Yogyakarta, 17 Juli 2025 — Universitas Gadjah Mada (UGM) melalui Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIPOL) resmi menggelar soft launching buku “Pemberdayaan Masyarakat dan Kemitraan Berkelanjutan: Pengalaman dan Refleksi Bekerja Bersama Masyarakat di Kawasan Hutan Dengan Tujuan Khusus (KHDTK) Blora–Ngawi”, pada Kamis siang di Ruang Multimedia 1, Gedung Rektorat UGM. Buku ini menjadi dokumentasi reflektif dan ilmiah atas perjalanan panjang UGM dalam pengelolaan hutan berbasis komunitas sejak 2016.
SDGs 13: Climate Action
Yogyakarta, 16 Juli 2025─Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIPOL) Universitas Gadjah Mada (UGM) melalui Unit Inovasi Akademik (UIA) membuka kelas gratis secara daring bertajuk “Sustainable Transformation Towards Global Multifaceted Issues” pada laman FISIPOL Online Campus (FOCUS). Kelas ini merupakan produk nyata kerja sama antara FISIPOL UGM dengan Gaziantep University, dan didukung oleh Erasmus+ Project 2025.
Menggunakan Bahasa Inggris sebagai bahasa pengantar, kelas ini bertujuan untuk mendorong pemahaman kritis dalam merumuskan strategi pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan. Program ini mengeksplorasi tiga tema utama, yakni transformasi industri dalam jaringan produksi global, sistem pangan berkelanjutan di tengah berbagai krisis, serta transisi hijau di Eropa dan implikasi globalnya. Kurikulum dalam kelas dirancang untuk memberikan wawasan tentang bagaimana perubahan global seperti industrialisasi, krisis iklim dan pangan, serta kebijakan lingkungan membentuk kembali ruang perkotaan, ketahanan pangan lokal, dan arah kebijakan sosial-ekonomi. Dengan studi kasus dari Eropa, Turki, dan Asia Tenggara, kelas ini juga mendorong pemahaman kritis lintas konteks dan kolaborasi akademis dalam merumuskan strategi pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan.
MEGASHIFT FISIPOL UGM kembali menerbitkan artikel terbaru yang mengangkat berbagai isu sosial-politik mutakhir. Kali ini, artikel bertajuk “Perempuan Adat dan Politik Periphery dalam Konservasi Hutan di Papua” karya Halimatu Sa’diah menggugah kesadaran tentang ketidakadilan struktural yang dialami perempuan adat Papua dalam perjuangan menjaga hutan mereka.
Artikel ini menyoroti bagaimana perempuan adat Papua, yang kerap diposisikan di pinggiran kekuasaan, justru memainkan peran vital dalam pelestarian hutan berbasis pengetahuan lokal. Dengan pendekatan analitis terhadap konsep politik periphery, Halimatu menunjukkan bagaimana sentralisasi kekuasaan di Jawa, ekspansi industri, dan lemahnya perlindungan hukum terhadap masyarakat adat telah memperlemah posisi perempuan, baik secara ekonomi maupun sosial.
We would like to invite you to the 2025 Annual Convention on the Global South, organized by the Institute of International Studies (IIS), Universitas Gadjah Mada (UGM). This year’s convention will be held in person in Yogyakarta, on October 1st – 2nd, 2025.
GO SOUTH 2025’s theme is “70 Years Bandung Spirit: Re-invigorating Decolonial Struggle amidst Geopolitical Turbulence.” It seeks to foster discussions and debates on the dynamics of the Global South, 70 years after the Bandung Conference. As material conditions of the Global South countries have changed and new global-regional powers have emerged, how can such a global emancipatory project be reinvigorated? How can imaginaries of the Bandung Spirit be expanded, to project ideas for a just and peaceful world order amidst current geopolitical turmoils? This forum provides platforms for academics, policymakers, and the general public to connect, collaborate, and interact with peers with regards to the above questions.
Melbourne, 9 Juli 2025 – Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIPOL) Universitas Gadjah Mada berkolaborasi dengan University of Melbourne, Australia kembali menyelenggarakan 5th Australia-Indonesia in Conversation (AIC) 2025, yang pada tahun ini digelar di University of Melbourne, Australia setelah sebelumnya kegiatan diselenggarakan di FISIPOL UGM.
Mengangkat tema “Bridging Development, Representation, and Indigenous Knowledge: Learning from Australia and Indonesia”, forum ini menghadirkan akademisi serta perwakilan masyarakat adat untuk membahas isu-isu yang relevan. Australia-Indonesia in Conversation (AIC) menjadi ruang strategis bagi pertukaran gagasan lintas negara dalam menghadapi isu-isu global seperti keadilan sosial, keberlanjutan pembangunan, serta pengakuan atas pengetahuan lokal.
