Dalam berbagai buku, pertemuan, maupun orasi sering mendefinisikan mahasiswa sebagai agent of change. Mahasiswa dianggap sebagai agen yang mampu memberikan perubahan-perubahan dalam masyarakat. Salah satunya yang cukup fenomenal adalah peran mahasiswa dalam menggulingkan pemerintahan Soeharto melalui aksi demo. Kejadian tersebut kemudian kita kenal sebagai gerakan ’98.
Menurut Obed Kresna Widyapratista, Presiden Badan Eksekutif Mahasiswa dan Keluarga Mahasiswa (BEM KM) UGM 2018, aktivisme dalam bentuk demo memang masih perlu dilakukan oleh mahasiswa. Namun, baginya untuk zaman sekarang, bentuk aktivisme tidak bisa hanya dipandang dalam bentuk demo saja. Mahasiswa yang konsen di bidang start-up untuk membantu masyarakat dalam menyelesaikan masalah, juga merupakan bagian dari pergerakan dan sikap kritis mahasiswa.