Archive:

Tag: Bahasa Indonesia

Departemen Sosiologi UGM Gelar Workshop Analisis Tematik Bersama Prof. Martin Lindhart Sekaligus Tutup Rangkaian Kegiatan Visiting Scholar

Yogyakarta, 23 April 2026 — Departemen Sosiologi FISIPOL UGM menyelenggarakan workshop analisis data bertajuk “Thematic Analysis and its Use in the Study of Pentecostal Representations of God” di Ruang BA 204 pada Kamis (23/4) pukul 10.00 hingga 11.30 WIB.

Lokakarya ini menjadi acara pamungkas dari seluruh rangkaian program visiting scholar Profesor Martin Lindhardt (University of Southern Denmark) di FISIPOL UGM. Sebelumnya, beliau telah mengisi dua agenda, yakni Sharing Session “Digital Sociology: Recent Developments in the Sociological Study of Relations between Digital Technologies and Social Life” dan kuliah umum “The Economics of Pentecostal/Charismatic Christianity”.

Dipandu oleh dosen Sosiologi UGM, Hakimul Ikhwan, forum penutup yang terbuka bagi dosen, peneliti, dan mahasiswa dari semua jenjang ini mengupas tuntas penggunaan Analisis Tematik (TA) dalam penelitian kualitatif. Terkait metodologi ini, Prof. Martin menyoroti keunggulannya dalam menangkap perspektif murni dari subjek penelitian. “Analisis Tematik sangat cocok untuk menjelaskan sifat spesifik dari bagaimana suatu kelompok tertentu mengonseptualisasikan fenomena yang sedang diteliti,” jelasnya. Workshop ini pun menjadi penutup yang komprehensif bagi kunjungan akademik Prof. Martin Lindhart di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Gadjah Mada.

Kupas Tuntas Hakikat Otonomi Daerah, Prodi S2 dan S3 Manajemen dan Kebijakan Publik FISIPOL UGM Selenggarakan Bedah Buku “Teori dan Regulasi Otonomi Daerah”

Yogyakarta, 23 April 2026 – Program studi Magister dan Doktoral Manajemen dan Kebijakan Publik (DMKP) FISIPOL UGM menggelar seminar bertajuk “Meninjau Dinamika Desentralisasi di Indonesia dan Diskusi Buku: Teori dan Regulasi Otonomi Daerah”. Acara yang terbuka untuk umum ini diselenggarakan di Auditorium Lt. 4 pada Kamis (23/4) pagi.

Forum akademik ini menghadirkan langsung sang penulis buku, Prof. Dr. Hanif Nurcholis, M.Si., yang juga merupakan Guru Besar Universitas Terbuka. Bersama Wali Kota Yogyakarta dr. Hasto Wardoyo dan Guru Besar MKP UGM Prof. Dr. Agus Pramusinto. Diskusi ini membedah lebih dalam mengenai praktik tata kelola dan regulasi pemerintahan daerah, termasuk mekanisme kepemimpinannya yang dimoderatori oleh Evi Sukmayeti, S.IP., MPA, mahasiswa S3 MKP.

Dalam paparannya, Prof. Hanif memberikan penekanan khusus pada makna dasar otonomi. “Dalam Otonomi adalah badan hukum yang berbasis komunitas dan berdiri di atas kakinya sendiri, memiliki kebebasan,” ungkapnya.

Meski berstatus mandiri, ia menggarisbawahi bahwa kebebasan sebuah daerah otonom tetap terikat dan berlandaskan pada undang-undang yang membentuknya. Sesi dilanjutkan dengan diskusi terkait isi buku dan tanya jawab.

Fisipol Crisis Center UGM Gelar Pelatihan Psychological First Aid (PFA) Bekali Mahasiswa Hadapi Krisis Mental

Yogyakarta, 23 April 2026 – Fisipol Crisis Center (FCC) bekerja sama dengan Center for Public Mental Health (CPMH) Fakultas Psikologi UGM menggelar Pelatihan Psychological First Aid (PFA) di Ruang BG 203, FISIPOL UGM, pada Kamis (23/4). Berlangsung sejak pukul 08.00 hingga 15.00 WIB, acara ini secara khusus mengundang mahasiswa yang tergabung dalam UKM di lingkungan FISIPOL hingga masyarakat umum.