Departemen Manajemen dan Kebijakan Publik (DMKP) FISIPOL Universitas Gadjah Mada (UGM) bersama Residential College 4 (RC4) National University of Singapore (NUS) berkolaborasi menyelenggarakan program Southeast Asia Friendship Initiative (SFI) 2025. Program kolaboratif ini berlangsung selama sembilan hari, pada 17–25 Mei 2025, dan difokuskan pada kajian tata kelola air, perubahan iklim, serta pemberdayaan masyarakat di kawasan perkotaan Indonesia, khususnya Yogyakarta dan Jakarta.
Sebanyak 22 mahasiswa dari NUS dan fasilitator dari mahasiswa DMKP UGM berpartisipasi aktif dalam kegiatan ini. Mereka didampingi oleh para dosen dari kedua institusi, yaitu Dr. Erda Rindrasih, Dr. Ario Wicaksono, Dr. Dede Puji Setiono, serta Dr. Navarun Varma dari NUS. Seluruh rangkaian kegiatan menggabungkan metode pembelajaran partisipatif seperti observasi lapangan, diskusi dengan pemangku kepentingan, serta presentasi hasil kajian.
Kami masih menunggu kontribusi dari rekan-rekan yang suka menulis dan menaruh minat terhadap isu transformasi digital, silakan mengirimkan tulisan kalian untuk di publish di website Megashift! ☺️
Catatan Penting:
1. Persyaratan dan turunan topik yang dapat dibahas tertulis lengkap & jelas di poster.
2. Call for articles ini dibuka sepanjang tahun, sehingga belum ada batas waktunya.
3. Panjang artikel maksimal 800 – 1000 kata, termasuk daftar pustaka.
4. Pastikan artikel memuat kutipan dari publikasi, jurnal atau buku dari dosen/peneliti Fisipol UGM.
5. Mohon maaf, mulai Juli 2025, kami tidak lagi memberikan modest honorarium kepada kontributor yang tulisannya dimuat di Megashift.
Di tengah aktivitas kampus yang padat, FISIPIT kembali menghadirkan suasana hangat dan akrab melalui agenda Gowes Bareng yang digelar pada Sabtu, 28 Juni 2025. Kegiatan yang rutin diselenggarakan ini tidak hanya menjadi ajang olahraga santai, tetapi juga mempererat hubungan antar-sivitas akademika FISIPOL UGM, mulai dari dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, hingga para pensiunan.
Mengusung semangat kebersamaan dan gaya hidup sehat, rombongan gowes memulai perjalanan dari halaman PPKK FISIPOL UGM tepat pukul 06.00 pagi, menuju kediaman salah satu staf di FISIPOL. Para peserta yang mengenakan jersey khas FISIPIT tampak antusias menikmati rute yang dilalui, sambil bercengkerama dan berbagi cerita dalam kayuhan bersama.
Seoul, 26 Juni 2025—Isu perubahan iklim kian mendesak untuk ditanggapi secara global, tetapi penyebaran informasi palsu justru menjadi penghambat utama dalam membangun kesadaran dan aksi yang konkret. Dalam forum internasional bergengsi The 9th Climate Energy Summit yang digelar di Seoul, Korea Selatan, Dr. Novi Kurnia, dosen Departemen Ilmu Komunikasi FISIPOL UGM sekaligus peneliti utama di Centre for Digital Society (CfDS) UGM, tampil sebagai salah satu pembicara utama yang menyampaikan perspektif kritis dari Global South terkait maraknya misinformasi dan disinformasi iklim.
Bekerja sama dengan Universitas Groningen, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Gadjah Mada membuka Program Dual Degree S3 Ilmu Politik dan Hubungan Internasional. Program ini akan dikelola di bawah beasiswa LPDP (Lembaga Pengelola Dana Pendidikan), sebuah program bagi mahasiswa Indonesia untuk mengejar pendidikan tinggi di universitas-universitas terkemuka.
Selaras dengan misi membangun Hub bagi Kesejahteraan Manusia Masa Depan, Universitas Gadjah Mada dan Universitas Groningen bersama-sama menciptakan inovasi dan solusi alternatif yang berkelanjutan untuk mengejar kesejahteraan manusia masa depan. Secara khusus dari pilar pendidikan, penelitian, dan penjangkauan masyarakat.