Yogyakarta, 3 Oktober 2025—Memperingati 75 tahun kerja sama Indonesia dengan Cina, Institute of International Studies, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Gadjah Mada menggelar seminar kolaboratif Global South (GO-SOUTH) bertema “From Afro-Asia Solidarity to Global South Cooperation: Navigating Indonesia China Relations in a Changing Global Order” bersama Xiamen University, Cina. Forum pada Jumat (3/10) ini sekaligus menjadi titik bertemunya kembali kedua negara di dalam hubungan bilateral bertahun-tahun yang perlu direfleksikan.
SDGs 16: Peace Justice and Strong Institutions
Yogyakarta, 2 Oktober 2025 — Departemen Politik dan Pemerintahan (DPP) FISIPOL UGM menyelenggarakan kuliah umum tentang Representasi Warga dan Pengelolaan Aspirasi pada Kamis (2/10) bertempat di Ruang Seminar Timur FISIPOL UGM.
Kuliah umum ini menghadirkan dua topik utama, yaitu “Menjalankan Fungsi Representasi Warga di DPR RI: Teori dan Praktik” serta “Mengelola Aspirasi Warga: Teori dan Praktik.”
Kegiatan ini merupakan bagian dari dua mata kuliah, yakni Kajian Politik Intermediary yang diampu oleh Prof. Haryanto, M.A., dan Dr. AAGN Ari Dwipayana, S.IP., M.Si serta Politik Representasi Warga Negara yang diampu oleh Evi Lina Sutrisno, M.A., Ph.D. dan Dr. AAGN Ari Dwipayana, S.IP., M.Si
Yogyakarta, 1 Oktober 2025—Tujuh puluh tahun setelah Konferensi Bandung yang bersejarah pada tahun 1955, di mana dua puluh sembilan pemimpin dari Asia dan Afrika bersatu menentang kolonialisme dan merumuskan visi baru dunia, semangat Bandung tetap relevan hingga saat ini. Institut Studi Internasional (IIS), Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIPOL) Universitas Gadjah Mada (UGM) Universitas Gadjah Mada, membawa semangat ini menyelenggarakan Annual Convention on the Global South (GO SOUTH 2025) pada 1–2 Oktober 2025. Konvensi ini digelar secara luring di Kampus UGM, Yogyakarta, dan mengusung tema besar: “70 Years Bandung Spirit: Re-invigorating Decolonial Struggle amidst Geopolitical Turbulence.” Konvensi ini menjadi forum yang didedikasikan untuk mengkaji dinamika Global South yang terus berkembang di tengah kompleksitas geopolitik dan ekonomi dunia saat ini.
Yogyakarta, 25 September 2025─Dewan Mahasiswa (Dema) FISIPOL UGM kembali menyelenggarakan program tahunan Pekan Kesenian yang berlangsung pada 22–26 September 2025 di Taman Sansiro FISIPOL UGM. Tahun ini, Pekan Kesenian mengusung tema “Muara Ingatan Dengan Rupa dan Cara” sebagai ruang kolektif untuk mengingat dan mengekspresikan perlawanan terhadap pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM) yang masih menjadi luka bersama.
Naafi, penanggung jawab Pekan Kesenian 2025, menjelaskan bahwa kegiatan ini lahir dari kesadaran kolektif mahasiswa FISIPOL terhadap pentingnya menyediakan wadah berekspresi. “Kami ingin mengingatkan kembali bahwa pelanggaran HAM tidak boleh dilupakan. Ingatan itu bisa diwujudkan lewat rupa karya seni maupun cara berekspresi yang beragam,” ungkapnya ditemui dalam wawancara.
Yogyakarta, 25 September 2025—Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Fisipol), Universitas Gadjah Mada menggelar kuliah umum bertema “Oligarki Setelah Reformasi Berakhir” pada Kamis (25/9). Menghadirkan Vedi Hadiz, akademisi asal Indonesia yang bekerja sebagai dosen di University of Melbourne, Australia, diskusi ini mengulas bagaimana oligarki berkembang sebelum dan setelah reformasi.
Vedi mengutip ucapan Karl Marz “History repeats itself. First as tragedy, second as farce” yang memberikan makna bahwa sejarah akan berulang. Era reformasi saat ini sudah hampir berada di titik selesai. Dahulu reformasi muncul karena peranan oligarki, dan oligarki juga terus berkembang dalam seperempat abad terakhir. Vedi melihat bahwa era reformasi sekarang tengah memasuki babak baru, masa baru, di mana cara-cara lama sudah harus ditinggalkan karena sistem yang sudah terlalu jenuh.
