Institute of International Studies (IIS) FISIPOL UGM bekerja sama dengan UN Women Indonesia meluncurkan Feminist Participatory Action Research (FPAR) Report yang mengkaji akar ketimpangan gender serta irisan kerentanan perempuan dalam konteks bencana, konflik sosial, dan kekerasan ekstrem. Penelitian ini dilaksanakan di tiga wilayah, yakni Kupang (Nusa Tenggara Timur), Bima (Nusa Tenggara Barat), dan Sigi (Sulawesi Tengah) dengan pendekatan partisipatif yang menempatkan perempuan sebagai subjek utama penelitian.
SDGs 16: Peace Justice and Strong Institutions
Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIPOL) Universitas Gadjah Mada (UGM) melalui Social Research Centre Departemen Sosiologi menyelenggarakan Diskusi Publik dan Peluncuran Buku Seri Kajian Petani dan Perubahan Agraria bertajuk “Krisis Regenerasi Petani Indonesia dan Aktivisme Agraria Transnasional” pada hari ini, Kamis (5/2) di Auditorium Fisipol UGM.

Mengundang Jun Borras (Penulis Buku Dinamika Politik Gerakan Agraria Transnasional dan Aktivisme Cendekia & Perjuangan Agraria), Amalinda Savirani (Guru Besar Departemen Politik dan Pemerintahan UGM), Pitra Hutomo (Lingkar Keadilan Ruang), Ben White (Penulis Buku Pertanian & Masalah Generasi), dan Oki Rahadianto Sutopo (Dosen Departemen Sosiologi UGM) sebagai pembicara, diskusi ini menitikberatkan pada perspektif mendalam mengenai dinamika perubahan agraria dalam krisis regenerasi petani serta tantangan keadilan agraria di Indonesia.
Institute of International Studies (IIS) Universitas Gadjah Mada resmi merilis IIS Monthly Review edisi ke-9 untuk Januari 2026. Publikasi ini mengangkat berbagai isu strategis global yang memengaruhi posisi Indonesia di kancah internasional, mulai dari arah kebijakan luar negeri Indonesia, dinamika geopolitik teknologi dan kecerdasan artifisial, hingga tantangan keamanan tradisional dan non-tradisional di tengah meningkatnya unilateralisme kekuatan besar.
Pada rubrik Indonesia and the World, Monthly Review #9 menyoroti urgensi peran Indonesia di ASEAN di tengah kecenderungan kebijakan luar negeri yang semakin transaksional. Analisis ini menegaskan bahwa penguatan multilateralisme regional menjadi kunci untuk menjaga identitas Indonesia sebagai pemimpin de facto di Asia Tenggara, sejalan dengan tujuan SDGs 16 (Peace, Justice, and Strong Institutions) yang menekankan tata kelola global yang inklusif dan berbasis aturan.
Dosen Departemen Pembangunan Sosial dan Kesejahteraan (PSdK) Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Gadjah Mada (FISIPOL UGM), Milda L. Pinem, baru saja mempublikasikan karya ilmiah terbarunya berjudul “Vpogled v Ženske, vera in kultura: krepitev moči skozi inkulturacijsko teologijo” atau Women, Faith, and Culture: Empowering Through Inculturation Theology”.
Publikasi ini mengkaji relasi antara perempuan, agama, dan budaya dengan menekankan pentingnya pendekatan inkulturasi teologis sebagai sarana pemberdayaan perempuan dalam konteks sosial dan kultural yang beragam. Melalui perspektif interdisipliner, kajian ini menyoroti bagaimana nilai-nilai keimanan dan budaya lokal dapat menjadi sumber kekuatan bagi perempuan dalam membangun peran, identitas, serta posisi yang lebih setara di ruang sosial.
Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Gadjah Mada (FISIPOL UGM) menyoroti relasi negara dan komunitas melalui publikasi ilmiah yang ditulis oleh Mohammad Farid Budiono (Staf Departemen Pembangunan Sosial dan Kesejahteraan/PSdK FISIPOL UGM) bersama dengan Prof. Susetiawan (Dosen Departemen PSdK FISIPOL UGM).
