Semenjak tahun 2007 mulai terjadi aksi penolakan terhadap tambang Mangan di Kabupaten Maggarai, Flores, Nusa Tenggara Timur. Aksi penolakkan tambang Mangan tersebut diinisiasi oleh tokoh-tokoh Gereja Katolik dan masyarakat di sana dengan membentuk Justice Peace and Integrity of Creation (JPIC). Semenjak didirikannya lembaga ini, wacana penolakkan tambang secara damai mulai masifterjadi di Manggarai. Hingga puncaknya, pada Oktober 2014 terjadi unjuk rasa besar-besaran menolak tambang dan meminta aktivitas tambang segera dihentikan setelah sebelumnya terjadi bentrokan antara perusahaan dan kepolisian dengan tokoh gereja dan masyarakat.
fisipol
Praise Ichtus Tampi (22), biasa disapa Praise , telag merampungkan studinya di Jurusan Hubungan Internasional UGM selama tiga tahun empat bulan. Selain menempuh studinya yang super cepat itu, Praise pun sempat menempuh credit transfer mahasiswa ke Australia selama satu semester.
Cewek kelahiran Balikpapan, 2 Mei 1993 ini bercerita, selama kuliah dulu, ia tidak hanya menghabiskan waktunya untuk belajar, namun aktif berorganisasi bersama teman-teman kuliah. Bekerja di bidang Non-Governmental Organization (NGOs) adalah pekerjaan yang sesuai dengan idealisme sejak masa kuliah, dan menjadi cita-cita yang ingin ia raih.
Rabu (29/7) siang, setelah selesai dengan acara wisuda tingkat universitas, para wisudawan dan wisudawati Fakultas Ilmu Sosial dan Politik (Fisipol) mendatangi Hall Selasar Barat Fisipol. Di sana, pihak fakultas sedang menyelenggarakan acara Pelepasan Wisuda Pascasarjana bagi bara wisudawan dan wisudawati yang telah diwisuda di Grha Sabha Pramana. Selain dihadiri oleh para wali/orang tua wisudawan/wisudawati, turut hadir perwakilan dari pimpinan fakultas yakni Suparjan, M.Si., (Wakil Dekan Bidang Keuangan dan Sumberdaya) dan Dr. Najib Azca (Wakil Dekan Bidang Kerjasama, Alumni dan Penelitian) beserta ketua program studi pascasarjana tiap jurusan.
Ditulis oleh Fadri Mustofa
Alumni Fisipol UGM
Pascalibur lebaran tahun ini, urbanisasi menjadi persoalan yang harus diselesaikan. Data Price Waterhouse Cooper pada 2014 menyatakan tingkat populasi urbanisasi Indonesia sebesar 51,4 persen atau tertinggi kedua setelah Malaysia dengan angka sebesar 73,4 persen. Sedangkan negara anggota ASEAN lainnya seperti Vietnam hanya 31,7 persen , Thailand hanya 34,5 persen dan Filipina 49,1 persen.
Bahwa urbanisasi berdampak negatif bagi kota maupun desa tidak bisa dipungkiri. Peningkatan jumlah penduduk di kota menjadi salah satu dampak negatif bagi kota. Pada 1980, sekitar 78 persen penduduk Indonesia bermukim di daeah pedesaan. Namun, saat ini kondisinya berubah.
Abdul Gaffar Karim
Penulis adalah Dosen Fisipol UGM
Semua Presiden Republik Indonesia pernah sibuk dengan urusan resuffle kabinetnya. Slelau ada semacam masa probation (percobaan) bagi para menteri selama kira-kira satu tahun pertama masa pemerintahan seorang Presiden RI. Jika seorang menteri berkelakuan bagus dalam masa percobaan itu , dia lanjut. Jika tidak, dia tukar kursi dengan menteri lain, atau malah hengkang dari kabinet. Selalu begitu berulang-ulang.
Pertanyaannya: siapa sebenarnya yang butuh reshuffle kabinet di Indonesia?
Mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM) berhasil meraih penghargaann dalam ajang Asia Pasific Model United Nations 2015 yang dihelat di Perth, Australia pada 29 Juni hingga 29 Juni hingga 4 Juli 2015. Pada kegiatan itu delegasi UGM memperoleh tiga penghargaan dalam tiga kategori.
Penghargaan pertama sebagai Best Delegate pada United Nations Development Programme atau setara dengan juara pertama yang diraih Alwan Hafiz. Honorable Mention pada High Level Summit on MDGs yang setara dengan jura ketiga, yang diperoleh Sheila Alifia. Terakhir , UGM dinobatkan sebagai Best Small delegation atau menjadi juara umum.
YOGYAKARTA – Dianty Widyowati Ningrum, 20 tahun, mahasiswi jurusan Pembangunan Sosial dan Kesejahteraan (PSdK) Fisipol Universitas Gadjah Mada berhasil menyabet juara tiga dalam ajang pemilihan Mahasiswa Berprestasi (Mawapres) Nasional yang digelar oleh Kemenristek Dikti di Hotel santika Premiere Malang, Selasa (30/6). Ajang pemilihan Mahasiswa Berprestasi Nasional ini berlangsung selama dua hari, 28-30 Juni, diikuti sebanyak 30 finalis yang terbagi menjadi dua kategori, jenjang S1 dan Diploma. Universiotas Gadjah Mada di ajang ini berhasil mengirimkan dua delegasinya sebagai finalis, namun hanya Dianty yang berhasil menempati posisi juara tiga. Juara pertama dan kedua untuk kategori jenjang sarjana diraih R. Aditya Brahmana dari ITS dan Ikrom Mustofa dari IPB.
Sabtu sore (27/6) Ampitheater Utara Perpustakaan Pusat ramai oleh beberapa komunitas yang sedang mengadakan pertemuan. Diantaranya ada Komunitas Jendela, Buku Bagi NTT, Rumah Baca Komunitas dan Jogjakarta Mengajar. Pertemuan komunitas-komunitas tersebut dalam satu tempat dan waktu bukan tanpa alasan. Keempat komunitas tersebut dihadirkan dalam rangka acara yang digagas Youthsure yang bertema Pendidikan dan Minat Baca. Acara gathering yang dihadiri beberapa komunitas tersebut merupakan ajang untuk berbagi dan membangun jaringan antar komunitas sambil berdiskusi mengenai minat baca dan pendidikan.
Pertengahan Maret 2015 lalu, BATAN (Badan Tenaga Nuklir Nasional) mengumumkan akan membangun Reaktor Daya Eksperimen (RDE)/PLTN mini di Serpong, Tangerang. Proyek dengan nilai mencapai 1,6 T tersebut akan dikerjakan selama 2014-2019 oleh perusahaan pemenang tender yang dilakukan oleh BATAN. Hasilnya pembangunan akan dikerjakan oleh konsorium Rusia-Indonesia yakni NUKEM Technologies GmBH asal Jerman yang merupakan anak perusahaan Rosatom dari Rusia bekerjasama dengan PT. Rekayasa Engineering dan PT. Kogas Driyap Konsultan. Akan tetapi, pembangunan RDE tersebut dinilai tidak banyak menguntungkan bagi masyarakat Indonesia nantinya. Terlebih masih banyak kekhawatiran masyarakat akan dampak ekologis dan sosial yang sangat mungkin terjadi apabila dalam pelaksanaan terjadi kesalahan.
Kebijakan Dana Aspirasi bagi anggota DPR sampai saat ini masih menimbulkan polemik dan menjadi perbincangan hangat di masyarakat. Meski tidak banyak mendapat dukungan masyarakat dan elemen civil society, toh DPR telah mengesahkan peraturan tersebut yang tertuang dalam Usulan Program Pembangunan Daerah Pemilihan (UP2DP) pada Selasa (23/6) kemarin. Isu mengenai dana aspirasi sebenarnya bukan isu yang baru meski dengan jumlah nilai per orang/tahun yang berbeda. Pada tahun 2010, isu ini sebenarnya pernah muncul namun ditolak oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.