Jakarta, 3 Februari 2026─Penggunaan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) dalam platform ojek online telah menjadi sistem yang secara aktif mengatur, menilai, dan mendisiplinkan kerja pengemudi. Di tengah minimnya transparansi algoritma dan lemahnya perlindungan hukum bagi pekerja platform, Center for Digital Society (CfDS) Universitas Gadjah Mada bersama Pulitzer Center menyelenggarakan lokakarya secara luring di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIPOL) Universitas Gadjah Mada (UGM) Kampus Jakarta pada Selasa (3/2). Lokakarta bertajuk “Memperkuat Peran Advokat dalam Menghadapi Ketimpangan Algoritma pada Platform Ojek Online di Indonesia” ini bertujuan menjembatani temuan riset empiris dan liputan investigatif dengan praktik hukum, dengan memperkuat kapasitas advokat dan pembela hak digital untuk memahami, mengkritisi, serta menggugat sistem algoritmik yang membentuk kondisi kerja di ekonomi platform. Kegiatan ini menghadirkan akademisi, peneliti, perwakilan asosiasi driver taksol dan ojol, dan praktisi hukum untuk membahas jalur litigasi, kesenjangan regulasi, serta strategi advokasi berbasis data.
SDGs
Institute of International Studies (IIS) Universitas Gadjah Mada resmi merilis IIS Monthly Review edisi ke-9 untuk Januari 2026. Publikasi ini mengangkat berbagai isu strategis global yang memengaruhi posisi Indonesia di kancah internasional, mulai dari arah kebijakan luar negeri Indonesia, dinamika geopolitik teknologi dan kecerdasan artifisial, hingga tantangan keamanan tradisional dan non-tradisional di tengah meningkatnya unilateralisme kekuatan besar.
Pada rubrik Indonesia and the World, Monthly Review #9 menyoroti urgensi peran Indonesia di ASEAN di tengah kecenderungan kebijakan luar negeri yang semakin transaksional. Analisis ini menegaskan bahwa penguatan multilateralisme regional menjadi kunci untuk menjaga identitas Indonesia sebagai pemimpin de facto di Asia Tenggara, sejalan dengan tujuan SDGs 16 (Peace, Justice, and Strong Institutions) yang menekankan tata kelola global yang inklusif dan berbasis aturan.
Dosen Departemen Pembangunan Sosial dan Kesejahteraan (PSdK) Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Gadjah Mada (FISIPOL UGM), Milda L. Pinem, baru saja mempublikasikan karya ilmiah terbarunya berjudul “Vpogled v Ženske, vera in kultura: krepitev moči skozi inkulturacijsko teologijo” atau Women, Faith, and Culture: Empowering Through Inculturation Theology”.
Publikasi ini mengkaji relasi antara perempuan, agama, dan budaya dengan menekankan pentingnya pendekatan inkulturasi teologis sebagai sarana pemberdayaan perempuan dalam konteks sosial dan kultural yang beragam. Melalui perspektif interdisipliner, kajian ini menyoroti bagaimana nilai-nilai keimanan dan budaya lokal dapat menjadi sumber kekuatan bagi perempuan dalam membangun peran, identitas, serta posisi yang lebih setara di ruang sosial.
Yogyakarta, 26 Januari 2026 — Program Studi Magister Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Gadjah Mada (FISIPOL UGM) melaksanakan Asesmen Lapangan Akreditasi LAMSPAK pada Senin, 26 Januari 2026, bertempat di Ruang Sidang Dekanat BB 208. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan dalam penjaminan mutu dan peningkatan kualitas tata kelola program studi.
Rangkaian asesmen lapangan dimulai sejak pagi hari dengan agenda pembukaan, pengenalan panel asesor, serta pembacaan dan penandatanganan Pernyataan Asesmen Lapangan. Selanjutnya, kegiatan dilanjutkan dengan sesi konfirmasi dan pendalaman data yang melibatkan pimpinan Unit Pengelola Program Studi (UPPS), pimpinan Program Studi, dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, serta pemangku kepentingan eksternal.
Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Gadjah Mada (FISIPOL UGM) menyoroti relasi negara dan komunitas melalui publikasi ilmiah yang ditulis oleh Mohammad Farid Budiono (Staf Departemen Pembangunan Sosial dan Kesejahteraan/PSdK FISIPOL UGM) bersama dengan Prof. Susetiawan (Dosen Departemen PSdK FISIPOL UGM).
Artikel ini mengkaji dinamika kontestasi yang tidak setara antara negara dan komunitas lokal dalam proses elektrifikasi di wilayah perdesaan Indonesia. Melalui pendekatan kritis, penelitian ini menunjukkan bahwa program pembangunan infrastruktur energi tidak selalu berjalan linear dengan kebutuhan dan kepentingan masyarakat, melainkan kerap diwarnai relasi kuasa, negosiasi, serta marginalisasi suara komunitas lokal.
