Yogyakarta, 25 Juni 2025 — Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Gadjah Mada (FISIPOL UGM) menunjukkan komitmennya dalam mendukung penyelenggaraan Ujian Masuk (UM) UGM tahun 2025 dengan memfasilitasi pelaksanaan praktik Kempo dan Karate bagi peserta jalur Penelusuran Bibit Unggul Berprestasi (PBUB). Bertempat di Selasar Barat FISIPOL pada Rabu (25/6), kegiatan ini dilaksanakan oleh Tim Karate UGM sebagai bagian dari seleksi non-akademik untuk calon mahasiswa berprestasi di bidang seni bela diri.
SDGs 3: Good Health and Well-being
Yogyakarta, 20 Juni 2025─Dosen Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIPOL) Universitas Gadjah Mada kembali menorehkan kontribusi akademik dalam skala internasional melalui publikasi terbarunya dalam Proceedings of the National Conference on Population Studies 2025, yang diselenggarakan oleh Thai Population Association. Artikel berjudul “Family Caregivers of Older Adults with Dementia and Economic Burden: A Systematic Review” ini ditulis oleh D. C. Puspitasari, Y. Astuti, dan F. R. Prastowo, dan tersedia dalam prosiding halaman 116–135, yang dapat diakses melalui tautan berikut: https://www.thaipopulation.org/Download/2025-Documents/2025-TPA-Proceeding-FInal.pdfMelalui pendekatan systematic review, artikel ini mengkaji secara menyeluruh berbagai tantangan finansial yang dihadapi oleh pengasuh keluarga yang merawat lansia dengan demensia dalam beragam konteks sosial dan geografis. Studi ini menyoroti beberapa tema kunci seperti beban biaya medis langsung, kehilangan pendapatan karena berhenti bekerja atau berkurangnya jam kerja, serta tekanan ekonomi jangka panjang yang berkontribusi terhadap kesejahteraan fisik dan mental pengasuh. Temuan dalam publikasi ini memberikan landasan penting untuk diskusi kebijakan yang lebih inklusif, terutama dalam menyusun skema perlindungan sosial dan dukungan jangka panjang bagi populasi lansia dan keluarga mereka.
Dalam upaya mendukung tumbuh kembang optimal anak-anak usia dini, Family Wellness FISIPOL UGM bekerja sama dengan Puskesmas Depok 3 menggelar kegiatan SDIDTK (Stimulasi, Deteksi, dan Intervensi Dini Tumbuh Kembang) yang dilaksanakan pada Senin (16/6). Kegiatan ini diikuti oleh anak-anak dari keluarga civitas akademika FISIPOL dan menjadi bagian dari komitmen FW sebagai wadah support system bagi orang tua yang bekerja di lingkungan kampus.
SDIDTK merupakan upaya sistematis untuk memantau tumbuh kembang anak secara menyeluruh, mencakup aspek motorik, bahasa, sosial, dan kognitif. Dalam pelaksanaannya, anak-anak diajak untuk mengikuti berbagai sesi stimulasi seperti bermain, membaca buku, hingga bernyanyi bersama. Pemeriksaan juga mencakup deteksi dini terhadap potensi gangguan perkembangan serta intervensi awal apabila ditemukan indikasi tertentu. Selain itu, layanan seperti pemberian vitamin dan imunisasi turut tersedia melalui kolaborasi dengan pihak Puskesmas, menyesuaikan dengan program kesehatan anak dari pemerintah.
Dalam upaya menciptakan lingkungan kampus yang tertib, aman, dan nyaman, tim Keamanan, Ketertiban, Kebersihan, Keindahan, dan Kenyamanan Lingkungan (K5L) FISIPOL UGM secara konsisten menjalankan tugas pengaturan arus lalu lintas dan pengawasan parkir di kawasan fakultas. Setiap hari, tim K5L siaga di area strategis untuk memastikan tidak terjadi penumpukan kendaraan di titik-titik yang bukan diperuntukkan sebagai area parkir, seperti jalur pejalan kaki, pintu darurat, atau zona akses layanan publik. Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen FISIPOL UGM dalam mewujudkan tata kelola kampus yang lebih ramah bagi seluruh sivitas akademika, serta mendukung aktivitas kampus berjalan dengan efisien dan aman secara fisik maupun fungsional.
Dalam upaya mendukung keseimbangan antara produktivitas akademik dan kesehatan, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Gadjah Mada (FISIPOL UGM) secara konsisten menyelenggarakan kegiatan olahraga rutin tenis lapangan sejak tahun 2023. Kegiatan ini dilaksanakan setiap hari Rabu dan Kamis pukul 16.00 WIB hingga selesai di Lapangan Tenis Lembah UGM, dan terbuka bagi seluruh dosen serta tenaga kependidikan (tendik) FISIPOL. Inisiatif ini tidak hanya bertujuan untuk menjaga kebugaran jasmani, tetapi juga sebagai sarana menjaga kesehatan mental, mempererat hubungan antar civitas akademika, serta menciptakan ruang rekreatif yang sehat dan menyenangkan di tengah kesibukan akademik dan administratif yang padat.
