Arsip:

SDGs 9: Innovation and Infrastructure

Dosen FISIPOL UGM Ungkap Tantangan Besar Pembangunan Sulawesi dalam Publikasi Terbarunya

Dosen Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Gadjah Mada (FISIPOL UGM), Dr. Erda Rindrasih, kembali memperkuat kontribusi akademik Indonesia melalui publikasi terbarunya berjudul “Regional Development Status of Sulawesi Island for New Policy Direction.” Artikel tersebut dimuat di International Review for Spatial Planning and Sustainable Development, jurnal internasional bereputasi Q2.

Penelitian ini mengulas tantangan unik perencanaan pembangunan di wilayah kepulauan, khususnya Pulau Sulawesi, yang membutuhkan pendekatan kebijakan berbeda dibandingkan wilayah daratan. Minimnya literatur mengenai pembangunan berbasis kepulauan membuat studi ini memiliki signifikansi tinggi dalam memberikan perspektif baru bagi perumus kebijakan daerah maupun nasional. read more

Riset Kolaboratif Dosen dan Peneliti FISIPOL UGM Terbitkan Studi Penting tentang Pendidikan Vokasi Indonesia

Dosen dan Peneliti FISIPOL UGM kembali berkontribusi terhadap tulisan akademik melalui publikasi ilmiah terbarunya di jurnal internasional bereputasi Asian Education and Development Studies. Artikel berjudul “Vocational education and skills development for new economies in Indonesia: uneasy parallel challenges” ini merupakan hasil kolaborasi antara dosen dan peneliti lintas departemen di FISIPOL UGM, Pusat Studi Pedesaan dan Kawasa (PSPK) UGM, serta Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).

Penelitian ini ditulis oleh M. Falikul Isbah, Alfath Bagus Panuntun El Nur Indonesia, Maygsi Aldian Suwandi, Desi Rahmawati, Rizqyansyah Fitramadhana, Renny Savitri, Kasmad Ariansyah, Benedicta Retna Cahyarini, Madya Putra Y. Ahad, dan Azwar Aswin Virgiawan Listanto. Kolaborasi multidisiplin ini menunjukkan komitmen FISIPOL UGM dalam mendorong riset strategis yang relevan dengan dinamika pembangunan nasional. read more

CfDS Tutup Kelas Kecerdasan Digital Lewat Refleksi Masa Depan AI

Yogyakarta, 21 November 2025—Center for Digital Society, Fakultas Ilmu Politik Universitas Gadjah Mada resmi menutup kelas Mata Kuliah Kecerdasan Digital (MKKD) yang berjalan dari bulan September lalu. Penutupan MKKD resmi ditutup pada tanggal 21, November 2025 dengan closing ceremony secara online yang bertajuk “Melihat Masa Depan AI: Di Antara Kelanjutan Transformasi dan Gelembung yang Siap Pecah. Acara ini menghadirkan dua pembicara Alfreno Kautsar Ramadhan, Staf Khusus Kementerian Komunikasi dan Digital RI serta Iradat Wirid Deputi, Sekretaris Eksekutif CfDS di moderatori Eka Nur Raharja, (X). Diskusi mengajak peserta untuk dapat merefleksikan perkembangan digital terutama Artificial Intelligence (AI) yang menjadi diskusi pada kelas MKKD. read more

Angkat Isu Keberlanjutan, Program Studi Magister Departemen Ilmu Komunikasi Fisipol UGM Selenggarakan Simposium

Yogyakarta, 18 November 2025—Program Studi Magister Ilmu Komunikasi, Departemen Ilmu Komunikasi FISIPOL UGM selenggarakan The 3rd Graduate Student Symposium on Communication (GSSC) 2025, sebuah forum akademik internasional yang mempertemukan mahasiswa pascasarjana, peneliti muda, dan praktisi dari berbagai negara. Tahun ini, GSSC mengangkat tema besar “Sustainable, Digital, Inclusive: Redefining Communication for a Changing World”, menyoroti peran krusial komunikasi dalam menjawab tantangan global yang semakin kompleks. read more

Magister Ilmu Komunikasi UGM Gelar Simposium Internasional Angkat Isu Media Digital, Inklusivitas, dan Keberlanjutan

Yogyakarta, 18 November 2025—Program Studi Magister Ilmu Komunikasi Departemen Ilmu Komunikasi FISIPOL UGM kembali menghadirkan The 3rd Graduate Students Symposium on Communications (GSSC) 2025, sebuah forum akademik internasional yang mempertemukan mahasiswa pascasarjana, peneliti muda, dan praktisi dari berbagai negara. Tahun ini, GSSC mengusung tema besar “Sustainable, Digital, Inclusive: Redefining Communication for a Changing World” sebagai respons terhadap dinamika global yang menuntut inovasi serta perspektif baru dalam kajian komunikasi. read more

Sovereign AI Fund dan Tantangan Regulasi, CfDS UGM Gelar Diskusi Hasil Riset untuk Siapkan Fondasi Investasi AI Indonesia

