Yogyakarta, 10 September 2025—Perkembangan Artificial Intelligence (AI) memaksa dunia agar ikut bertransformasi. Sejak masifnya kemajuan AI, disrupsi muncul di berbagai bidang termasuk pendidikan. The Global Humanities Alliance (GHA) menggelar seminar daring tentang penggunaan AI untuk mendukung proses pembelajaran pada Rabu (3/9). Diskusi panel bertajuk “Digital Transformations: AI and Teaching” tersebut turut menghadirkan pakar Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Gadjah Mada.
SDGs 4: Quality Education
Yogyakarta, 9 September 2025—UGM kembali mengukuhkan Prof. Dr. Drs. Dafri Agussalim, M.A. sebagai guru besar dalam bidang Ilmu Kepemimpinan Politik Global dan Diplomasi Hak Asasi Manusia (HAM) di ASEAN dari Departemen Ilmu Hubungan Internasional.
Acara pengukuhan guru besar ini membawa pidato ilmiah dengan judul “Membangun dan Memperkuat Nasionalisme-Kosmopolitan Untuk Pemenuhan, Pemajuan, Penghormatan, dan Perlindungan Hak Asasi Manusia”. Dalam pidato ini, menyoroti pentingnya perlindungan HAM global yang menjadi tanggung jawab bersama terlepas dari batas-batas teritorial negara, kewarganegaraan, identitas sosial-ekonomi, atau atribut-atribut lain pada individu.
Bersama Komdigi, CfDS Fisipol UGM Luncurkan Mata Kuliah Kecerdasan Digital yang Humanis dan Inklusif
Yogyakarta, 9 September 2025—Center for Digital Society (CfDS) Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Gadjah Mada bersama Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) resmi meluncurkan kembali Mata Kuliah Kecerdasan Digital (MKKD) tahun 2025 dengan tajuk “Membangun Ekosistem Digital yang Humanis dan Inklusif.” Kegiatan ini sekaligus menjadi rangkaian perayaan satu dekade CfDS yang mengusung tema “A New Era to Rethink Digital.”
MKKD merupakan program literasi digital yang telah diinisiasi sejak 2020 dan dapat diikuti publik secara gratis. Hingga kini, program ini telah menjangkau lebih dari 40.000 peserta dan menghadirkan pengajar lintas sektor, mulai dari akademisi, pemerintah, hingga industri. Kehadiran MKKD menegaskan komitmen CfDS dan Komdigi untuk membangun ekosistem digital yang terbuka, berkeadilan, serta berpusat pada manusia.
Yogyakarta, 9 September 2025 – Center for Digital Society (CfDS) FISIPOL UGM merayakan satu dekade perjalanannya dengan mengusung tema “A New Era to Rethink Digital”. Perayaan ini sekaligus menandai pembukaan Mata Kuliah Kecerdasan Digital (MKKD) tahun 2025 yang mengangkat topik “Membangun Ekosistem Digital yang Humanis dan Inklusif”.
Sejak berdiri sepuluh tahun lalu, CfDS konsisten memberdayakan masyarakat melalui riset dan advokasi di bidang transformasi digital. Salah satu program andalannya adalah MKKD, kelas literasi digital gratis yang diinisiasi bersama Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) pada 2020. Hingga kini, MKKD telah menjangkau lebih dari 40.000 peserta dengan pengajar lintas sektor, mulai dari akademisi, pemerintah, hingga pelaku industri.
Yogyakarta, 4 September 2025—Creative Hub Fisipol UGM berkolaborasi dengan MUDA30, Global Future X, dan Pijar Foundation sukses menyelenggarakan Townhall Muda Yogyakarta dengan tema “Inovasi Kewirausahaan Pemuda”. Acara ini menjadi ruang kolaborasi bagi ratusan peserta, mulai dari wirausaha muda, komunitas kreatif, akademisi, hingga mitra lintas sektor, untuk bertukar ide, merancang strategi pengembangan ekonomi kreatif, dan merumuskan rekomendasi kebijakan bagi ekosistem kewirausahaan di Yogyakarta dan sekitarnya.
Dua dosen Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIPOL) Universitas Gadjah Mada, Massageng Widagdhaprasana dan Hempri Suyatna, hadir sebagai narasumber dalam forum daring Townhall Muda Yogyakarta yang mengangkat tema “Inovasi Kewirausahaan Pemuda.” Dalam kesempatan tersebut, keduanya menyoroti peluang, tantangan, serta inovasi dalam membangun kewirausahaan sosial yang berkelanjutan.
