Arsip:

SDGs 4: Quality Education

[RILIS] FISIPOL UGM Mengecam Kekerasan terhadap Peserta Aksi serta Intimidasi dan Teror terhadap Dosen

Yogyakarta, 23 Oktober 2026─Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Gadjah Mada (FISIPOL UGM) mengecam kekerasan, intimidasi, dan pembatasan kebebasan yang dilaporkan dialami mahasiswa peserta aksi pada tanggal 20 Oktober 2026. Berdasarkan keterangan awal yang diterima, sejumlah mahasiswa mengalami pemukulan hingga membutuhkan penanganan medis. Terdapat pula laporan pengejaran dan pembatasan akses keluar yang menyebabkan peserta kesulitan meninggalkan lokasi. Situasi tersebut menimbulkan kekhawatiran atas keselamatan mahasiswa, termasuk kemampuan mereka memperoleh pertolongan dan pendampingan. Identitas seluruh pihak yang terdampak dirahasiakan untuk melindungi privasi dan keamanan mereka. FISIPOL UGM menegaskan bahwa penyampaian pendapat secara damai merupakan pilar fundamental dari kehidupan demokrasi yang harus dihormati, dilindungi dan ditingkatkan. Kehadiran mahasiswa dan dosen dalam menyuarakan persoalan publik merupakan bentuk kepedulian terhadap arah kehidupan berbangsa dan bernegara. Karena itu, penanganan aksi harus mengedepankan perlindungan dan penghargaan terhadap hak asasi manusia, dan menjadi kewajiban pemerintah melalui aparatnya untuk memastikannya. Secara terpisah, FISIPOL UGM juga memandang serius informasi terkait intimidasi dan teror terhadap dosen yang terjadi di luar pelaksanaan aksi tersebut. Ancaman semacam ini menciptakan ketakutan di lingkungan akademik, menghambat pertukaran gagasan, dan mempersempit ruang bagi masyarakat untuk memperoleh pandangan yang beragam. Perbedaan pendapat seharusnya dijawab melalui argumentasi dan diskusi yang terbuka, bukan represi atau intimidasi. Sebagai institusi pendidikan tinggi di bidang ilmu sosial dan politik, FISIPOL UGM memiliki tanggung jawab moral untuk merawat dan melindungi pemikiran kritis serta mendorong penyelesaian persoalan publik secara demokratis. Dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa dan seluruh civitas akademika perlu memiliki ruang yang aman untuk mengembangkan pengetahuan, menyampaikan hasil kajian, serta menjalankan peran sosialnya. Menanggapi laporan-laporan tersebut, FISIPOL UGM menyatakan sikap sebagai berikut: 1. Mendesak aparat keamanan menjamin keselamatan dan hak peserta aksi. Penanganan di lapangan harus mengutamakan keselamatan dan perlindungan hak setiap orang, mencegah tindakan kekerasan serta penggunaan kekuatan yang tidak proporsional, memastikan akses terhadap pertolongan medis, serta membuka akses informasi dan pendampingan hukum bagi siapa pun yang diamankan. 2. Menuntut penghentian intimidasi dan teror terhadap dosen. Civitas akademika harus dapat menjalankan kegiatan akademik dan menyampaikan pandangan tanpa rasa takut. 3. Mendorong pemenuhan kebutuhan pemulihan korban. Penanganan perlu mencakup layanan kesehatan, dukungan psikologis, dan pendampingan hukum. Proses tersebut harus menghormati kehendak dan kerahasiaan informasi pribadi pihak yang terdampak. FISIPOL UGM menyerukan agar pemerintah termasuk aparat keamanan, perguruan tinggi, dan masyarakat mengambil peran dalam menjaga ruang demokrasi. Keterbukaan terhadap kritik serta kesediaan mendengar aspirasi merupakan dasar untuk membangun kepercayaan publik. Kampus harus tetap menjadi tempat bagi lahirnya pengetahuan dan keberanian menyampaikan kebenaran untuk kepentingan masyarakat.

6 Tim Fisipol UGM Lolos Pimnas ke-39

Yogyakarta, 21 Oktober 2026─Sebanyak 6 tim Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIPOL) Universitas Gadjah Mada (UGM) berhasil lolos seleksi Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) pada penyelenggaraan Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS) ke-39 tahun 2026.

