Yogyakarta, 30 Mei 2025─Mahasiswa Departemen Sosiologi, FISIPOL UGM, mencetak prestasi dalam kompetisi International Ideapaper Festival (IIFest) yang berskala internasional. Dalam kompetisi ini, terdiri dari tiga mahasiswa dari departemen Sosiologi, yaitu Zaidan Falah Abdillah, Afkar Nabil Falah, dan Panji Setya Putrahadi yang berhasil meraih medali emas dengan penghargaan “The Most Feasible Solution”. Rangkaian acara dalam kompetisi ini mewadahi aspirasi dan ide-ide berbasis riset yang ditujukan untuk menjawab tantangan global.
SDGs
Yogyakarta, 28 Mei 2025—Center for Digital Society (CfDS) Fisipol UGM bekerja sama dengan Manchester Metropolitan University menyelenggarakan Diffusion edisi ke-123 bertajuk “From Digital Harm to Digital Good: Centering Humans in the Digital Age”. Acara ini bertujuan untuk mengeksplorasi bagaimana platform digital, yang awalnya menjanjikan konektivitas dan akses informasi, kini juga membawa dampak negatif seperti disinformasi, polarisasi, dan pelanggaran privasi.
Diskusi ini menyoroti pentingnya menempatkan manusia sebagai pusat dalam pengembangan teknologi digital. Para pembicara menekankan perlunya kerangka kerja yang mengedepankan etika, keadilan, dan kekuasaan dalam era digital. Tujuannya adalah membangun sistem digital yang menghormati martabat manusia dan memperkuat nilai-nilai demokrasi.
Yogyakarta, 28 Mei 2025─Di tengah gencarnya kampanye keberlanjutan dan ramah lingkungan, konsep ESG (Environmental, Social, and Governance) menjelma menjadi standar global baru yang tampaknya menjanjikan masa depan yang lebih adil dan hijau. Namun, apakah ESG benar-benar mampu menciptakan keadilan global? Atau justru menjadi wajah baru dari ketimpangan itu sendiri?
Melalui artikel terbarunya, Megashift FISIPOL UGM mengajak kita melihat lebih dalam bagaimana ESG, yang awalnya digagas sebagai instrumen untuk menilai dampak lingkungan dan sosial dari praktik bisnis, kini banyak digunakan sebagai tameng oleh aktor-aktor global dalam mempertahankan sistem pembangunan neoliberal. Alih-alih menghadirkan solusi, ESG kerap kali justru digunakan sebagai bentuk baru greenwashing—upaya mencitrakan diri ramah lingkungan tanpa perubahan nyata terhadap struktur ketimpangan.
Yogyakarta, 28 Mei 2025─Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Gadjah Mada (FISIPOL UGM) kembali menyelenggarakan Wisuda Sarjana Periode III Tahun Akademik 2024/2025.
Pada periode ini, FISIPOL UGM meluluskan sebanyak 107 mahasiswa dari berbagai program studi dengan rincian sebagai berikut: Ilmu Hubungan Internasional sebanyak 28 wisudawan, Ilmu Komunikasi sebanyak 22 wisudawan, Manajemen dan Kebijakan Publik sebanyak 33 wisudawan, Pembangunan Sosial dan Kesejahteraan sebanyak 11 wisudawan, Politik dan Pemerintahan sebanyak 4 wisudawan, serta Sosiologi sebanyak 9 wisudawan.
Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Gadjah Mada (FISIPOL UGM) akan menggelar kuliah umum bertajuk “Decolonising Methods: An Introduction” pada Rabu, 4 Juni 2025. Kegiatan ini merupakan bagian dari kolaborasi bersama Global Humanities Alliance (GHA), menghadirkan Dr. Liz Dean (University of Melbourne) sebagai narasumber dan Dr. Suci Lestari Yuana (Fisipol UGM) sebagai moderator.
Acara ini akan berlangsung dalam dua sesi hybrid: pukul 10.00–12.00 (pengantar metodologi) dan pukul 14.00–16.00 (diskusi lanjutan). Kuliah umum ini terbuka bagi dosen dan mahasiswa Fisipol UGM serta universitas mitra dalam jaringan GHA.
Yogyakarta, 27 Mei 2025─Dema Fisipol UGM kembali menyelenggarakan “Hearing Dekanat #1 2025”, sebuah forum terbuka yang menghadirkan perwakilan mahasiswa dan jajaran dekanat dalam satu ruang diskusi yang solutif dan konstruktif pada Selasa (27/5) di Selasar Barat. Kegiatan ini menjadi manifestasi nyata dari komitmen Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIPOL) UGM dalam menciptakan ruang dialog yang inklusif, terbuka, dan berorientasi pada perbaikan berkelanjutan.