Yogyakarta, 25 September 2025 — Dalam rangkaian Dies Natalis ke-70, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIPOL) Universitas Gadjah Mada menyelenggarakan Ziarah, Doa Bersama, dan Tabur Bunga pada Kamis (25/9). Kegiatan yang berlangsung khidmat ini dihadiri Dekan FISIPOL, Ketua Panitia Dies, dosen, tenaga kependidikan, serta keluarga besar fakultas.
Prosesi ziarah dilakukan di dua lokasi, yakni Makam Keluarga Dosen UGM Sawitsari Yogyakarta dan Taman Makam Pahlawan Kusumanegara. Seluruh rangkaian acara menjadi bentuk penghormatan kepada para pendahulu yang telah memberikan kontribusi besar bagi perjalanan dan perkembangan FISIPOL UGM.
Yogyakarta, 25 September 2025─Masih dalam rangkaian Visiting Professor bersama Prof. Vedi Hadiz dari University of Melbourne, pada kesempatan kedua ini, Prof. Vedi membawakan topik “Oligarki Setelah Reformasi Berakhir” di Auditorium FISIPOL UGM pada Kamis (25/9). Kuliah umum ini dilaksanakan dalam format hybrid, memungkinkan partisipasi secara langsung maupun daring, yang mencerminkan pentingnya akses terhadap pendidikan di era digital saat ini. Acara ini dimoderatori oleh Dr. Luqman Nul Hakim, dosen dari Departemen Hubungan Internasional FISIPOL UGM.
Yogyakarta, 24 September 2025—Prof. Vedi Hadiz, Professor Melbourne University asal Indonesia hadir sebagai tamu kehormatan dalam kuliah umum Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Fisipol), Universitas Gadjah Mada. Kunjungannya pada Rabu (25/9) tersebut membahas bagaimana dunia telah memasuki era Popular Discontent, di mana ketidakpuasan masyarakat terhadap pemenuhan hak dan pelayanan menyebabkan kepercayaan terhadap institusi pemerintah dan sistem demokrasi semakin menurun.
Popular Discontent secara harfiah dimaknai sebagai “ketidakpuasan populer”, diterapkan untuk merepresentasikan perasaan tidak puas masyarakat yang banyak dipicu oleh masalah sosial, ekonomi, hingga politik. Vedi memulai kuliah umum dengan menyatakan bahwa demokrasi yang hadir saat ini jauh dari ekspektasi yang dimimpikan. Jika seharusnya demokrasi mampu mengakomodasi kepentingan publik, namun sekarang justru menimbulkan kesenjangan dan ketimpangan.
Yogyakarta, 24 September 2025─Pada tanggal 24 September 2025, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIPOL) Universitas Gadjah Mada (UGM) menyelenggarakan kuliah umum bertajuk “Masa Depan Demokrasi di Era Popular Discontent” di Auditorium Fisipol UGM. Acara ini menghadirkan Prof. Vedi Hadiz dari University of Melbourne sebagai narasumber utama, dengan Dr. Fina Itriyati sebagai moderator.
Kegiatan ini merupakan bagian dari program Visiting Professor 2025, yang bertujuan untuk menghadirkan diskusi akademik berkualitas sekaligus memperkaya perspektif kritis mengenai dinamika demokrasi di tengah fenomena popular discontent yang berkembang di berbagai negara. Popular discontent itu sendiri menandakan sebuah fenomena ketidakpuasan yang meluas terhadap kondisi politik, ekonomi, atau sosial. Acara ini menarik perhatian beragam audiens, termasuk mahasiswa, dosen, dan pemimpin komunitas lokal, yang semua ingin terlibat dalam dialog bermakna tentang keadaan demokrasi saat ini.
Yogyakarta, 22 September 2025 — Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIPOL) Universitas Gadjah Mada resmi membuka Pekan Kesenian FISIPOL UGM (PKFU) 2025 yang berlangsung pada 22–26 September di Taman Sansiro. Agenda tahunan ini menjadi bagian dari rangkaian Dies Natalis ke-70 FISIPOL UGM sekaligus tahun kedua penyelenggaraan, diinisiasi oleh himpunan organisasi dan unit kegiatan mahasiswa yang tergabung dalam Koalisi Seni FISIPOL.
Mengusung tema “Muara Ingatan pada Rupa dan Cara,” PKFU 2025 menghadirkan seni sebagai ruang kolektif untuk mengingat kembali berbagai pelanggaran hak asasi manusia yang terjadi di bulan September. Tema ini menegaskan bahwa seni—baik melalui rupa maupun aksi—dapat menjadi medium penting untuk menyuarakan kebenaran yang kerap terabaikan.