Departemen Ilmu Hubungan Internasional (HI) FISIPOL Universitas Gadjah Mada kembali menghadirkan inovasi dalam penyebaran ilmu pengetahuan melalui media digital dengan meluncurkan serial podcast terbaru bertajuk “Ireland in the EU: Transformation, Influence, and Resistance”. Dalam episode perdana ini, podcast menghadirkan dua narasumber ahli di bidangnya, yakni Tobias Thieler, Assistant Professor dari University College Dublin, dan Muhadi Sugiono, dosen senior di Departemen HI FISIPOL UGM. Kehadiran mereka memberikan wawasan yang kaya mengenai dinamika integrasi regional dan tantangan geopolitik kontemporer di Eropa.
SDGs 16: Peace Justice and Strong Institutions
Yogyakarta, 23 Juni 2025–FISIPOL UGM mengadakan sosialisasi dalam rangka pengenalan program kuliah magister atau S-2 di Jakarta. Program ini ditujukan untuk memudahkan para pekerja yang sedang bekerja penuh waktu di Jakarta dan sekitarnya, sehingga tidak perlu pindah kota untuk dapat melanjutkan studi S-2. Program ini diperuntukkan kepada staf pengembang kebijakan dan layanan digital, calon pemimpin birokrasi masa depan, ASN & pejabat fungsional/struktural dan, calon pemimpin birokrasi masa depan. Dalam kuliah FISIPOL UGM kampus Jakarta ini menawarkan tiga program studi, yakni Magister Ilmu Administrasi Publik, Magister Manajemen dan Kebijakan Publik, Magister Politik dan Pemerintahan.
Yogyakarta, 24 Juni 2025 — Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Gadjah Mada (FISIPOL UGM) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pembangunan kapasitas sumber daya manusia aparatur sipil negara (ASN) dengan berpartisipasi dalam sesi sosialisasi Program Pascasarjana Kelas Jakarta yang diselenggarakan oleh Kementerian Sekretariat Negara (Kemensetneg) Republik Indonesia. Kegiatan ini berlangsung secara daring melalui platform Zoom pada Selasa (24/6), dengan melibatkan para ASN dari berbagai unit kerja di lingkungan Kemensetneg yang tengah menjajaki peluang beasiswa pendidikan gelar di UGM Kampus Jakarta.
Megashift FISIPOL UGM kembali menerbitkan artikel terbaru yang menggugah dengan judul “QRIS di Pusaran Global: Kedaulatan, Demokrasi, atau Integrasi Global?”. Tulisan ini mengajak pembaca untuk menyelami dimensi tersembunyi dari sistem pembayaran digital nasional yang selama ini dianggap teknokratis—namun ternyata menyimpan agenda politik-ekonomi yang jauh lebih dalam.
Melalui analisis tajam terhadap posisi QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard) dalam konteks sistem keuangan global yang didominasi oleh negara-negara Barat seperti Amerika Serikat, artikel ini menunjukkan bahwa QRIS bukan sekadar alat transaksi digital, melainkan strategi politik untuk merebut kembali kedaulatan digital Indonesia. QRIS digambarkan sebagai bentuk perlawanan terhadap dominasi platform global seperti Visa dan Mastercard yang selama ini memonopoli arus transaksi, pengelolaan data, dan biaya layanan. Lebih dari itu, artikel ini menyingkap ketegangan geopolitik digital, khususnya saat Amerika Serikat menyebut QRIS sebagai “ancaman” terhadap korporasi global mereka.
Jakarta, 20 Juni 2025─Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Gadjah Mada (FISIPOL UGM) membuka kelas di Kampus Jakarta untuk tiga program studi magister. Ketiga program studi tersebut antara lain Magister Ilmu Administrasi Publik, Magister Manajemen dan Kebijakan Publik, serta Magister Politik dan Pemerintahan. Tiga program studi ini akan dibuka untuk pertama kalinya pada tahun 2025, sebagai bagian dari inisiatif dan komitmen FISIPOL UGM dalam memfasilitasi pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) unggul di lingkup pemerintahan.