Pelatihan ini bukanlah yang pertama, “FCC pernah laksanakan pelatihan ini 3 tahun yang lalu pada mahasiswa namun karena sekarang mereka sudah lulus atau hampir lulus ya, jadi kami melakukan pembaruan,” ungkap Arie, perwakilan FCC dalam sambutannya. Hal ini menunjukkan komitmen FCC dalam menciptakan lingkungan yang inklusif.

Pelatihan dikemas secara komprehensif melalui pemaparan materi interaktif dan praktik langsung. Sesi meliputi pentingnya literasi kesehatan mental, penanganan Non-Suicidal Self-Injury (NSSI) dan Suicidal Self-Injury (SSI), komunikasi suportif, hingga diakhiri dengan bermain peran (roleplay) dalam studi kasus.

Terkait urgensi PFA, pemateri Nurul Hidayati, S.Psi., menekankan bahwa krisis mental tidak muncul seketika. “Tekanan hidup sehari-hari saja tidak akan membuat orang sakit jiwa. Hal itu terjadi dari hal-hal lain (biologis, psikologis, dan sosial) yang saling bertumpuk hingga akhirnya meledak,” jelasnya. Sehingga diharapkan nantinya peserta lebih siap menghadapi krisis mental.

Profesor Asal Denmark Membahas Ekonomi Kekristenan Karismatik Di UGM

Yogyakarta, 22 April 2026—Departemen Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Gadjah Mada (FISIPOL UGM) menyoroti keterkaitan agama dan ekonomi pada kuliah umum hari ini.

Kuliah umum ini mengundang Prof. Martin Lindhardt dari University of Southern Denmark sebagai pembicara utama. Acara ini bersifat terbuka untuk umum dan diikuti oleh mahasiswa mata kuliah Sosiologi Agama tingkat S1 serta mahasiswa S2.

Memahami keterkaitan antara agama dan ekonomi menjadi semakin penting di Indonesia, di mana aktivitas keagamaan berperan signifikan dalam kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat. UGM menghadirkan kuliah umum bertajuk “The Economics of Pentecostal/Charismatic Christianity” bersama pakar internasional, Profesor Martin Lindhardt. Kuliah umum ini menjadi kesempatan bagi sivitas akademika untuk menambah wawasan terkait dinamika ekonomi keagamaan yang sangat relevan dengan kondisi sosial-ekonomi Indonesia saat ini.

Falikul Isbah, selaku moderator menekankan keterkaitan agama dan ekonomi dalam kuliah umum kali ini. “Dalam beberapa literatur, banyak juga yang membahas aa gym. Dia punya istilah manajemen qalbu. Lalu ESQ. Kurang lebih, trend tersebut mirip dengan prosperity gospel ini,” ujarnya.

CDC Fisipol UGM Sediakan Layanan Konseling Gratis Bagi Sivitas FISIPOL UGM

Yogyakarta, 22 April 2026─Dalam rangka meningkatkan kesehatan mental dan pengembangan mahasiswa di lingkungan kampus, Career Development Center (CDC) Fisipol UGM menghadirkan layanan konseling dengan psikolog. CDC menawarkan layanan pendampingan psikologi serta pengembangan diri dan karir. Selain konseling dengan psikolog profesional, CDC juga menyediakan layanan konseling dengan konselor sebaya atau peer counselor. 

Konselor sebaya pertama kali diperkenalkan pada 2014, dan animo mahasiswa terus meningkat. Di samping itu, peminat layanan di lingkup sivitas, terutama mahasiswa,  cukup besar sehingga mereka harus menunggu cukup lama untuk dapat melakukan sesi konseling. Selain merekrut tenaga psikolog profesional, CDC juga berencana mengembangkan fasilitas serta sarana dan prasarana berupa penambahan ruang konseling.

Layanan ini mendukung penuh tujuan pembangunan berkelanjutan, terutama pada poin ke-3 terkait kehidupan sehat dan sejahtera. Melalui CDC, fakultas terus menunjukkan dukungan untuk meningkatkan kesehatan mental di lingkungan kampus demi mewujudkan lingkungan akademik yang nyaman bagi perkembangan mahasiswa.

