Arsip:

ugm

CfDS Fisipol UGM dan 16 Inisiatif Lain dari Indonesia Masuk ke Nominasi WSIS Prize 2018

Center for Digital Society (CfDS) UGM, salah satu pusat studi yang berdiri di bawah naungan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Gadjah Mada, berhasil terpilih menjadi salah satu nominasi penerima WSIS Prize 2018.

World Summit on Information Society (WSIS) Prize 2018 adalah anugerah tahunan yang diadakan oleh International Telecommunication Union (ITU) yakni salah satu badan yang bernaung di bawah kendali PBB. Acara penganugerahan yang sudah diselenggarakan sejak tahun 2012 ini bertujuan untuk mengapresiasi para individu, LSM, organisasi regional/nasional/internasional, badan swasta dan institusi pemerintahan yang sudah berkontribusi terhadap pembangunan masyarakat berbasis pendekatan pemanfaatan TIK untuk mencapai tujuan Sustainable Development Goals (SDG) pada tahun 2030 kelak. read more

Memperkenalkan Keistimewaan Jogjakarta ke Mahasiswa Flinders University

Sebagian besar orang akan sulit menolak keistimewaan Jogjakarta. Selain sistem pemerintahan yang terbilang unik, keistimewaan Jogjakarta juga tergambar dari masih kentalnya kebudayaan di masyarakat. Hal inilah yang merupakan salah satu alasan Global Engagement Office (GEO) mengadakan Short Course Program in Yogyakarta untuk kedua kalinya bersama Flinders University.

Agustina Kustulasari, M.A. selaku Manager of Global Engagement Office menambahkan bahwa selain bertetangga, kerjasama Indonesia dan Australia menjadi sangat penting untuk perkembangan interkonektivitas ASEAN (Association of Southeast Asian Nations). Oleh karena itu, dalam program short course ini tidak hanya memperkenalkan Yogyakarta, tetapi juga memaparkan kondisi sosial, ekonomi, dan politik Indonesia. read more

Bukan Hanya Soal Rasa, Kopi Juga Menyimpan Banyak Cerita

Bagi sebagian besar penikmat dan pecinta, kopi bukan hanya persoalan minuman di kala santai, tetapi juga menyimpan banyak cerita mulai dari sejarah hingga proses produksinya. Hal ini disampaikan oleh para Digilib’s Barista Superstars, diantaranya adalah Raindy Nada Samudera, Indra Jumanta Arumi, Rezki Fil Ardianto pada acara yang bertajuk “Fun Cupping and Manual Brewing for Ladies” (03/02).

Bertempat di Digilib Cafe Fisipol UGM, para Digilib’s Barista Superstars ini menjelaskan secara bergantian bagaimana perjalanan kopi hingga bisa dinikmati seperti sekarang. Raindy mengungkapkan bahwa kopi sendiri ditemukan pertama kali oleh seorang penggembala kambing bernama Kaldi di dataran tinggi Ethiopia. “Saat itu Kaldi mendengar salah satu kambingnya mengembik, ternyata kambing itu memakan ceri kopi dan itu membuat kambingnya menjadi aktif,” ungkapnya. Namun, Raindy menekankan bahwa cerita sejarah kopi sendiri bisa dikatakan sebagai sebuah dongeng yang bersifat turun-temurun. Hal ini mengingat kebenaran cerita-cerita tersebut belum dibuktikan secara ilmiah. read more

International Students Orientation (ISO), Mendorong Mahasiswa Internasional Mempelajari Indonesia Lebih Dalam

Global Engagement Office (GEO) Fisipol menyambut sembilan mahasiswa internasional dalam acara International Students Orientation (ISO), Jumat (2/1). Para mahasiswa ini berasal dari berbagai negara dari Asia, Eropa, dan Amerika Latin. Beberapa di antaranya adalah Jepang, Jerman, Norwegia, Slovakia, dan Kolombia. Mereka akan mulai mengikuti kegiatan perkuliahan di Fisipol mulai semester genap 2018 selama satu sampai dua semester ke depan.

Selain GEO, acara ini juga diprakarsai oleh Kantor Urusan Internasional (KUI) UGM, Buddy Club UGM, dan Cross Cultural Understanding Club (CCUC) Fisipol. Pada kesempatan ini, I Made Andi Arsana (Kepala KUI) ingin mendorong para mahasiswa internasional untuk mempelajari Indonesia lebih dalam lagi. Berbeda dari membaca, pertukaran pelajar akan memberikan pengertian yang lebih komprehensif. read more

Manajemen Waktu dan Target, Kunci Kesiapan Masuk Dunia Kerja

Pernah merasakan kebimbangan tentang kehidupan setelah kuliah? Gambaran tentang dunia karir yang sering muncul adalah ruang sempit yang penuh persaingan terlampau ketat, jauh dari nyaman, dan ramah. Sebagai mahasiswa, kita juga masih dapat memanjakan diri dengan berbagai kelonggaran. Pola ini akan berubah nantinya di dunia kerja yang lebih menuntut kita untuk jadi lebih produktif.