Yogyakarta, 19 Juni 2025—Sejarah perkembangan hubungan internasional dengan Timur Tengah menunjukan identitas dan keberpihakan politik luar negeri Indonesia. Konsistensi selama bertahun-tahun mencerminkan solidaritas kuat dari pemerintah dahulu hingga kini, khususnya pada konflik Palestina. Prof. Dr. Dra. Siti Mutiah Setiawati, M.A., Guru Besar Bidang Geopolitik Timur Tengah, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Gadjah Mada mengangkat isu tersebut dalam pidatonya pada Kamis (19/6).
Yogyakarta, 19 Juni 2025—FISIPOL Universitas Gadjah Mada kembali menambah daftar Guru Besar dengan pengukuhan Prof. Siti Muti’ah Setiawati sebagai Guru Besar dalam bidang Geopolitik Timur Tengah pada Kamis (19/6). Pengukuhan ini menjadi penanda penting atas dedikasi dan kontribusi panjang Prof. Siti Muti’ah dalam memperluas wawasan keilmuan hubungan internasional, khususnya dalam membaca dinamika kawasan Timur Tengah melalui pendekatan geopolitik kritis. Dalam pidato pengukuhannya yang berjudul “Konsistensi Politik Luar Negeri Indonesia terhadap Timur Tengah: Antara Nilai Normatif dan Rasionalitas Geopolitik”, beliau menyoroti dialektika antara prinsip bebas-aktif yang diusung Indonesia dan realitas politik luar negeri yang kerap bersifat pragmatis, terutama dalam isu Palestina, konflik sektarian di Yaman, serta relasi strategis Indonesia dengan aktor-aktor besar dunia.
Yogyakarta, 19 Juni 2025─Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIPOL) Universitas Gadjah Mada (UGM) kembali membuka kelas gratis berkualitas secara daring melalui laman FISIPOL Online Campus (FOCUS). Kelas yang bertajuk “Politik Akses Air Bersih dan Keadilan Air di Indonesia” ini bertujuan untuk membahas isu-isu penting seputar akses air bersih dan sanitasi, yang merupakan komponen kunci dari Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs). Inisiatif ini sangat signifikan di negara di mana kelangkaan air dan ketidaksetaraan dalam akses air bersih masih menjadi tantangan yang mendesak.
Institute of International Studies (IIS) Universitas Gadjah Mada resmi menerbitkan IIS Brief edisi ke-2 tahun 2025, dengan judul “ASEAN’s Hedging Strategy in a Fractured Order”. Tulisan ini mengulas secara tajam bagaimana ASEAN dapat memperkuat kembali strategi hedging-nya di tengah ketegangan geopolitik global yang makin kompleks, terutama akibat meningkatnya rivalitas antara Amerika Serikat dan Tiongkok. Ditulis oleh Oktavianus Bima Saputra, mahasiswa Hubungan Internasional UGM, brief ini menekankan bahwa strategi hedging ASEAN ke depan harus bertumpu pada penguatan integrasi ekonomi regional guna mempertahankan otonomi politik dan stabilitas kawasan.
Dosen Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Gadjah Mada (FISIPOL UGM), Prof. Hermin Indah Wahyuni, mempersembahkan kontribusi ilmiah terbarunya lewat buku berjudul “Komunikasi Autopoiesis: Sebuah Pengantar Memahami Perspektif Sistem Niklas Luhmann”. Buku ini hadir sebagai upaya untuk memperkenalkan teori sosial kontemporer yang berpengaruh namun belum banyak dikenal di Indonesia: teori sistem autopoiesis dari sosiolog Jerman, Niklas Luhmann.
Melalui buku ini, Hermin membawa pembaca masuk ke dalam pemikiran Luhmann yang menantang cara berpikir konvensional tentang masyarakat. Berbeda dari pandangan umum yang melihat masyarakat sebagai kumpulan individu, Luhmann menegaskan bahwa masyarakat tersusun dari komunikasi. Komunikasi, menurutnya, adalah elemen terkecil dari sistem sosial yang memiliki kemampuan autopoiesis—yakni membentuk dan mereproduksi dirinya sendiri secara berkelanjutan.