Yogyakarta, 23 Januari 2026─Sebagai upaya mendorong pemberdayaan sosial-ekonomi warga dalam rangka implementasi Tridharma Perguruan Tinggi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIPOL) Universitas Gadjah Mada (UGM) melalui Departemen Manajemen dan Kebijakan Publik (DMKP) kembali menerjunkan tim pengabdian masyarakat di Dusun Karanganom, Kalurahan Sitimulyo, Kapanewon Piyungan, Kabupaten Bantul. Pada kegiatan kali ini, Tim DMKP menggandeng Kelompok Wanita Tani (KWT) Ngudi Hasil dengan inisiatif kolaboratif yang melibatkan dosen serta mahasiswa dari berbagai jenjang, mulai dari Sarjana (S1), Magister (S2), hingga Doktor (S3). Sinergi akademik ini bertujuan untuk memberikan pendampingan yang komprehensif dan berkelanjutan bagi masyarakat mitra.
Yogyakarta, 22 Januari 2026─Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIPOL) Universitas Gadjah Mada melepas Tim Bala Gadjah Mada Ekspedisi Ibu Kota Nusantara (IKN) pada Rabu (22/01) bertempat di Dekanat FISIPOL UGM. Tim ini akan melaksanakan riset sosial di Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, sebagai bagian dari kontribusi akademik mahasiswa terhadap isu pembangunan dan lingkungan.
Tim Bala Gadjah Mada Ekspedisi IKN terdiri atas 12 mahasiswa dari lima program studi yang tergabung dalam Unit Kegiatan Mahasiswa Fakultas (UKMF) Sentrajana. Dalam ekspedisi ini, tim akan melakukan riset sosial di dua desa, yaitu Desa Pamaluan dan Desa Bumi Harapan, dengan fokus pada pemahaman serta identifikasi persoalan lingkungan yang muncul sebagai dampak pembangunan kawasan Ibu Kota Nusantara terhadap masyarakat sekitar. Selain riset sosial, tim juga akan melaksanakan berbagai kegiatan kampanye edukatif untuk mendorong kesadaran dan kepedulian masyarakat terhadap pentingnya menjaga kelestarian lingkungan.
Yogyakarta, 19 Januari 2026─Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Gadjah Mada (FISIPOL UGM) melalui komitmen dalam memperkuat ekosistem riset dan pengabdian masyarakat kembali meluncurkan program Hibah Riset 2026. Diawali dengan acara sosialisai secara daring pada Senin (19/1), Unit Penelitian, Publikasi, dan Pengabdian kepada Masyarakat (UP3M) memaparkan skema terbaru terkait Program Hibah, Fasilitasi, dan Pendanaan Lainnya Tahun Anggaran 2026.
Program yang telah berjalan berkelanjutan sejak tahun 2014 ini ditujukan bagi dosen, peneliti, dan mahasiswa untuk mendorong lahirnya proposal-proposal berkualitas yang berkontribusi pada penguatan keilmuan dan dampak sosial di lingkungan FISIPOL UGM. Dari tahun ke tahun, FISIPOL UGM terus melakukan evaluasi dan pembaruan terkait penyelenggaraannya.
Dosen Departemen Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Gadjah Mada (FISIPOL UGM), Yulida Pangastuti, Ph.D., kembali menorehkan pencapaian akademik melalui publikasi artikel ilmiah terbarunya di jurnal internasional bereputasi Asian Studies Review. Artikel berjudul “The Micropolitics of Care in Indonesia’s Neoliberal Universities” ini ditulis bersama Zulfa Sakhiyya dan Inaya Rakhmani.
Publikasi tersebut mengkaji praktik care atau kepedulian dalam kehidupan akademik perguruan tinggi di Indonesia, khususnya di tengah meningkatnya penerapan logika neoliberal yang menekankan kinerja, produktivitas, dan capaian kuantitatif. Melalui pendekatan feminis dan metode kualitatif, penelitian ini menunjukkan bahwa relasi empati, perhatian, dan kerja-kerja perawatan yang dijalankan dosen kerap terpinggirkan, meskipun memiliki peran penting dalam proses pendidikan dan pembentukan lingkungan akademik yang sehat.
Yogyakarta, 15 Januari 2026─Departemen Ilmu Hubungan Internasional (DIHI) Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIPOL) Universitas Gadjah Mada (UGM) melakukan pertemuan dengan perwakilan Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia (Kemenlu) untuk membahas peluang kerja sama pengembangan kapasitas diplomasi pada Kamis (15/1). Pertemuan yang diselenggarakan di Ruang Sidang DIHI ini menjadi bagian dari upaya memperkuat kualitas pendidikan dan pelatihan bagi diplomat muda, sekaligus membuka ruang kolaborasi akademik dengan perguruan tinggi.