Yogyakarta, 10 Juli 2025─Program Magister Kebijakan Publik (MKP) Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIPOL) Universitas Gadjah Mada (UGM) melaksanakan wawancara untuk 40 calon mahasiswa baru di Kelas Kerja Sama Pemerintah Daerah pada Kamis (10/7). Wawancara dilakukan secara tertutup oleh enam akademisi dari departemen, yaitu Dr. Subando Agus Margono, M.Si, Puguh Prasetyo Utomo, MPA., Ph.D, Dr. Ambar Teguh Sulistiyani, M.Si, Ario Wicaksono, M.Si., Ph.D, Pradhikna Yunik Nurhayati, S.I.P., M.P.A., Ph.D, dan Dede Puji Setiono, S.Pd., MDP., Ph.D.
SDGs 16: Peace Justice and Strong Institutions
Yogyakarta, 10 Juli 2025─Dalam langkah signifikan menuju pembelajaran berbasis pengalaman, mahasiswa Magister Kebijakan Publik (MKP) di Universitas Gadjah Mada (UGM) melaksanakan kunjungan lapangan ke Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bapperida) Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Kunjungan ini dilakukan dalam rangka kuliah lapangan mata kuliah Otonomi Daerah.
Kegiatan diawali dengan presentasi oleh Ni Made Dwipanti Indrayanti, selaku Kepala Bapperida DIY, yang memaparkan isu strategis terkait pengelolaan anggaran dan tata kelola aset dalam perencanaan pembangunan daerah. Mahasiswa mengikuti pemaparan dengan saksama, mencatat poin-poin penting yang relevan dengan implementasi otonomi daerah dan kompleksitas yang terlibat dalam tata kelola lokal.
We would like to invite you to the 2025 Annual Convention on the Global South, organized by the Institute of International Studies (IIS), Universitas Gadjah Mada (UGM). This year’s convention will be held in person in Yogyakarta, on October 1st – 2nd, 2025.
GO SOUTH 2025’s theme is “70 Years Bandung Spirit: Re-invigorating Decolonial Struggle amidst Geopolitical Turbulence.” It seeks to foster discussions and debates on the dynamics of the Global South, 70 years after the Bandung Conference. As material conditions of the Global South countries have changed and new global-regional powers have emerged, how can such a global emancipatory project be reinvigorated? How can imaginaries of the Bandung Spirit be expanded, to project ideas for a just and peaceful world order amidst current geopolitical turmoils? This forum provides platforms for academics, policymakers, and the general public to connect, collaborate, and interact with peers with regards to the above questions.
Dosen FISIPOL UGM kembali meluncurkan karya akademik terbarunya dalam buku berjudul “Routledge Handbook of Human Rights in Southeast Asia” pada Rabu (9/7), dalam sebuah acara yang digelar di University of Melbourne, Australia. Buku ini dieditori oleh Prof. Amalinda Savirani, dosen Departemen Politik dan Pemerintahan FISIPOL UGM, bersama Dr. Ken M.P. Setiawan, Senior Lecturer in Indonesian Studies di Asia Institute, The University of Melbourne.
Buku ini merupakan kontribusi penting dalam kajian hak asasi manusia di kawasan Asia Tenggara. Dengan melibatkan para pakar internasional di bidangnya, buku ini tidak hanya membahas isu-isu HAM paling mendesak di kawasan, tetapi juga menyoroti peran aktor dan institusi yang bekerja untuk mendorong perbaikan.
Departemen Manajemen dan Kebijakan Publik (DMKP) FISIPOL UGM menerima kunjungan studi dari Fakultas Administrasi dan Ilmu Sosial Universitas Bina Taruna (UNBITA) Gorontalo, Selasa (9/7). Kegiatan ini menjadi bagian dari inisiatif kolaboratif antar perguruan tinggi dalam memperluas wawasan akademik, khususnya di bidang kebijakan dan tata kelola transformasi digital yang inklusif di Indonesia.
Dalam kunjungan tersebut, mahasiswa UNBITA mengikuti sesi kuliah pakar yang disampaikan oleh Alvi Syahrina, S.T., M.Sc., dosen DMKP UGM. Mengangkat tema “Kebijakan dan Tata Kelola Transformasi Digital Inklusif di Indonesia,” Alvi mengajak peserta untuk melihat transformasi digital bukan hanya dari sisi teknologi, melainkan juga dari dimensi keadilan sosial, literasi digital, dan potensi eksklusi digital.
Melbourne, 9 Juli 2025 – Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIPOL) Universitas Gadjah Mada berkolaborasi dengan University of Melbourne, Australia kembali menyelenggarakan 5th Australia-Indonesia in Conversation (AIC) 2025, yang pada tahun ini digelar di University of Melbourne, Australia setelah sebelumnya kegiatan diselenggarakan di FISIPOL UGM.
