Program Studi Doktor Ilmu Administrasi Publik UGM Jalani Asesmen Lapangan Akreditasi LAMSPAK untuk Penjaminan Mutu Pendidikan

Yogyakarta, 20 Juni 2026—Program Studi Doktor Ilmu Administrasi Publik (S3 Departemen Manajemen dan Kebijakan Publik) Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Gadjah Mada (FISIPOL UGM) melaksanakan Asesmen Lapangan Akreditasi LAMSPAK. Kegiatan yang berlangsung di lingkungan FISIPOL UGM ini merupakan bagian dari sistem penjaminan mutu pendidikan tinggi yang bertujuan untuk memastikan bahwa setiap proses akademik dan tata kelola program studi telah berjalan sesuai dengan standar yang ditetapkan secara nasional maupun internasional.Dalam rangkaian asesmen ini, seluruh pemangku kepentingan internal maupun eksternal dilibatkan secara aktif. Jajaran dekanat, pimpinan departemen dan program studi, dosen, tenaga kependidikan, Unit Jaminan Mutu (UJM), mahasiswa aktif, alumni, hingga pengguna lulusan (user) hadir untuk memberikan informasi dan verifikasi data. Keterlibatan lintas elemen tersebut mencerminkan bahwa penjaminan mutu pendidikan bukanlah tanggung jawab satu pihak, melainkan hasil kerja kolektif yang memerlukan transparansi dan akuntabilitas dari seluruh rantai penyelenggaraan pendidikan.

Tim asesor yang bertugas dalam kegiatan ini adalah Prof. Dr. Paulus Israwan Setyoko, M.S., dan Dr. Lina Miftahul Jannah, S.Sos, M.Si. Kedua asesor melakukan serangkaian sesi konfirmasi dan dialog untuk memverifikasi kesesuaian antara dokumen evaluasi diri yang telah disampaikan dengan kondisi nyata di lapangan. Agenda tersebut mencakup peninjauan terhadap tata pamong, pengelolaan sumber daya, capaian pembelajaran, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, hingga sistem penjaminan mutu internal yang berjalan di tingkat unit pengelola program studi.

Penjaminan mutu dalam proses ini tidak berhenti pada tahap verifikasi data, tetapi juga mencakup pemberian umpan balik konstruktif untuk perbaikan berkelanjutan. Dalam salah satu sesi diskusi, tim asesor menyampaikan sejumlah catatan terkait kelengkapan dokumen pendukung sebagai bagian dari proses evaluasi. Menanggapi hal tersebut, “Nanti ditambahkan aja,” ujar asesor, yang menegaskan bahwa proses akreditasi bersifat dinamis dan memungkinkan adanya penyempurnaan secara bertahap demi tercapainya standar mutu yang lebih tinggi.

Setelah menjalani sesi dengan berbagai pihak, tim asesor melakukan kerja mandiri untuk menyusun draf berita acara dan rekomendasi hasil asesmen. Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan penyampaian umpan balik kepada pimpinan program studi serta penandatanganan Berita Acara Asesmen Lapangan. Tahapan ini menjadi momentum penting bagi program studi untuk merefleksikan capaian yang telah diraih sekaligus mengidentifikasi area-area yang masih perlu ditingkatkan.

Keberlangsungan agenda asesmen lapangan ini sejalan dengan komitmen UGM dalam mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya SDG 4 – Quality Education, melalui penguatan sistem penjaminan mutu yang berorientasi pada perbaikan berkelanjutan. Selain itu, pelibatan seluruh unsur di lingkungan kampus dan eksternal mencerminkan SDG 16 – Peace, Justice and Strong Institutions, yang menekankan pentingnya tata kelola institusi yang transparan dan akuntabel, serta SDG 17 – Partnerships for the Goals, yang diwujudkan melalui kolaborasi erat antara perguruan tinggi, lembaga akreditasi, asesor, dan seluruh mitra pemangku kepentingan guna memastikan kualitas pendidikan yang bermakna dan berdaya saing.