Bertempat di ruang 201 lantai dua Gedung BC FISIPOL UGM, Center for Digital Society (CfDS) mengadakan konferensi pers untuk memaparkan hasil risetnya mengenai kajian petisi online. Petisi online merupakan pernyataan yang disampaikan kepada pemerintah untuk meminta agar pemerintah mengambil tindakan terhadap suatu hal. Konferensi pers dipimpin oleh Dr. Dedy Permadi sebagai Direktur CfDS beserta tiga asisten riset CfDS, yaitu Viyasa Rahyaputra, Chiara Anindya, dan Nitya Saputri Rizal. Data-data yang dipaparkan adalah seluruh petisi daring yang muncul di Change.org dari jangka waktu Februari tahun 2016 sampai Februari tahun 2017 dengan jumlah 1.521 petisi yang diteliti oleh lima enumerator. Acara ini juga dihadiri sekitar 8-10 jurnalis media massa lokal.
fisipolugm
Career Development Center (CDC) Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Fisipol) UGM kembali mengadakan soft skill guna mempersiapkan mahasiswanya masuk ke dunia kerja. Training Public Speaking & Presentation Skills diadakan sebagai upaya pelatihan terutama dalam keterampilan berbicara di depan umum guna meningkatkan kualitas diri. Training Public Speaking & Presentation Skills diadakan pada Kamis, 23 Maret 2017 pukul 09:00-12:00 bertempat di Gedung BA Ruang 202.
Acara ini menghadirkan Mohammad Genta (Presiden Director of Eureka Mahardhika Consultant) sebagai narasumber yang sudah memiliki pengalaman di bidang management consultant. Menariknya acara ini dikemas dalam bentuk dialog, Genta mengajak para peserta untuk terlibat aktif dalam pelatihan. Diawal pelatihan para peserta dipersilahkan untuk memperkenalkan diri dan menyampaikan alasan mengapa tertarik untuk mengikuti pelatihan ini. Motivasi peserta yang hadir nantinya ingin menjadi seorang public relation sehingga dirasa perlu mendalami bagaimana public speaking yang tepat di dunia kerja.
Kamis, 23 Maret 2017 bertempat Ruang BA 503, Institute of International Studies mengadakan seri diskusi bulanan dengan tema Negara dan Identitas: Hukuman Mati di Indonesia pada Era Jokowi. Pemantik diskusi adalah Tadzkia Nurshafira yang merupakan Asisten Peneliti IIS. Diskusi dimulai pada pukul 13.00 dan dimoderatori oleh Taradhinta Suryandari.
Seri diskusi ini membahas penelitian Tadzkia Nurshafira yang masih berjalan dan spesifik membahas apa sebenarnya yang ingin ditunjukkan Presiden Jokowi melalui hukuman mati di Indonesia. Awal mula, Kiki (sapaan akrab Tadzkia Nurshafira) tertarik dengan tema ini adalah ketika ia sedang bekerja di salah satu lembaga swadaya masyarakat (LSM) di Jakarta. Pada waktu itu LSM tempat ia bekerja mendapat tugas untuk investigasi ke Lembaga Pemasyarakatan Nusa Kambangan. Investigasi dilakukan setelah eksekusi gelombang ketiga, Juli 2016.
Kompetisi Sociopreneurship Muda Indonesia (SOPREMA) resmi dibuka pada tanggal 21 Maret 2017 pada pukul 13.00 bertempat di Ruang Rapat Dekanat 208 FISIPOL UGM. SOPREMA merupakan ajang kompetisi sociopreneur muda tingkat nasional yang tahun ini mengusung tema Express Your Creative Passions.
Dihadiri oleh Prof. Ir. Dwikorita Karnawati, M.Sc. Ph.D (Rektor Universitas Gadjah Mada), Dr. Hempri Suyatna selaku Ketua Pelaksana SOPREMA 2017, Dekan FISIPOL UGM Dr. Erwan Agus Purwanto, M.Si, dan Drs. Ponijan (Asisten Deputi Kewirausahaan Kementerian Pemuda dan Olahraga). Media yang hadir diantaranya Radio Republik Indonesia, Liputan6.com, Radio Star Jogja, Cendana News, Radio Istakalisa, Pro 1 RRI Yogyakarta, RRI Online, Pro 2 RRI Yogyakarta, Sonora Smart, Tribun, Gudeg.net, Republika dan Media Nusantara Citra (MNC).