Yogyakarta, 15 Oktober 2025─Artificial Intelligence (AI) kini menjadi topik hangat yang tak hanya dibicarakan di ruang akademik, tetapi juga di industri dan kebijakan publik. Melalui DIFUSSION (Digital Future Discussion) #128 bertajuk “Indonesia’s AI Trajectory: From Hype to Investment Challenges”, Center for Digital Society (CfDS) UGM menelusuri perjalanan AI di Indonesia, mulai dari euforia teknologi hingga tantangan nyata dalam membangun ekosistem yang berkelanjutan dan berpihak pada kepentingan nasional. read more

Menko PMK Prof. Pratikno Tutup Rapat Kerja FORDEKIIS 2025: Dorong Ilmu Sosial Beradaptasi di Era Disrupsi Teknologi

Yogyakarta, 6 Oktober 2025 — Rapat Kerja Forum Dekan Ilmu-Ilmu Sosial (FORDEKIIS) 2025 resmi ditutup oleh Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Prof. Pratikno, melalui sesi pemaparan yang disampaikan secara daring. Dalam paparannya, Prof. Pratikno menegaskan pentingnya pembaruan dan relevansi ilmu sosial di tengah percepatan perubahan zaman dan kemajuan teknologi.

Ia memperkenalkan konsep “Social Science with Adjective”, yang menggambarkan bahwa ilmu sosial harus selalu bergerak mengikuti perkembangan konteks sosial dan objek kajian baru. “Ilmu sosial tidak bisa berhenti pada isu-isu klasik seperti otonomi daerah atau desentralisasi. Ia harus hadir untuk membaca dan merespons perubahan sosial yang terus berkembang,” ujar Prof. Pratikno. read more

Prof. Vedi Hadiz Dorong Penguatan Tradisi Ilmu Sosial Kritis dalam Lokakarya FORDEKIIS 2025

Yogyakarta, 6 Oktober 2025 — Usai prosesi pelantikan Ketua Forum Dekan Ilmu-Ilmu Sosial (FORDEKIIS) periode 2025–2027, rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan lokakarya dan sesi pemikiran bersama yang menghadirkan Prof. Vedi Hadiz, akademisi terkemuka di bidang ilmu sosial dan politik. Dalam kesempatan ini, Prof. Vedi membawakan materi bertajuk “Tantangan dan Peluang Ilmu Sosial Kritis di Indonesia.”

Mengawali sesinya, Prof. Vedi mengajukan lima pertanyaan reflektif yang menjadi landasan diskusi, yaitu: apa sebenarnya ilmu sosial kritis itu; mengapa penting bagi FORDEKIIS untuk mengembangkannya; apakah sarana dan sumber daya yang ada sudah memadai; apa hambatannya; dan potensi apa yang masih dapat dimanfaatkan untuk memperkuat ilmu sosial kritis di Indonesia. read more

Pentingnya Retorika Urgensi di Tengah Maraknya Arogansi, Ilmu Komunikasi UGM Gelar Diskusi Publik

Yogyakarta, 25 September 2025—Departemen Ilmu Komunikasi Universitas Gadjah Mada menghadirkan kembali Diskusi Komunikasi Mahasiswa (Diskoma) sebagai forum dialog publik. Pada edisi ke-24, Diskoma mengangkat tema “Dari Retorika Arogansi Menuju Retorika Urgensi”, forum ini menyoroti praktik komunikasi publik yang kerap dinilai jauh dari empati dan cenderung arogan.

Tema tersebut lahir dari keresahan terhadap kualitas komunikasi pemerintah yang belakangan banyak dikritik, termasuk lewat tuntutan 17+8. Menurut para penyelenggara, komunikasi publik yang lemah tidak hanya menimbulkan blunder pernyataan, tetapi juga berpotensi memperburuk kualitas demokrasi. read more

CfDS Fisipol Bersama University of Oxford dan Worker Exchange Bahas Kerentanan Pekerja Ojek Online dalam Diskusi Publik Internasional

Yogyakarta, 25 Sepember 2025─Center for Digital Society (CfDS) Universitas Gadjah Mada bekerja sama dengan University of Oxford dan Worker Exchange menggelar Difussion #127 bertajuk “Algorithms at the Wheel: Global Perspectives on Ride-Hailing Work”. Diskusi ini menghadirkan Reuben Binns (University of Oxford), James Farrar (Worker Exchange), Ayom Mratita Purbandani (CfDS UGM), serta diskusan Suci Lestari Yuana (UGM).

Forum tersebut menyoroti bagaimana algoritma mengatur kerja pengemudi ojek online di berbagai belahan dunia. Forum ini mendiskusikan apakah sistem berbasis kecerdasan buatan ini benar-benar menciptakan efisiensi, atau justru memperkuat kerentanan pekerja. Melalui laporan riset berjudul “Precarity by Design: AI, Labor Discipline, and the Welfare of Ride-hailing Drivers in Jakarta and Gunungkidul”, peneliti CfDS menemukan bahwa ketertutupan (opacity) sistem AI bukanlah kebetulan, melainkan dirancang untuk mendukung kepentingan platform. Algoritma preferensial bekerja dengan cara mengeksploitasi fleksibilitas tenaga kerja, di mana pengemudi bekerja lebih lama untuk tetap “terlihat” di sistem. read more