Artikel ini mengkaji dinamika kontestasi yang tidak setara antara negara dan komunitas lokal dalam proses elektrifikasi di wilayah perdesaan Indonesia. Melalui pendekatan kritis, penelitian ini menunjukkan bahwa program pembangunan infrastruktur energi tidak selalu berjalan linear dengan kebutuhan dan kepentingan masyarakat, melainkan kerap diwarnai relasi kuasa, negosiasi, serta marginalisasi suara komunitas lokal.
Yogyakarta, 15 Januari 2026─Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIPOL) Universitas Gadjah Mada menyelenggarakan Diskusi Publik bertajuk “Sexual Politics in Indonesia: Depolitisasi dan Penghancuran Gerakan Perempuan Indonesia” pada hari ini (15/01). Kegiatan ini dilaksanakan secara hybrid, dengan pelaksanaan luring di Auditorium Lantai 4 FISIPOL UGM serta diikuti secara daring melalui Zoom. Diskusi ini menjadi ruang akademik kritis untuk membahas relasi antara politik, kekuasaan, dan posisi perempuan dalam sejarah serta praktik demokrasi di Indonesia.
Yogyakarta, 13 Januari 2026─Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIPOL) Universitas Gadjah Mada (UGM) menyelenggarakan Perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 pada Selasa (13/1), bertempat di Selasar Barat FISIPOL UGM. Mengusung tema “Kasih Tuhan yang Melayani di Tengah Krisis: Damai di Hati, Damai di Bumi”, perayaan ini menjadi ruang yang mengajak kembali pada kasih Tuhan yang hadir dalam perdamaian, bukan sekadar berbicara tentang angka atau masa depan yang abstrak. Terutama, di dalam krisis yang sedang dihadapi oleh dunia, mulai dari krisis iklim dan bencana hidrometeorologi, hingga krisis sosial, politik, serta dampak ekonomi.
Dosen dan mahasiswa Departemen Manajemen dan Kebijakan Publik (DMKP) Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Gadjah Mada kembali menorehkan capaian akademik melalui terbitnya buku antologi berjudul “Konflik Kebijakan Publik di Indonesia: Refleksi dan Transformasi.” Buku ini ditulis oleh Prof. Dr. Gabriel Lele, Bagus Sulistiono, S.IP., M.P.A., bersama mahasiswa DMKP FISIPOL UGM sebagai tim penulis.
Buku antologi ini mengulas secara komprehensif beragam konflik kebijakan publik di Indonesia, mulai dari isu agraria, lingkungan, hingga sosial budaya. Melalui pendekatan Transformasi Konflik, para penulis tidak hanya memetakan sumber dan dinamika konflik, tetapi juga menawarkan perspektif alternatif dalam merumuskan kebijakan publik yang lebih inklusif, partisipatif, dan berkeadilan.
Dosen Departemen Ilmu Hubungan Internasional (DIHI) Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Gadjah Mada (FISIPOL UGM), Suci Lestari Yuana, S.I.P., M.I.A., bersama Teresa Gaia Sebayang, baru saja mempublikasikan artikel ilmiah internasional berjudul “Acting Out Peace: The Role of Dramaturgy in Peace Studies in Higher Education.” Artikel ini terbit di jurnal bereputasi Teaching in Higher Education (Taylor & Francis), salah satu jurnal rujukan global dalam kajian pendidikan kritis.
Dosen Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIPOL) Universitas Gadjah Mada kembali menorehkan pencapaian akademik di tingkat internasional melalui publikasi artikel ilmiah pada jurnal bereputasi Q1, Social Sciences & Humanities Open. Capaian ini menegaskan konsistensi FISIPOL UGM dalam menghasilkan riset berkualitas yang diakui secara global.
Artikel berjudul “Innovative models to enhance user experience in JMO mobile: A case study of migrant workers in East Java, Indonesia” ditulis oleh Tariman Sanberto Saragih, M.Si., Ph.D. dan Dr. Ratminto, dosen Departemen Manajemen dan Kebijakan Publik (DMKP) FISIPOL UGM, bersama tim penulis lainnya. Publikasi ini berfokus pada pengembangan inovasi layanan publik berbasis digital yang inklusif dan berorientasi pada pengguna.