“Mengapa harus menjadi mahasiswa berprestasi (mapres)?” tanya Irwan Harjanto (Departemen Politik dan Pemerintahan 2013, Mapres Fisipol #2 Tahun 2016) sebagai pembuka sesi sharing. Pada Kamis, 16 Maret 2017 di sesi How To Be Mapres yang dimulai pukul 10:00-11:00. Hadir sebagai pembicara, Taradhinta Suryandari (HI 2014, MAPRES FISIPOL #1 Tahun 2016) dan Irwan Harjanto (DPP 2013, MAPRES FISIPOL #2 Tahun 2016). Seleksi mahasiswa berprestasi merupakan suatu seleksi prestasi akademis dan non akademis (terutama indeks prestasi kumulatif (ipk), curriculum vitae (cv), karya tulis ilmiah, dan kemampuan bahasa inggris) yang setiap tahunnya diadakan oleh kementerian pendidikan dan kebudayaan dengan tujuan untuk mengembangkan pemikiran saintifik dan kompetivitas di kalangan mahasiswa indonesia dalam menciptakan dampak kepada masyarakat.
“Ketika membaca judul me and my relationship apa yang ada dibenak teman-teman?” pertanyaan pembuka Dina Wahida, M., Psikolog dalam Kelas Psikoedukasi: Me & Relationship. Acara kelas psikoedukasi ini diadakan pada Rabu, 15 Maret 2017 yang dimulai pukul 13:00-14:30 bertempat di Gedung BA Ruang 205. Salah satu peserta menjawab, “laki-laki dan perempuan”. Menurut Dina mengapa seringkali hubungan dikaitkan dengan laki-laki dan perempuan karena memang Indonesia pada umumnya hanya mengenal dua jenis kelamin yaitu laki-laki dan perempuan.
“Disertasi, it’s beyond us, lebih dari diri kita sendiri. Ada banyak faktor disekitar kita yang sangat menentukan apakah kita bisa sukses atau tidak,” ujar Indri Apriliyanti, S.I.P., MBA (dosen departemen Manajemen Kebijakan Publik, yang kini sedang menempuh S3 di University of Agder, Norwegia). Kutipan tersebut salah satu yang disampaikan Indri dalam Fisipol Talk: Time & Stress Management for PhD Students yang diselenggarakan Rabu, 15 Maret 2017 bertempat di Gedung BB Ruang 216 Lantai 2, Dekanat FISIPOL UGM. Acara ini dimulai pada pukul 10:00-11:30 dan menjadi sesi berbagi pengalaman antar mahasiswa S3 yang sedang menyelesaikan disertasi di FISIPOL UGM.
Mahasiswa Departemen Sosiologi Angkatan 2014, Abdullah Faqih, memperoleh penghargaan “Youth Economic Leadership Award” dari Bank Indonesia. Penghargaan tersebut merupakan bentuk apresiasi Bank Indonesia kepada anak-anak muda yang telah berkontribusi meningkatkan taraf hidup masyarakat Indonesia lewat karya inovasinya. Sebelumnya, Abdullah Faqih terdaftar terlebih dahulu sebagai peserta “Youth Economic Leadership Program” yang digagas oleh Bank Indonesia. Tercatat ada 1300 applicants yang diseleksi oleh Bank Indonesia dan terpilihlah 40 applicants terbaik dari seluruh Indonesia. Ke-40 applicants tersebut mengikuti kegiatan mentoring sejak tanggal 6-10 Maret 2017 di Hotel Novotel, Bogor, Jawa Barat.
Hubungan antara AS dan Rusia dalam hal politik, selama ini ibarat air dan minyak. Tidak dapat disatukan dan selalu berseberangan. Namun, Donald Trump, setelah terpilih sebagai presiden AS mengatakan, bahwa dirinya akan menjalin hubungan yang lebih baik dengan Rusia. Ia bahkan menganggap bahwa kepemimpinan Putin, jauh lebih baik dibandingkan presiden AS sebelumnya. Barack Obama dengan Putin dinilai memiliki hubungan yang tidak saling percaya (lack of trust), berbeda dengan Trump yang sudah menunjukkan dukungannya terhadap Putin sejak lama, terhitung saat konflik estonia dan respon NATO pada tahun 2014. Hal ini menunjukan ada hubungan unik yang terjadi secara personal antara Trump dan Putin.
Proses renegosiasi antara Pemerintah Indonesia dan PT. Freeport Indonesia yang alot dan menjadi pemberitaan media massa menunjukkan bahwa kepastian hukum dan iklim investasi yang kondusif bagi investasi pertambangan―bukan hal yang mudah untuk dihasilkan. Kemudian muncul pertanyaan: sejauh mana berbagai upaya negosiasi dan penjajakan pilihan yang ada pada akhirnya menghasilkan kesepakatan yang baik (good deal) yang akan memberikan manfaat bagi masyarakat secara luas dan bukan hanya menguntungkan segelintir elit atau kartel dalam bisnis tambang di Indonesia.