Yogyakarta, 4 Mei 2026—Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan bersama dengan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Gadjah Mada merespons permasalahan kesehatan jiwa di Gunung Kidul.
Wilayah ini merupakan salah satu daerah dengan angka bunuh diri tertinggi di Indonesia yang diperburuk oleh mitos budaya “pulung gantung”. Kemenko PMK menaruh perhatian serius terhadap krisis kesehatan jiwa di Gunungkidul, menyadari perlunya pendekatan komprehensif untuk mengatasi masalah ini. Katiman, Asisten Deputi Riset, Teknologi, dan Kemitraan Industri di Kemenko PMK, menekankan pentingnya kerja sama lintas sektor dan lintas ilmu dalam masalah ini. “Kami mohon bantuan bapak/ibu di sini untuk memetakan isu-isu di Gunungkidul. Apa faktor tambahan yang perlu kita pertimbangkan? Dari sisi psikologi, kedokteran, pertanian, geografi, dan lainnya. Ini akan menjadi dasar kita ke depan,” ujarnya.
