Yogyakarta, 17 Agustus 2025—DEMA FISIPOL UGM menggelar acara Pasar Merdeka FISIPOL (Pamerpol) spesial menyambut hari kemerdekaan Indonesia ke-80. Acara tersebut bertempat di Taman Sansiro yang dilaksanakan mulai pukul 12.00 – selesai. Pamerpol dimeriahkan dengan serangkaian acara lomba antardepartemen, seperti tarik tambang, sodor panci, makan kerupuk, goyang kardus, makan nasi kucing, hingga fashion show bertemakan batik. Bersamaan dengan rangkaian lomba, acara ini juga turut diramaikan juga oleh pasar jajanan tradisional.
Berita
Yogyakarta, 13 Agustus 2025—Viral di media sosial penggunaan bendera animasi jepang One Piece menjelang Hari Kemerdekaan Republik indonesia. Simbol bajak laut dari serial anime karya Eiichiro Oda tersebut digunakan sebagai bentuk protes dan ekspresi kekecewaan masyarakat terhadap pemerintah. Dosen Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Fisipol), Universitas Gadjah Mada, Alfath Bagus Panuntun El Nur Indonesia, memberi tanggapan terhadap aksi solidaritas masyarakat tersebut pada Sabtu (9/8).
“Ini muncul sebagai simbol kegelisahan publik yang merasa simbol-simbol resmi kenegaraan dinilai terlalu suci untuk dikibarkan di tengah negara yang sakit,” ujar Alfath. Rentetan isu dan problematika negara yang tidak terselesaikan dengan baik membuat kepercayaan masyarakat semakin merosot. Negara dianggap tidak hadir dan berperan dalam menyediakan ruang keadilan dan kesejahteraan masyarakat.
Yogyakarta, 7 Agustus 2025 — Rangkaian kegiatan PIONIR Society FISIPOL UGM 2025 resmi ditutup dengan Konsolidasi, Simulasi Aksi dan Inagurasi. Mengutip Tan Malaka, “Idealisme adalah kemewahan terakhir yang dimiliki oleh pemuda”, semangat inilah yang ditanamkan melalui forum diskusi dan orasi terbuka.
Mahasiswa baru diajak membahas dua isu penting dalam lanskap sosial-politik Indonesia: komersialisasi pendidikan di perguruan tinggi negeri dan kebebasan berpendapat. Tak hanya didorong untuk menyuarakan opini, para mahasiswa juga diajak untuk memahami bahwa orasi bukan sekadar berbicara dengan suara lantang, melainkan menjadi medium untuk menyampaikan kritik yang tajam, argumentatif, dan substantif.
Yogyakarta, 6 Agustus 2025 – Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Fisipol) Universitas Gadjah Mada kembali menggelar PIONIR Society pada tahun 2025 sebagai ajang penyambutan mahasiswa baru atau Gadjah Mada Muda (Gamada). Tidak sekadar rangkaian kegiatan pengenalan kampus, PIONIR Society tahun ini dihadirkan sebagai ruang representatif karakter mahasiswa baru Fisipol—adaptif, kreatif, swadaya, dan inklusif.
Mengusung tema “Derap Bara Arunika: Gapai Kilau Asa, AKSI Satya Nusantara”, PIONIR Society 2025 mengajak Gamada untuk menjadi seperti arunika yang berarti fajar pagi yang menyinari diri dan lingkungan dengan semangat pasti, bergerak bersama dalam satu keluarga besar Fisipol. Nilai-nilai AKSI (Adaptif, Kreatif, Swadaya, dan Inklusif) menjadi napas utama seluruh rangkaian acara.
Yogyakarta, 6 Agustus 2025─Rangkaian PIONIR SOCIETY 2025 resmi dibuka hari ini, Rabu (6/8), di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIPOL) Universitas Gadjah Mada (UGM). Mengusung tema “Derap Bara Arunika”, PIONIR SOCIETY 2025 mencoba memaknai semangat para mahasiswa untuk tidak hanya menjadi penerang bagi diri sendiri, tetapi juga memberi manfaat bagi masyarakat dan lingkungan sekitar. Tema ini juga menekankan pentingnya nilai adaptif, reaktif, swadaya, dan inklusif dalam menghadapi tantangan zaman.
Yogyakarta, 6 Agustus 2025—Kebijakan pemblokiran rekening “menganggur” oleh Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) menuai kontroversi di masyarakat. Puluhan juta rekening yang tidak menunjukan aktivitas dalam tiga bulan terakhir dikategorikan sebagai dormant atau rekening pasif. Dikatakan bahwa pemblokiran dilakukan untuk mencegah tindak pidana penyalahgunaan rekening pasif untuk praktik ilegal, seperti pencucian uang dan jual beli rekening.