Dalam edisi terbaru dari seri edukatif Senarai Istilah Studi Hubungan Internasional (SITASI) yang digagas oleh Departemen Ilmu Hubungan Internasional FISIPOL UGM, Drs. Muhadi Sugiono, M.A., dosen sekaligus aktivis pelucutan senjata, mengangkat topik yang semakin relevan dalam diskursus global: pelucutan senjata berbasis kemanusiaan (humanitarian disarmament). Melalui paparan reflektif yang sarat makna, Muhadi mengajak publik untuk memahami dimensi baru dalam upaya pelucutan senjata — sebuah pendekatan yang tidak hanya berorientasi pada keamanan negara, tetapi lebih jauh lagi, bertumpu pada perlindungan terhadap manusia dan kemanusiaan itu sendiri.
Yogyakarta, 7 Juni 2024 — Dalam semangat mempererat tali persaudaraan dan meningkatkan solidaritas di lingkungan akademik, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIPOL) Universitas Gadjah Mada (UGM) menyelenggarakan kegiatan penyembelihan hewan kurban bertepatan dengan perayaan Hari Raya Idul Adha 10 Dzulhijjah 1446 Hijriah. Kegiatan ini berlangsung di Taman Depan Gedung BC FISIPOL UGM.
Tahun ini, FISIPOL UGM menyembelih satu ekor sapi dan dua ekor kambing sebagai bentuk implementasi nilai-nilai kepedulian sosial yang menjadi ruh dari hari raya kurban. Daging kurban tersebut kemudian dibagikan kepada tenaga kependidikan, petugas kebersihan, panitia, serta individu-individu yang terlibat dalam proses penyembelihan. Inisiatif ini tidak hanya menjadi simbol pengorbanan dan keikhlasan, tetapi juga menjadi bentuk nyata dari kepedulian institusi terhadap kesejahteraan anggotanya, terutama mereka yang berperan penting dalam menjaga keberlangsungan aktivitas kampus sehari-hari.
Yogyakarta, 3 Juni 2025—Mahasiswa International Undergraduate Program (IUP) Departemen Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Gadjah Mada (FISIPOL UGM) angkatan 2023 melaksanakan kegiatan aktivasi kampanye sosial di area Sansiro FISIPOL UGM pada Selasa (3/6). Kegiatan ini merupakan bagian dari proyek akhir mata kuliah Social Campaign, yang bertujuan mendorong mahasiswa untuk tidak hanya peka terhadap isu-isu sosial, tetapi juga aktif berpartisipasi dalam pencarian solusi melalui strategi komunikasi yang tepat.
Yogyakarta, 26 Mei 2025─Dosen Departemen Sosiologi Fisipol UGM, Deshinta Dwi Asriani, baru saja menerbitkan artikel ilmiah berjudul “Why me? The meaning of intergenerational care transfer practices and aspirations of adult daughters in Indonesia” di jurnal bereputasi Journal of Family Social Work, yang diterbitkan oleh Routledge Taylor & Francis Group.
Penelitian ini menyoroti pengalaman perempuan dewasa di Indonesia dalam memberikan perawatan kepada orang tua lanjut usia, sebuah fenomena yang sering dianggap sebagai tanggung jawab moral dan kultural perempuan. Melalui pendekatan kualitatif, Deshinta menelaah bagaimana praktik perawatan lintas generasi tidak hanya dipengaruhi oleh struktur keluarga, tetapi juga oleh norma gender, tekanan sosial, dan aspirasi pribadi para perempuan.
Yogyakarta, 26 Mei 2025─Merespons isu-isu pembangunan desa, Departemen Pembangunan Sosial dan Kesejahteraan Fisipol UGM membuka kuliah umum Mata Kuliah Gerakan Sosial dan Pembangunan Kuliah bertajuk “Anak Muda dan Gerakan Pembaruan Desa. Kuliah umum ini menghadirkan Akbarian Rifki Syafaat, pemuda penggerak organisasi Desanomia Kampus Tani yang berfokus pada pengarusutamaan desa sebagai aktor pembangunan yang hidup dan memiliki pengetahuannya masing-masing.
Rifki mengungkapkan bahwa kegiatannya di Desanomia Kampus Tani merupakan gerakan sosial eksploratif yang dimotori oleh pemuda. Gerakan ini berasal dari keresahan bersama baik pemuda maupun generasi tua mengenai posisi desa yang cenderung dinilai sebagai ruang dengan dinilai tidak strategis dan dapat menghasilkan kesejahteraan. Pandangan ini memunculkan pemikiran untuk pergi menjauh dari desa. “Kecenderungannya saat ini masyarakat desa itu disuruh untuk pergi dari desa karena kalau masih tetap tinggal di desa kamu tidak akan dapat apa-apa,” ungkapnya.