Adapun, 6 tim tersebut terdiri atas dua skema PKM, yakni PKM Pengabdian kepada Masyarakat (PKM-PM) sebanyak satu tim, dan PKM Riset Sosial Humaniora (PKM-RSH) sebanyak 5 tim. Keenam tim ini akan berlaga di Universitas Diponegoro, Semarang, Jawa Tengah, pada 2–7 November mendatang. read more

Fisipol Free Breakfast: Dari Sarapan Ujian Menjadi Inisiatif Tujuan Pembangunan Berkelanjutan

Yogyakarta, 15 Oktober 2026─Program Fisipol Free Breakfast yang digagas Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Gadjah Mada (Fisipol UGM) sejak 2017 kini tidak lagi sekadar sarapan gratis bagi mahasiswa yang menghadapi ujian. 

Dalam perjalanannya selama hampir satu dekade, program ini telah bertransformasi menjadi salah satu wujud nyata kontribusi fakultas terhadap Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 2 tentang Tanpa Kelaparan (Zero Hunger). read more

FISIPOL UGM Gelar Ziarah dan Doa Bersama dalam Rangka Dies Natalis ke-70

Yogyakarta, 14 Oktober 2026─Dalam rangkaian Dies Natalis ke-70, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIPOL) Universitas Gadjah Mada menggelar Ziarah, Doa Bersama, dan Tabur Bunga. Kegiatan berlangsung khidmat dan dihadiri Dekan FISIPOL, Ketua Panitia Dies, dosen, tenaga kependidikan, serta keluarga besar fakultas.

Prosesi ziarah dilaksanakan di dua lokasi, yaitu Makam Keluarga Dosen UGM Sawitsari Yogyakarta dan Taman Makam Pahlawan Kusumanegara. Rangkaian acara ini menjadi bentuk penghormatan kepada para pendahulu yang telah memberikan kontribusi besar bagi perjalanan dan perkembangan FISIPOL UGM. read more

FISIPOL UGM Perluas Kemitraan Global Melalui Penjajakan Kerja Sama Akademik dengan Akita University

Yogyakarta, 09 Oktober 2026—Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Gadjah Mada menerima kunjungan delegasi dari Akita University, Jepang pada Jumat (9/10), guna mendiskusikan berbagai potensi kolaborasi akademik dan riset. Langkah strategis ini menjadi wujud nyata institusi dalam membangun kemitraan global yang solid untuk mencapai tujuan pembangunan pendidikan yang berkelanjutan.

Bertempat di ruang sidang dekanat, fakultas menyambut kehadiran delegasi Akita University yang dipimpin oleh Prof. Manami Goto (Graduate School of International Resource Sciences) dan turut didampingi oleh sejumlah mahasiswa, yakni Saeed Bin Tamim, Nonoka Sakurada, Shinnosuke Hayashi, serta Maksym Buts. read more

Perkuat Kompetensi Global, FISIPOL UGM Tanda Tangan MoU dengan MCUT Taiwan

Yogyakarta, 5 Oktober 2026—FISIPOL UGM menerima kunjungan dari Ming Chi University of Technology (MCUT), Taiwan, di Ruang Sidang Dekanat FISIPOL UGM. Kunjungan tersebut sekaligus menjadi momentum penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara FISIPOL UGM dan MCUT untuk membuka peluang kolaborasi internasional.

Melalui diskusi yang dilakukan, MCUT menawarkan pengembangan kolaborasi melalui program University Social Responsibility (USR) yang sedang digagas oleh MCUT Taiwan. Program tersebut mencakup sejumlah bentuk kegiatan, di antaranya staff and student mobility serta joint research. Inisiatif ini diharapkan dapat memperluas ruang interaksi dan pertukaran pengetahuan bagi sivitas akademika kedua institusi, sekaligus membuka kesempatan untuk mengembangkan kegiatan akademik dan penelitian dalam konteks global. read more