Dosen Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Fisipol), Universitas Gadjah Mada, Prof. Dr. Wahyudi Kumorotomo menyebut, kebijakan PPATK tersebut termasuk salah satu bentuk “brute-force” atau kebijakan yang sifatnya coba-coba dan kurang memertimbangkan banyak aspek. Menurutnya, bukan pertama kali pemerintah mengeluarkan sejumlah kebijakan yang kurang matang. “Sudah sekian kali rakyat menyaksikan bahwa kebijakan yang diambil oleh rezim pemerintah sekarang ini kurang profesional yang jika dibiarkan berulang-kali terjadi akan berpotensi semakin menggerus legitimasi Presiden,” ucapnya.
Labuan Bajo, 26 Juli 2025─Dalam sebuah inisiatif signifikan yang bertujuan untuk meningkatkan pariwisata berkelanjutan, program Magister Administrasi Publik (MAP) Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIPOL) Universitas Gadjah Mada (UGM) melakukan penelitian lapangan di Labuan Bajo, sebuah destinasi pariwisata super prioritas di Indonesia. Penelitian ini berlangsung dari tanggal 21 hingga 25 Juli 2025, dan merupakan upaya kolaboratif dengan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Katolik Widya Mandira Kupang. Kolaborasi ini didanai melalui skema BIMA dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.
Yogyakarta, 25 Juli 2025—Dalam rangka mempererat silaturahmi dengan jejaring media dan akademik, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Gadjah Mada menggelar program Media Gathering “Sapa Fisipol (Silaturahmi dan Pemberitaan Aktual Fisipol)” pada Jumat (25/7). Acara ini merupakan wadah diskusi dan kolaborasi bersama media massa sebagai mitra strategis fakultas dalam berkontribusi pada isu kemasyarakatan.
Pada pertemuan pertama kali ini, Fisipol mengenalkan dua pusat riset yang aktif melakukan penelitian terhadap berbagai fenomena digital dan sosial di masyarakat, yakni Center for Digital Society (CfDS) UGM dan Pusat Pengembangan Kapasitas dan Kerja Sama (PPKK). Syaifa Tania, Executive Secretary of CfDS menyampaikan sejumlah komitmen CfDS untuk mewujudkan ekosistem digital yang sehat dan aman melalui edukasi masyarakat digital. “Tahun ini kami punya tiga fokus riset, seperti demokrasi digital dan tata kelola baru, human centered AI, serta teknologi ramah lingkungan dan berkelanjutan,” tuturnya.
Prof. Dr. Nur Rachmat Yuliantoro Resmi Dikukuhkan sebagai Guru Besar, Soroti Utang Indonesia ke Cina
Yogyakarta, 24 Juli 2025—Prof. Dr. Nur Rachmat Yuliantoro resmi dikukuhkan sebagai Guru Besar bidang Pembangunan Internasional di Asia Timur, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Gadjah Mada. Dalam pidatonya, ia menyoroti persoalan pinjaman atau utang dalam proyek Belt and Road Initiative (BRI) luar negeri yang menuai perdebatan pada hubungan antara Indonesia dan Cina. Perspektif Prof. Rachmat membuka pandangan luas yang menimbulkan kekhawatiran terhadap finansial dan stabilitas nasional.
Yogyakarta, 24 Juli 2025─Kematian diplomat muda Kementerian Luar Negeri (Kemlu), Arya Daru Pangayunan (39), yang ditemukan tak bernyawa di sebuah kos kawasan Menteng, Jakarta Pusat, memicu perhatian publik secara luas. Peristiwa memilukan ini juga menjadi sorotan kalangan akademisi, termasuk Prof. Dr. Dafri Agussalim, Guru Besar Hubungan Internasional FISIPOL UGM.
Kematian seorang diplomat aktif bukan sekedar tentang kehilangan personal, tetapi juga menjadi ruang refleksi tentang bagaimana negara memproteksi para diplomat kita. Dalam wawancaranya, Prof. Dafri menekankan pentingnya peristiwa ini dijadikan refleksi oleh Kemlu dan institusi pemerintah lainnya. Menurutnya, perlindungan terhadap pegawai tidak cukup hanya menyangkut aspek kesehatan fisik, tetapi juga harus mencakup keamanan psikologis dan kesejahteraan ekonomi.