Arsip:

SDGs 16: Peace Justice and Strong Institutions

Fisipol UGM Diskusikan Relasi antara Politik, Kekuasaan, dan Posisi Perempuan dalam Sejarah Demokrasi

Yogyakarta, 15 Januari 2026─Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIPOL) Universitas Gadjah Mada menyelenggarakan Diskusi Publik bertajuk “Sexual Politics in Indonesia: Depolitisasi dan Penghancuran Gerakan Perempuan Indonesia” pada hari ini (15/01). Kegiatan ini dilaksanakan secara hybrid, dengan pelaksanaan luring di Auditorium Lantai 4 FISIPOL UGM serta diikuti secara daring melalui Zoom. Diskusi ini menjadi ruang akademik kritis untuk membahas relasi antara politik, kekuasaan, dan posisi perempuan dalam sejarah serta praktik demokrasi di Indonesia. read more

Serukan Perdamaian di Tengah Krisis dalam Tema, FISIPOL UGM Gelar Perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026

Yogyakarta, 13 Januari 2026─Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIPOL) Universitas Gadjah Mada (UGM) menyelenggarakan Perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 pada Selasa (13/1), bertempat di Selasar Barat FISIPOL UGM. Mengusung tema “Kasih Tuhan yang Melayani di Tengah Krisis: Damai di Hati, Damai di Bumi”, perayaan ini menjadi ruang yang mengajak kembali pada kasih Tuhan yang hadir dalam perdamaian, bukan sekadar berbicara tentang angka atau masa depan yang abstrak. Terutama, di dalam krisis yang sedang dihadapi oleh dunia, mulai dari krisis iklim dan bencana hidrometeorologi, hingga krisis sosial, politik, serta dampak ekonomi. read more

Dari Kebijakan ke Pengalaman Pengguna: Dosen FISIPOL UGM Publikasikan Riset Digital di Jurnal Q1

Dosen Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIPOL) Universitas Gadjah Mada kembali menorehkan pencapaian akademik di tingkat internasional melalui publikasi artikel ilmiah pada jurnal bereputasi Q1, Social Sciences & Humanities Open. Capaian ini menegaskan konsistensi FISIPOL UGM dalam menghasilkan riset berkualitas yang diakui secara global.

Artikel berjudul “Innovative models to enhance user experience in JMO mobile: A case study of migrant workers in East Java, Indonesia” ditulis oleh Tariman Sanberto Saragih, M.Si., Ph.D. dan Dr. Ratminto, dosen Departemen Manajemen dan Kebijakan Publik (DMKP) FISIPOL UGM, bersama tim penulis lainnya. Publikasi ini berfokus pada pengembangan inovasi layanan publik berbasis digital yang inklusif dan berorientasi pada pengguna. read more

Petakan Tantangan dan Strategi Penguatan Kecerdasan Artifial di Indonesia, CFDS FISIPOL UGM Soroti Pembelajaran dari Negara Global South

Yogyakarta, 17 Desember 2025—CFDS FISIPOL UGM kembali menggelar Difussion seri ke-130 yang bertajuk “Belajar dari Global Bertindak Lokal: Strategi Penguatan Talenta Kecerdasan Artificial Indonesia”. Dalam seri Diffusion ini, mengundang dua narasumber, di antaranya: Fransisca Octaviani dan Hose Immanuel. 

Perkembangan Kecerdasan Artifial (KA) dalam ranah global hingga nasional semakin menujukkan perkembangan masif ke semua lini kehidupan. Data ILO tahun 2025 misalnya, menunjukkan bahwa satu dari empat pekerjaan di seluruh dunia sudah terinternalisasi oleh penggunaan KA generatif. Kemudian Indonesia menempati negara ketiga di dunia atas penggunaan KA terbesar.  read more

Ketika Domestik Menjadi Politik: Karya Dosen FISIPOL UGM Terbit dalam Gender and Politics Reimagined

Dosen Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIPOL) Universitas Gadjah Mada kembali menerbitkan tulisan terbaru dalam bentuk book chapter pada buku internasional berjudul Gender and Politics Reimagined. Chapter tersebut berjudul “Cooking as Activism: Affective Journeys and the Politics of Being a Housewife in Malaka, West Timor” dan ditulis oleh Longgina Novadona Bayo.

Dalam tulisannya, Longgina mengkaji secara mendalam perkembangan konsep housewife dalam masyarakat Timor, khususnya pada komunitas South Tetun di Malaka, Nusa Tenggara Timur. Penelitian ini menelusuri bagaimana konsep ibu rumah tangga diperkenalkan pada awal abad ke-20 melalui misi perempuan Jerman yang membawa perspektif Kristen dalam merestrukturisasi kehidupan keluarga dan relasi gender. Konsep tersebut kemudian membentuk relasi gender yang hierarkis dan berbeda dari prinsip diarki adat yang sebelumnya hidup dalam masyarakat Timor. read more

Libatkan Pakar Global dan Akademisi, Geofisipol UGM Selenggarakan Seminar Publik Bahas Aksesi Indonesia ke OECD