Direktur Creative Hub (C-Hub) FISIPOL UGM, Massageng Widagdhaprasana, menegaskan bahwa peran FISIPOL melalui C-Hub bukan sekadar inkubator, melainkan katalis untuk membangun ekosistem kewirausahaan anak muda. “Kami ingin mendirikan transdisciplinary learning ecosystem yang melahirkan nilai-nilai baru dalam kewirausahaan sosial. Anak muda perlu didorong agar bisa beradaptasi dengan berbagai kolaborasi lintas sektor,” jelasnya.
Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIPOL) Universitas Gadjah Mada melalui Institute of International Studies (IIS), bekerja sama dengan Essex University, Inggris, menyelenggarakan Networking Conference on Climate Geopolitics and Sustainable Mining Governance pada Rabu (3/9) di Ruang Sidang Dekanat FISIPOL UGM.
Konferensi internasional yang digelar selama dua hari, 3–4 September 2025, ini menghadirkan sekitar 12 akademisi dan praktisi dari berbagai negara, termasuk Inggris, Australia, dan Afrika Selatan. Para peserta terlibat dalam diskusi intensif mengenai tata kelola pertambangan berkelanjutan di tengah dinamika geopolitik iklim global.
Yogyakarta, 3 September 2025─Seiring negara-negara di seluruh dunia menghadapi tantangan dalam mendorong pertumbuhan dan mengatasi perubahan iklim, tata kelola sektor pertambangan akan memiliki implikasi yang mendalam bagi keberlanjutan lingkungan, pertumbuhan ekonomi, dan keadilan sosial. Membawa isu tersebut, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIPOL) Universitas Gadjah Mada (UGM), disponsori oleh The Academy of Medical Sciences, bersama dengan Universitas Essex, serta universitas dan institut terkemuka di Australia, Afrika Selatan, Kenya, dan Eropa secara kolaboratif menyelenggarakan konferensi jejaring bertajuk “Networking Conference: Climate Geopolitics and Sustainable Mining Governance” pada tanggal 3 hingga 4 September 2025.
Telah Terbit: Artikel Megashift FISIPOL UGM
“Komedi Satire dalam Ruang Publik Digital: Bentuk Partisipasi Politik Kekinian”
Karya: Ardi Muhammad Rifqi
Tulisan ini mengurai bagaimana tren komedi satire lahir dari tiga faktor: mudahnya akses media sosial, maraknya stand-up comedy, dan terbatasnya ruang ekspresi akibat regulasi seperti UU ITE. Di ruang publik digital, komedi satire berkembang menjadi medium yang kreatif, ringan, namun tajam dalam menyuarakan kritik sosial dan politik.
Artikel ini menampilkan contoh nyata, seperti konten Bintang Emon yang mengkritik rencana anggaran gorden DPR hingga satire publik atas rencana kenaikan PPN 12%. Keduanya menunjukkan bahwa konten satire mampu memantik diskursus luas di ruang digital, bahkan memengaruhi respons cepat pemerintah—fenomena yang kini dikenal sebagai viral based policy.
Yogyakarta, 28 Agustus 2025─Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Gadjah Mada (FISIPOL UGM) tandatangani Nota Kesepahaman (MoU) dengan Yamanashi Eiwa College, Jepang pada Kamis (28/8). Penandatanganan ini menandai babak baru dalam kemitraan akademik kedua institusi yang telah sejak lama terjalin.
MoU tersebut ditandatangani oleh Prof. Toshiya Tsukamoto, Presiden Yamanashi Eiwa College, bersama Dr. Wawan Mas’udi, Dekan FISIPOL UGM, sebagai perwakilan kedua institusi.
Didirikan pada tahun 1889, Yamanashi Eiwa College adalah institusi seni liberal dengan tradisi pendidikan global yang kuat, menawarkan program studi psikologi, ilmu perpustakaan, TIK, dan studi global. Meskipun jumlah mahasiswanya kecil, sekitar 600 mahasiswa, perguruan tinggi ini memiliki mahasiswa internasional, dengan 13% berasal dari Asia, termasuk Indonesia.