Green Democracy: DPD RI dan FISIPOL UGM Selenggarakan Kuliah Umum

Yogyakarta, 21 April 2026—Ketua Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) Dr. (H.C.) Sultan Baktiar Najamudin, menegaskan peran strategis perguruan tinggi dalam mewujudkan Green democracy di Indonesia.

Dalam kuliah umum di Auditorium FISIPOL UGM, Najamudin menegaskan, gagasan Green Democracy yang ia perjuangkan telah ia tuangkan secara sistematis dalam buku berjudul “Green Democracy: Gagasan Inovasi Demokrasi Penguatan Lembaga DPD RI, Pelestarian Lingkungan dan Peningkatan Kualitas SDM Menuju Indonesia Emas 2045”. Menurut Najamudin, kampus bukan sekadar penonton atau pengkritik kebijakan, melainkan pemicu utama transformasi demokrasi menuju sistem yang berkelanjutan secara ekologis.

“Kita menghadapi suatu kondisi yang perlu kita sadari bersama: kita sedang berada pada fase surplus politisi, dan defisit negarawan,” ujarnya. “Dari kegelisahan itulah lahir gagagsan green democracy. Sebuah upaya untuk mengembalikan arah demokrasi agar tidak hanya berbicara tentang kekuasaan dan peetumbuhan, tetapi juga tentang keberlanjutan dan keadilan antargenerasi.”

Tutup Rangkaian Visiting Scholar, FISIPOL UGM Gelar Seminar “Napak Tilas Alm. Ben Anderson di Bangkok

Yogyakarta, 20 April 2026─Program Visiting Scholar Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIPOL) Universitas Gadjah Mada (UGM) telah sampai pada penghujung acara. Selama hampir satu bulan (30 Maret – 21 April 2026) program ini telah melaksanakan berbagai rangkaian acara mulai dari public lecture, master class bertajuk “Melawat ke Asia”, workshop mahasiswa doktoral dengan tema “Comparative Southeast Asia”, workshop metodologi “Doing Field Research in Southeast Asia”, serta seminar bertajuk “Napak Tilas Alm. Ben Anderson di Bangkok” sebagai pemungkas. 

Wakil Dekan Bidang Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Kerja sama, dan Alumni, Fina Itriyati, Ph.D menekankan urgensi dari agenda hari ini bagi generasi peneliti selanjutnya dalam sambutannya. “Mahasiswa yang masih muda saya rasa penting untuk mengenal Ben Anderson secara detail dan kira-kira nanti bagaimana pemikiran Pak Budi ini mengupas pemikiran Ben ini seperti apa, terutama dikaitkan dengan perkembangan sosial politik di Indonesia pada hari ini,” pesannya. 

Seminar ini menjadi ruang dialog yang reflektif bagi sivitas akademika untuk mengenang sekaligus mendalami jejak pemikiran mendiang Benedict Richard O’Gorman Anderson, salah satu pakar ilmu politik terkemuka, selama masa hidupnya di Bangkok. Melalui pemaparannya, Dr. Budi mengajak para peserta untuk menelusuri kembali warisan intelektual tersebut guna memperkaya perspektif kajian politik di kawasan Asia Tenggara. 

Dalam ceritanya, Dr. Budi  memberikan gambaran bagaimana institusi luar seperti Thammasat University, Thailand, telah mempraktikkan metode pembelajaran berbasis pengalaman (experiential learning) dalam studi kawasan pada akhir tahun lalu melalui sebuah program study tour bertajuk “Footprint of Ben Anderson in Bali and East Java”. Dengan turun langsung ke lapangan, menyusuri rute yang sama, dan mengamati lanskap sosiopolitik secara keruangan (spasial), para pelajar dapat merasakan langsung konteks historis yang membentuk pemikiran seorang tokoh. 

Melihat efektivitas metode pembelajaran tersebut, Dr. Budi menyatakan dukungannya pada fakultas apabila ingin mengembangkan program serupa di masa depan. “Untuk menutup cerita ini, saya menawarkan gagasan study tour napak tilas Ben Anderson di Bangkok. Saya bersedia menjadi pemandunya, untuk memperdalam kajian Asia Tenggara,” tutur Dr. Budi mengakhiri sesi pertama. Acara kemudian dilanjutkan dengan diskusi antara peserta dan Dr. Budi.