Yogyakarta, 15 Desember 2025—Geofisipol UGM menjembatani diskusi antar pemangku kepentingan dalam seminar publik yang bertajuk “Proses Aksesi Indonesia ke OECD”. Seminar publik ini diselenggarakan atas kerja sama dengan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Paris dan OECD dalam rangka mendiskusikan proses aksesi Indonesia menjadi anggota OECD. Seminar publik ini turut menghadirkan narasumber dari berbagai perspektif, di antaranya: Alex Boehmer (Kepala Bidang Asia Selatan & Tenggara, Direktorat Hubungan dan Kerja Sama Global OECD), Natalie Limbasan (Penasihat Hukum Senior, Direktorat Hukum, OECD), Dr. Luqman-Nul Hakim (Direktur IIS FISIPOL UGM), serta Dr. Denni Puspa Purbasari (Lektor bidang Ekonomi, FEB UGM).  read more

Bahas Perlindungan WNI di Luar Negeri, FISIPOL UGM Selenggarakan Diskusi Publik Bersama Kemenlu RI

Yogyakarta, 6 Desember 2025─Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIPOL) Universitas Gadjah Mada (UGM) berkolaborasi dengan Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia (Kemenlu RI) menyelenggarakan kegiatan Diskusi Publik dengan tema “Migrasi, Kerentanan, dan Negara: Mengkaji Sistem Perlindungan WNI di Luar Negeri” pada Sabtu (6/12) di Ruang Seminar Timur, Fisipol UGM. Mengundang tiga narasumber yakni Mohamad Iqbal J. Rachman (Ketua Pokja TPPO, Direktorat PWNI, Kemlu RI), ⁠Anggraeni K. N. Sampurna (Diplomat Fungsional, Direktorat PWNI, Kemlu RI) dan Dr. Hakimul Ikhwan (Dosen, Departemen Sosiologi, FISIPOL UGM), diskusi ini membawa tajuk utama perihal pentingnya perlindungan Warga Negara Indonesia (WNI) di luar negeri. read more

Tim PKM-RSH UGM Ini Membahas Mengenai Isu Korupsi dan Berhasil Mendapatkan 2 Medali dalam Kompetisi PIMNAS 38

Yogyakarta, 2 Desember 2025─Kondisi regulasi dalam sektor pengadaan barang dan jasa (PBJ) kerap menghadirkan ruang kompromi yang dapat dimanfaatkan oleh aktor-aktor berkepentingan. Celah tersebut membuka peluang bagi elit politik maupun pejabat pemerintahan untuk mengarahkan kebijakan sesuai kepentingan pribadi atau kelompoknya. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mencatat PBJ sebagai sektor yang paling rentan terjadi korupsi, mengingat ia mengelola sekitar 30 persen dari APBN setiap tahunnya. Besarnya nilai anggaran dan lemahnya pengawasan menjadikan praktik manipulasi kebijakan semakin mudah berlangsung, hingga memunculkan fenomena state capture corruption yang semakin mengkhawatirkan. read more

Duta Besar Timor-Leste Paparkan Perjalanan Panjang Menuju Keanggotaan ASEAN dalam Dialog di FISIPOL UGM

Yogyakarta, 1 Desember 2025—Duta Besar Timor Leste untuk ASEAN, H.E. Ambassador Natércia Cipriana Coelho da Silva kunjungi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIPOL) Universitas Gadjah Mada (UGM) pada Senin (1/12) di Ruang Sidang Dekanat Fisipol UGM. Dalam tajuk besar “Ambassadorial Lecture” bersama akademisi fakultas dan mahasiswa, Duta Besar Natércia mengawali paparannya dengan menegaskan proses yang tidak mudah untuk negara Timor-Leste bergabung menjadi anggota ASEAN.

“Proses untuk Timor-Leste bergabung ke ASEAN bukanlah proses yang singkat, dan bukan hal yang baru. Hal ini selalu menjadi kebijakan prioritas negara kami, bahkan sudah kami mulai jauh sebelum tahun 1970-an. Hingga pada tahun 2002, setelah kemerdekaan kami, ASEAN menjadi salah satu prioritas utama kebijakan luar negeri kami,” jelas Natércia dalam forum. read more

Duta Besar Timor-Leste Paparkan Perjalanan Panjang Menuju Keanggotaan ASEAN dalam Dialog di FISIPOL UGM

Yogyakarta, 1 Desember 2025—Duta Besar Timor Leste untuk ASEAN, H.E. Ambassador Natércia Cipriana Coelho da Silva kunjungi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIPOL) Universitas Gadjah Mada (UGM) pada Senin (1/12) di Ruang Sidang Dekanat Fisipol UGM. Dalam tajuk besar “Ambassadorial Lecture” bersama akademisi fakultas dan mahasiswa, Duta Besar Natércia mengawali paparannya dengan menegaskan proses yang tidak mudah untuk negara Timor-Leste bergabung menjadi anggota ASEAN.

“Proses untuk Timor-Leste bergabung ke ASEAN bukanlah proses yang singkat, dan bukan hal yang baru. Hal ini selalu menjadi kebijakan prioritas negara kami, bahkan sudah kami mulai jauh sebelum tahun 1970-an. Hingga pada tahun 2002, setelah kemerdekaan kami, ASEAN menjadi salah satu prioritas utama kebijakan luar negeri kami,” jelas Natércia dalam forum. read more