Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Gadjah Mada (FISIPOL UGM) menyoroti relasi negara dan komunitas melalui publikasi ilmiah yang ditulis oleh Mohammad Farid Budiono (Staf Departemen Pembangunan Sosial dan Kesejahteraan/PSdK FISIPOL UGM) bersama dengan Prof. Susetiawan (Dosen Departemen PSdK FISIPOL UGM).
Artikel ini mengkaji dinamika kontestasi yang tidak setara antara negara dan komunitas lokal dalam proses elektrifikasi di wilayah perdesaan Indonesia. Melalui pendekatan kritis, penelitian ini menunjukkan bahwa program pembangunan infrastruktur energi tidak selalu berjalan linear dengan kebutuhan dan kepentingan masyarakat, melainkan kerap diwarnai relasi kuasa, negosiasi, serta marginalisasi suara komunitas lokal.
Temuan riset ini memberikan kontribusi penting bagi kajian pembangunan sosial, khususnya dalam memahami tantangan keadilan energi dan partisipasi masyarakat dalam kebijakan publik. Publikasi ini juga relevan dengan pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), terutama SDG 7 (Energi Bersih dan Terjangkau), SDG 10 (Berkurangnya Kesenjangan), serta SDG 16 (Perdamaian, Keadilan, dan Kelembagaan yang Tangguh) yang menekankan pentingnya tata kelola inklusif dan berkeadilan.
Melalui publikasi ini, FISIPOL UGM menegaskan komitmennya dalam mendorong riset yang tidak hanya berkontribusi pada pengembangan ilmu pengetahuan, tetapi juga relevan bagi perumusan kebijakan publik yang lebih sensitif terhadap realitas sosial masyarakat.
Artikel lengkap dapat dibaca di sini.