Beberapa dari peserta berbagi pengalaman penelitian serupa dengan apa yang telah dipaparkan sebelumnya, hingga menyampaikan keresahannya terhadap kondisi sosial-politik di Indonesia saat ini dan ingin mendengar perspektif Dr. Budi. Komunikasi dua arah dalam lingkungan akademik ini menjadi bentuk komitmen Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik untuk terus menciptakan ruang diskusi yang inklusif dan pendidikan yang berkualitas.

Tutup Rangkaian Visiting Scholar, FISIPOL UGM Gelar Seminar “Napak Tilas Alm. Ben Anderson di Bangkok”

Yogyakarta, 20 April 2026 ─ Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIPOL) UGM bersama Flinders University mengakhiri rangkaian program visiting scholar pada Senin (20/4). Sebagai agenda penutup, FISIPOL UGM menggelar seminar bertajuk “Napak Tilas Alm. Ben Anderson di Bangkok” yang dibawakan langsung oleh Dr. Priyambudi Sulistiyanto dan Muhammad Djindan, S.I.P., M.Sc. sebagai moderator. Berbeda dengan rangkaian kegiatan Visiting Scholar sebelumnya, kali ini seminar dihadiri oleh jajaran dekanat, dosen, peneliti, mahasiswa, hingga masyarakat umum.

Membuka sesi seminar tersebut, Wakil Dekan Bidang Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Kerja sama, dan Alumni, Fina Itriyati, Ph.D menekankan urgensi dari agenda hari ini bagi generasi peneliti selanjutnya. “Mahasiswa yang masih muda saya rasa penting untuk mengenal Ben Anderson secara detail dan kira-kira nanti bagaimana pemikiran Pak Budi ini mengupas pemikiran Ben ini seperti apa, terutama dikaitkan dengan perkembangan sosial politik di Indonesia pada hari ini,” pesannya.

Kuliah perpisahan ini menjadi ruang dialog yang reflektif bagi sivitas akademika untuk mengenang sekaligus mendalami jejak pemikiran mendiang Benedict Richard O’Gorman Anderson, salah satu pakar ilmu politik terkemuka, selama masa hidupnya di Bangkok. Melalui pemaparannya, Dr. Budi mengajak para peserta untuk menelusuri kembali warisan intelektual tersebut guna memperkaya perspektif kajian politik di kawasan Asia Tenggara.

Demi Mutu Berkelanjutan, Prodi PSdK FISIPOL UGM Jalani Asesmen LAMSPAK

Yogyakarta, 20 April 2026—Lembaga Akreditasi Mandiri Sosial Politik Administrasi dan Komunikasi (LAMSPAK) melakukan asesmen lapangan akreditasi program studi Magister  Pembangunan Sosial dan Kesejahteraan (PSdK) Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIPOL UGM).

Asesmen ini menjadi platform utama diskusi strategis mengenai peningkatan jaminan mutu pendidikan tinggi program magister PSdK. Proses asesmen ini tidak hanya berfokus pada verifikasi administratif, melainkan secara mendalam menggali komitmen institusi dalam membangun siklus penjaminan mutu berkelanjutan.

Dalam sambutan pembukaan asesmen, Dekan FISIPOL UGM, Dr. Wawan Mas’udi, menegaskan bahwa proses akreditasi ini dimaknai sebagai tanggung jawab institusional untuk perbaikan terus-menerus, bukan sekadar perolehan sertifikat administratif.

“Karena kami yakin, proses akreditasi bukan hanya semata-mata proses untuk mendapatkan sertifikat, tetapi juga bagian dari bentuk tanggung jawab lembaga untuk melakukan continuous improvement,” ujarnya. “Ini merupakan tanggung jawab kita bukan hanya kepada LAMSPAK, bukan hanya kepada Mendiktisaintek, tetapi yang lebih penting, tanggung jawab kita kepada mahasiswa dan masyarakat.”