Lalu, bagaimana cara mempersiapkan diri supaya bisa beradaptasi di dunia kerja? Dina Wahida, psikolog karir dari Career Development Center (CDC) Fisipol, punya beberapa tips yang bisa kita ikuti. read more

Menulis Jurnal, Pengadilan Ide di Dunia Akademik

Menulis jurnal bagi para akademisi tentu bukan hal mudah. Meskipun begitu, menulis jurnal juga merupakan hal yang penting. Tidak hanya bagi dosen, namun juga mahasiswa khususnya pada jenjang master maupun doktoral. Kesulitan teknis penulisan hingga menemukan tim penulisan yang tepat merupakan tantangan tersendiri dalam menulis jurnal. Belum lagi kendala dalam menerbitkan karya jurnal yang telah dibuat.

Atas hal tersebut, Jurnal Sosial Politik (JSP) Fisipol UGM menyelenggarakan Sharing Session Penulisan Jurnal. Kegiatan ini mengundang Dr. Amelia Maika dan Dr. Nyarwi Ahmad, M.A sebagai pemateri. Dilaksanakan di Ruang 208 Dekanat Fisipol pada (23/01) peserta kegiatan tidak hanya para mahasiswa namun juga kalangan dosen. read more

Hinrich Foundation Berikan Kesempatan Kuliah dan Magang di Hongkong

Tertarik dengan dunia jurnalisme, perdagangan internasional, maupun periklanan? Mulai siapkan berkas-berkasmu untuk segera mendaftar beasiswa di Hinrich Foundation. Hinrich Foundation adalah lembaga non-profit yang mempunyai misi dalam mempromosikan perdagangan global yang berkelanjutan. Hinrich Foundation tidak hanya menyediakan ruang promosi secara global untuk industri kreatif, tetapi juga bergerak di bidang pendidikan.

Putro Agus Harnowo dalam acara “Sosialisasi Beasiswa Hinrich Foundation” yang diselenggarakan oleh Career Development Center (CDC) pada 20 Januari lalu membenarkan hal tersebut. Bertempat di Digilib Cafe, Putro menjelaskan secara gamblang lima hal tentang Hinrich Foundation. read more

NOHA-UGM School, Upaya Tingkatkan Profesionalitas dan Aksi Humanitarian melalui Institusi Akademik

Data pada tahun 2016 menunjukkan bahwa dana yang dikucurkan untuk program bantuan humanitarian di seluruh dunia berada pada angka 19 milyar dollar Amerika. Hal ini secara langsung menunjukkan adanya inefisiensi dalam  supply chain management (SCM) dalam bidang humaniter. Atas dasar hal tersebut, dibutuhkan banyak tenaga profesional yang mampu untuk mengatasi hal tersebut.

Network on Humanitarian Action (NOHA AISBL) bersama dengan Program on Humanitarian Action Institute of International Studies Universitas Gadjah Mada (POHA IIS UGM) menyelenggarakan ‘The 5th School on Humanitarian Supply Chain Management and Logistics School, including Regional Perspectives’ guna meningkatkan penelitian akademik dalam bidang humanitarian. Sekolah tiga hari ini juga menyasar pada praktik-praktik humaniter kontemporer. Kegiatan ini dilaksanakan sejak Senin-Rabu (22-24/01) bertempat di Fisipol UGM. read more

Kolaborasi, Kunci Riset Transdisipliner untuk Mencapai Pembangunan Berkelanjutan

Salah satu semangat Fakultas Ilmu Sosial dan Politik UGM untuk berkontribusi dalam pencapaian sustainable development (pembangunan berkelanjutan) dilakukan melalui pelaksanaan agenda penelitian melalui kolaborasi antar stakeholder, seperti dengan berbagai lembaga pemerintah dan non pemerintah, dan tidak terkecuali juga antar universitas. Dalam acara Research Forum on Transdisciplinary Research for Sustainable Development  yang diselanggarakan oleh Global Engagement Office (GEO) FISIPOL UGM bersama dengan Departemen Ilmu Komunikasi menghadirkan Elske van de Fliert dari University of Queensland sebagai pembicara forum untuk membahas riset transdisipliner dengan diikuti oleh dosen dari berbagai departemen dan pusat kajian FISIPOL UGM, Senin (22/1). read more

Andhika Mahardika: Lulusan Teknik Mesin yang Peduli Masa Depan Pertanian Indonesia

Di era yang serba digital ini, imajinasi tentang bertani, bercocok tanam, atau semacamnya secara berlahan mulai hilang dari daftar pekerjaan masa depan. Bahkan, Presiden Jokowi dalam Sidang Terbuka Dies Natalis IPB (Institut Pertanian Bogor) menyampaikan “sindiran” bahwa lulusan pertanian justru banyak kerja di sektor perbankan. Hal inilah yang menjadi salah satu penyebab “masa depan” pertanian di Indonesia kurang menjanjikan.

Badan Pusat Stastika (BPS) tahun 2013 mencatat, setidaknya terdapat 5 milyar penduduk dalam 10 tahun terakhir yang meninggalkan pekerjaan sebagai petani. Hal ini juga diperparah dengan fakta bahwa rata-rata penduduk yang masih berprofesi petani berada pada usia 52 tahun. Keadaan ini salah satunya juga dipicu oleh rendahnya pendapatan seorang petani. BPS memaparkan bahwa rata-rata pendapatkan seorang petani sekitar Rp500 ribu per bulan. read more