response dengan mengangkat tema “Pemberlakuan PP TUNAS: Mengartikan Kesetaraan Perlindungan Anak di Platform Digital”. Kegiatan ini dilaksanakan pada Kamis (7/5) sebagai ruang diskusi kritis terhadap implementasi kebijakan perlindungan anak di ruang digital.
Diskusi ini menyoroti Peraturan Pemerintah (PP) TUNAS yang membatasi penggunaan media sosial bagi anak di bawah usia 16 tahun sebagai upaya perlindungan di ruang digital. Peneliti CfDS sekaligus pemandu acara, Semeion Bintang Ridho Aunillah, menegaskan bahwa perkembangan teknologi digital menghadirkan dua sisi yang saling bertolak belakang bagi anak.
Yogyakarta, 07 Mei 2026─Center for Digital Society (CfDS) Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIPOL) Universitas Gadjah Mada menyelenggarakan kembali, CfDS Response yang mengusung tajuk “Pemberlakuan PP TUNAS: Mengartikan Kesetaraan Perlindungan Anak di Platform Digital”, acara ini dilangsungkan pada Kamis (7/5) secara daring.
Peneliti CfDS yang juga bertindak sebagai pemandu acara, Semeion Bintang Ridho Aunillah, membuka sesi diskusi dengan menyoroti urgensi krusial di balik lahirnya kebijakan yang membatasi penggunaan media sosial bagi anak ini. “Penggunaan teknologi digital pada anak layaknya pisau bermata dua. Di satu sisi, platform digital menawarkan ruang untuk anak belajar, berekspresi, dan berkembang. Tetapi di sisi lain, ada banyak sekali dampak negatif yang bermunculan ketika anak menggunakan media digital, seperti paparan konten berbahaya, eksploitasi data privasi, dan yang paling parah adalah kekerasan digital pada anak,” ungkap Semeion.
Yogyakarta, 7 Mei 2026─Ernani Dewi Kusumawati, mahasiswa program studi doktoral Ilmu Hubungan Internasional FISIPOL UGM berhasil menorehkan prestasi membanggakan di kancah global. Bergabung dengan Departemen Ilmu Hubungan Internasional pada tahun 2024 sebagai mahasiswa S3 dengan konsentrasi Digital Transformation and Competitiveness (DTC) membawanya menjadi satu-satunya delegasi Indonesia dalam ajang Raisina IE-Global Student Challenge 2026 yang digelar di New Delhi, India pada Maret 2026.
Kompetisi ini merupakan bagian dari forum internasional Raisina Dialogue, sebuah wadah pertemuan strategis yang menghadirkan para pemimpin dunia, pejabat negara, akademisi, hingga praktisi guna membedah isu-isu geopolitik dan geoekonomi. Ernani bercerita sempat muncul keraguan dalam dirinya karena latar belakang pendidikan sarjananya berasal dari keilmuan farmasi. Kendati demikian, keraguan tersebut justru bertransformasi menjadi dorongan kuat ketika ia menyelami esensi dari acara tersebut. Pendekatan lintas disiplin dinilainya sebagai kunci.
Yogyakarta, 7 Mei 2026─Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIPOL) UGM menunjukkan kontribusinya dalam penguatan kapasitas masyarakat menghadapi risiko bencana melalui partisipasi pada Pameran Kebencanaan Nasional yang menjadi bagian dari rangkaian Pertemuan Ilmiah Tahunan (PIT) Kebencanaan ke-9. Kegiatan yang diselenggarakan oleh Ikatan Ahli Kebencanaan Indonesia (IABI) pada 6–7 Mei 2026 di Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) tersebut menjadi ruang kolaborasi bagi akademisi, praktisi, pemerintah, dan masyarakat untuk memperlihatkan inovasi, praktik baik, serta kontribusi nyata dalam pengurangan risiko bencana di Indonesia.
Depok, 6 Mei 2026─Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Gadjah Mada (FISIPOL UGM) melalui Departemen Manajemen dan Kebijakan Publik (DMKP) menghadiri agenda strategis kolaborasi internasional yang diselenggarakan di Gedung M Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Indonesia (FIA UI), Kampus Depok, pada Rabu (6/5).
Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam penguatan kerja sama antara Center for Study of Governance and Administrative Reform Universitas Indonesia (CSGAR UI), Crawford School of Public Policy The Australian National University (ANU), dan FISIPOL UGM melalui DMKP sebagai implementing unit.
Yogyakarta, 4 Mei 2026─Sebagai bentuk komitmen terhadap kesadaran terhadap kesehatan fisik dan mental para sivitas, Departemen Pembangunan Sosial dan Kesejahteraan (PSdK) Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIPOL) Universitas Gadjah Mada (UGM) meluncurkan program PSdK Well-being Center (WBC) pada Senin (4/5) di Auditorium Fisipol UGM. Diperuntukkan bagi seluruh sivitas Departemen PSdK mulai dari mahasiswa, dosen, tenaga kependidikan, pihak terkait seperti Kapstra, PSDM, dan Advokasi, program PSdK Well-being Center (WBC) merupakan pusat layanan kesejahteraan mental, emosional, sosial, dan fisik yang cepat, aman, dan kontekstual.
Yogyakarta, 4 Mei 2026 — Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) bersama Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Gadjah Mada (FISIPOL UGM) menegaskan pentingnya pendekatan lintas sektor dan lintas disiplin dalam merespons permasalahan kesehatan jiwa di Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta.
Isu kesehatan jiwa di wilayah tersebut menjadi perhatian serius pemerintah, terutama terkait tingginya angka kasus bunuh diri yang selama ini juga kerap dikaitkan dengan mitos lokal “pulung gantung”. Kondisi ini menunjukkan bahwa persoalan kesehatan jiwa tidak dapat dipahami semata sebagai isu individual, melainkan sebagai fenomena sosial yang kompleks dan multidimensional.
Yogyakarta, 4 Mei 2026—Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan bersama dengan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Gadjah Mada merespons permasalahan kesehatan jiwa di Gunung Kidul.
Wilayah ini merupakan salah satu daerah dengan angka bunuh diri tertinggi di Indonesia yang diperburuk oleh mitos budaya “pulung gantung”. Kemenko PMK menaruh perhatian serius terhadap krisis kesehatan jiwa di Gunungkidul, menyadari perlunya pendekatan komprehensif untuk mengatasi masalah ini. Katiman, Asisten Deputi Riset, Teknologi, dan Kemitraan Industri di Kemenko PMK, menekankan pentingnya kerja sama lintas sektor dan lintas ilmu dalam masalah ini. “Kami mohon bantuan bapak/ibu di sini untuk memetakan isu-isu di Gunungkidul. Apa faktor tambahan yang perlu kita pertimbangkan? Dari sisi psikologi, kedokteran, pertanian, geografi, dan lainnya. Ini akan menjadi dasar kita ke depan,” ujarnya.