Dua asesor yang ditugaskan, yakni Prof. Dr. Dra. R. Nunung Nurwati MS. Dari Universitas Padjadjaran dan Dr. Yunindyawati, S.Sos., M.Si. dari Universitas Sriwijaya memimpin serangkaian dialog evaluatif. Nurwati menekankan bahwa kehadiran tim asesor bertujuan untuk membangun diskusi konstruktif guna memetakan potensi pengembangan program studi. “Maksud dan tujuan kami ditugaskan di sini bukan untuk mencari-cari kesalahan, kami di sini bukan mengorek-orek kekurangan, tetapi kami di sini berdiskusi ‘ini sebaiknya seperti apa’,” ungkapnya di hadapan pimpinan fakultas dan tim akreditasi.

Mas’udi menambahkan bahwa arah riset dan pengabdian di PSdK diharapkan tidak hanya berhenti di ruang kelas, tetapi juga menghasilkan dampak nyata bagi penyelesaian persoalan sosial. “Tujuan utamanya agar apa yang kita lakukan di kampus punya impact untuk isu-isu yang berhubungan dengan kesejahteraan sosial, saya kira sangat penting,” pungkasnya.

Asesmen lapangan akreditasi LAMSPAK merupakan langkah signifikan menuju pencapaian mutu berkelanjutan dalam pendidikan tinggi di FISIPOL UGM. Upaya kolaboratif antara fakultas, mahasiswa, dan asesor menegaskan pentingnya komitmen bersama terhadap keunggulan pendidikan dan tanggung jawab sosial.

Layanan Reservasi Ruangan Terpadu Digital Library FISIPOL UGM Dukung Efisiensi Waktu Mahasiswa

Yogyakarta, 18 April 2026 – Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIPOL) Universitas Gadjah Mada (UGM) terus berinovasi dalam menunjang ekosistem pembelajaran yang kolaboratif bagi mahasiswanya. Salah satu wujud nyatanya adalah optimalisasi fasilitas Digital Library (Digilib) melalui layanan Room Reservation secara daring. Kini, sivitas akademika dapat dengan praktis memesan ruang diskusi maupun co-working space yang tenang dan representatif langsung melalui laman resmi https://digilib.fisipol.ugm.ac.id/.

Kehadiran sistem pemesanan daring ini dirancang untuk mewadahi tingginya kebutuhan ruang kolaborasi mahasiswa. Ada enam pilihan ruangan yang dapat dimanfaatkan untuk berbagai agenda akademik, mulai dari sesi riset, kerja kelompok, belajar bersama, hingga pertemuan organisasi. Fasilitas tersebut mencakup Room 2.1 dan 2.2 yang masing-masing berkapasitas 10 orang, Room 3.2 untuk 8 orang, Room 3.3 berkapasitas 10 orang, dan Room 3.4 untuk 5 orang. Selain ruang diskusi konvensional, Digilib juga memfasilitasi kebutuhan produksi multimedia mahasiswa dengan menyediakan Green Screen Room.

Proses reservasinya pun dirancang sangat aksesibel dan informatif. Selain melalui situs web resmi, mahasiswa dapat dengan mudah mengecek ketersediaan jadwal dan memesan ruangan melalui sorotan (highlight) “RSV Room” di akun Instagram @perpusfisipol_ugm. Efisiensi dari sistem baru ini sangat dirasakan oleh para pengguna fasilitas.

“Memudahkan banget sih bisa reservasi dulu lewat website. Gampang lagi isinya, jadi gausah rebutan kalo mau pake ruangan di digilib,” ungkap Ayu, salah satu mahasiswa FISIPOL saat diwawancarai pada Jumat (17/4).

Digitalisasi pemesanan ruang ini merupakan komitmen fakultas yang sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs). Penyediaan akses yang adil terhadap sumber daya penunjang pembelajaran ini berkontribusi langsung pada SDGs 4 tentang Pendidikan Berkualitas. Di saat yang sama, pemanfaatan teknologi digital dalam infrastruktur ruang kolaboratif ini turut menyukseskan SDGs 9 mengenai Industri, Inovasi, dan Infrastruktur.

Melalui terobosan layanan ini, FISIPOL UGM kembali menegaskan dedikasinya untuk tidak hanya membimbing mahasiswa lewat kurikulum akademik, tetapi juga menyediakan lingkungan yang responsif, terstruktur, dan inklusif demi menunjang pencapaian serta kreativitas mahasiswa.