Mengangkat tema “Bridging Development, Representation, and Indigenous Knowledge: Learning from Australia and Indonesia”, forum ini menghadirkan akademisi serta perwakilan masyarakat adat untuk membahas isu-isu yang relevan. Australia-Indonesia in Conversation (AIC) menjadi ruang strategis bagi pertukaran gagasan lintas negara dalam menghadapi isu-isu global seperti keadilan sosial, keberlanjutan pembangunan, serta pengakuan atas pengetahuan lokal.
Institute of International Studies (IIS) FISIPOL UGM kembali merilis edisi terbaru dari Monthly Review, sebuah publikasi berkala yang menghadirkan analisis tajam dan reflektif atas isu-isu internasional dan domestik terkini. Edisi kedua yang terbit pada Juni 2025 ini mengangkat tema besar “Indonesia and the World”, dengan empat artikel pilihan yang membedah dinamika ekonomi, politik, teknologi, dan keamanan dari perspektif para penulis muda dan akademisi lintas jejaring.
Peluncuran Monthly Review #2 menegaskan komitmen IIS FISIPOL UGM sebagai ruang intelektual yang membuka percakapan kritis lintas isu dan lintas batas. Publikasi ini hadir sebagai kontribusi penting FISIPOL dalam mengembangkan pengetahuan publik, mendukung literasi kebijakan, dan menyuarakan pemikiran Indonesia dalam konteks global.
Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIPOL) Universitas Gadjah Mada kembali menegaskan komitmennya dalam menyebarluaskan pemikiran-pemikiran kritis ke tengah masyarakat melalui terbitnya karya terbaru dua dosen dari Departemen Sosiologi, yaitu Oki Rahadianto Sutopo dan Elok Santi Jesica. Buku berjudul “Pengantar Perspektif Kepemudaan: Transisi – Budaya dan Generasi Sosial” ini mengupas dinamika kaum muda dalam konteks global maupun Indonesia kontemporer.
FISIPOL UGM menyambut dengan bangga terbitnya buku ini sebagai bagian dari kontribusi fakultas dalam memperkuat tradisi akademik yang reflektif, kontekstual, dan relevan dengan isu-isu sosial mutakhir. Buku ini menjadi inisiatif awal untuk membangun landasan kajian kepemudaan yang kredibel serta terhubung secara aktif dengan jaringan akademisi dan komunitas pengkaji kaum muda di tingkat internasional (youth studies scholars).
Yogyakarta, 4 Juli 2025─Pusat Pengembangan Kapasitas dan Kerja sama (PPKK) Fisipol UGM melangsungkan Diklat Penyusunan Renstra Instansi Pemerintah Angkatan 63 pada tanggal 1-4 Juli 2025. Diklat ini diikuti oleh peserta dari berbagai kalangan seperti Provinsi Jawa Timur, Provinsi Kalimantan Timur, Kabupaten Ketapang, Kabupaten Kotawaringin Barat, Kabupaten Kotawaringin Timur, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kabupaten Musi Banyuasin, Kabupaten Kepulauan Tanimbar dan Kota Tasikmalaya.

Pembelajaran dilaksanakan dengan metode interaktif. Peserta tidak hanya menyimak materi dari narasumber, tetapi juga melakukan curah pendapat, simulasi, dan presentasi. Peserta melakukan simulasi dan presentasi terkait Permasalahan dan Isu-isu Strategis, Perumusan Pohon Kinerja serta Perumusan Tujuan dan Sasaran, Perumusan Strategi dan Arah Kebijakan, Perumusan Program Prioritas, Program Perangkat Daerah, Kegiatan, dan Sub-kegiatan. Seluruh kegiatan pembelajaran dilakukan dengan serius tetapi tetap menyenangkan.
Yogyakarta, 4 Juli 2025—Di tengah tingginya penetrasi internet di kalangan anak-anak, keamanan ruang digital menjadi perhatian mendesak. Data BPS 2024 menunjukkan bahwa 35,5 persen anak usia 0–4 tahun telah mengakses internet, menandakan bahwa paparan digital kini dimulai sejak usia sangat dini. Hal ini tidak hanya membawa peluang, tetapi juga tantangan serius, mulai dari paparan konten berbahaya, cyberbullying, hingga penyalahgunaan seperti eksploitasi digital. Menanggapi kondisi ini, Centre for Digital Society (CfDS) UGM menggelar diskusi publik DIFUSSION #124 bertajuk “Menjaga Ruang Digital Anak: Dapatkah PP TUNAS Menjadi Jawaban?”. Diskusi ini menghadirkan para pakar di bidang perlindungan digital anak, antara lain Andy Ardian (Koordinator Nasional ECPAT Indonesia), Nenden Sekar Arum (Direktur Eksekutif SAFENet), dan Ayom Mratita Purbandani (Peneliti CfDS UGM), dengan moderator Nabila Rizkita (Peneliti CfDS UGM).