Prof. Dr. Phil. Gabriel Lele Resmi Menjadi Dekan Fisipol Periode 2026 – 2031

Yogyakarta, 30 September 2026─Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Fisipol) Universitas Gadjah Mada resmi dipimpin oleh dekan baru, yakni Prof. Dr. Phil. Gabriel Lele, S.IP., M.Si dengan masa kepemimpinan periode 2026 – 2031. Bersama dengan 18 dekan lainnya dari fakultas dan Sekolah Vokasi UGM, Prof. Gabriel Lele telah dilantik oleh Rektor UGM, Prof. dr. Ova Emilia pada Rabu (30/9). Pelantikan tersebut sekaligus sebagai penanda berakhirnya masa jabatan Dekan Fisipol UGM periode 2021 – 2026 yakni Dr. Wawan Mas’udi per tanggal 1 Oktober 2026. read more

Mahasiswa MKP Fisipol UGM Gagas Proyek “Step Up”, Dorong Gaya Hidup Sehat Lewat Behavioral Nudge

Yogyakarta, 30 September 2026─Tujuh mahasiswa program studi Manajemen dan Kebijakan Publik (MKP) Fisipol UGM menginisiasi proyek intervensi bertajuk “Step Up” di Gedung BA Fisipol UGM. Proyek yang merupakan bagian dari Living Labs mata kuliah Global Public Policy. Proyek yang diampu oleh dosen Prof. Dr. Gabriel Lele dan Dr. Erda Rindrasih dan digawangi oleh Haniftuz Zahro, Fatika Karunia Widodo, Aditya Wijaya Hendriansyah, Aisyah Aprilia Putri, Galuh Kingkin Nareswari, Riswan Setiawan, dan Reza Az Zahra Megawangi ini bermula dari fenomena mahasiswa yang lebih memilih menaiki lift dari lantai satu untuk menuju ruang perkuliahan di lantai dua (seperti BA 203 atau BA 205). Untuk menggali akar permasalahan tersebut, tim melakukan survei random sampling terhadap 84 sivitas akademika Fisipol pada rentang April hingga Mei 2026. read more

Pekan Kesenian Fisipol UGM 2026 Hadirkan Ruang Kritis dan Refleksi Sejarah

Yogyakarta, 29 September 2026─Pekan Kesenian Fisipol (PKFU) UGM 2026 resmi digelar selama sepekan penuh, mulai dari 28 September hingga 2 Oktober 2026. Mengambil tempat di Taman Sansiro yang kini diramaikan oleh berbagai instalasi bernilai seni, acara tahunan ini memadukan berbagai kegiatan seni dan akademik yang kental dengan wacana sosial-politik.

Rangkaian PKFU 2026 resmi dibuka pada hari Senin (28/9). Agenda pembukaan bertajuk “Merapal Memori Muram: Menggali Kuburan Dalam-Dalam” diselenggarakan pada rentang pukul 14.00 hingga 15.00 WIB. Setelah itu, kegiatan dilanjutkan dengan agenda diskusi bertema “Menggugat Narasi Tunggal Negara: Mengurai Praktik Genosida oleh Negara dalam Buku The Jakarta Method” yang berlangsung pada pukul 15.30 sampai 17.30 WIB. read more

Forum Selasar Gelar Diskusi “September Hitam”, Refleksikan Perjuangan Keadilan Demokrasi dan HAM

Yogyakarta, 28 September 2026─Forum Selasar akan menggelar diskusi “September Hitam” di Sansiro Fisipol UGM. Kegiatan ini menempatkan perjuangan dalam keadilan demokrasi dan hak asasi manusia sebagai gagasan utama.

Forum Selasar menyebut September Hitam sebagai ruang untuk kembali mengingat berbagai peristiwa kelam yang pernah terjadi. Pengingatan itu diarahkan pada refleksi perjuangan dalam memperjuangkan keadilan, demokrasi, dan hak asasi manusia.

Diskusi ini membuka ruang dialog, mendengarkan berbagai perspektif, dan membangun kesadaran bahwa ingatan bukan sekadar tentang masa lalu. Bagi Forum Selasar, ingatan menjadi dasar untuk menentukan sikap pada masa depan, termasuk dalam merawat perjuangan keadilan demokrasi dan HAM. read more