Dalam forum yang diinisiasi oleh DEMA Fisipol UGM ini, mahasiswa menyuarakan tujuh isu utama yang selama ini menjadi perhatian dan aspirasi kolektif. Isu-isu tersebut meliputi:
Yogyakarta, 27 Mei 2025─Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Gadjah Mada (FISIPOL UGM) menerima kunjungan kehormatan dari delegasi Leiden-Delft-Erasmus (LDE) Centre pada Selasa (27/5), bertempat di ruang Dekanat Fisipol. Kunjungan ini menjadi langkah awal yang penting dalam membangun jejaring kolaboratif antara institusi pendidikan tinggi Indonesia dan Belanda, khususnya dalam bidang riset, mobilitas akademik, dan penguatan kapasitas kelembagaan.
Delegasi yang hadir dalam kunjungan ini terdiri dari empat perwakilan penting, yakni Marrik Bellen, Direktur Kantor Perwakilan Leiden di Indonesia; Zweta Manggarani, Wakil Direktur; Afwan Afwandi, Education Support and Officer; dan Risa Nihayah, Coordinator Officer for Leiden-Delft-Erasmus Centre in Indonesia.
Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Gadjah Mada (FISIPOL UGM), melalui Departemen Manajemen dan Kebijakan Publik (DMKP), kembali memperkuat jejaring internasional melalui kolaborasi strategis dengan National University of Singapore (NUS) dalam program Southeast Asia Friendship Initiative (SFI). Diselenggarakan pada 16–26 Mei 2025, program ini mengangkat isu-isu penting seperti tata kelola air, perubahan iklim, dan pemberdayaan masyarakat, dengan pendekatan pembelajaran berbasis observasi lapangan di berbagai lokasi strategis di Indonesia.
Yogyakarta, 26 Mei 2025—Mahasiswa konsorsium Mata Kuliah Sejarah Sosial Politik Indonesia (SSPI), sebuah mata kuliah wajib lintas departemen di FISIPOL UGM, melaksanakan kegiatan kuliah lapangan di Benteng Vredeburg, Yogyakarta. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pembelajaran tematik berbasis pengalaman langsung, yang dirancang untuk memperkuat pemahaman mahasiswa terhadap dinamika sejarah sosial-politik Indonesia melalui pendekatan partisipatif dan eksploratif.
Pada sesi ini, Kelas E SSPI yang diampu oleh Dr. Abdul Gaffar Karim (Departemen Politik dan Pemerintahan) mengangkat tema unik: Sejarah Pariwisata dan Kuliner di Indonesia. Menariknya, sesi ini sepenuhnya dipersiapkan dan dipimpin oleh mahasiswa: Nabilia Aprilia (Departemen Hubungan Internasional) dan Maylafaizah Zahra Arifiansyah (Departemen Politik dan Pemerintahan/PSdK). Dengan pendekatan yang kreatif dan kolaboratif, mereka menyusun sesi yang tidak hanya informatif, tetapi juga imajinatif.
Yogyakarta, 26 Mei 2025─Merespons isu-isu pembangunan desa, Departemen Pembangunan Sosial dan Kesejahteraan Fisipol UGM membuka kuliah umum Mata Kuliah Gerakan Sosial dan Pembangunan Kuliah bertajuk “Anak Muda dan Gerakan Pembaruan Desa. Kuliah umum ini menghadirkan Akbarian Rifki Syafaat, pemuda penggerak organisasi Desanomia Kampus Tani yang berfokus pada pengarusutamaan desa sebagai aktor pembangunan yang hidup dan memiliki pengetahuannya masing-masing.
Rifki mengungkapkan bahwa kegiatannya di Desanomia Kampus Tani merupakan gerakan sosial eksploratif yang dimotori oleh pemuda. Gerakan ini berasal dari keresahan bersama baik pemuda maupun generasi tua mengenai posisi desa yang cenderung dinilai sebagai ruang dengan dinilai tidak strategis dan dapat menghasilkan kesejahteraan. Pandangan ini memunculkan pemikiran untuk pergi menjauh dari desa. “Kecenderungannya saat ini masyarakat desa itu disuruh untuk pergi dari desa karena kalau masih tetap tinggal di desa kamu tidak akan dapat apa-apa,” ungkapnya.