Arsip:

SDGs 5: Gender Equality

Titikberatkan Fokus pada Politik Keseharian Perempuan, Fisipol UGM dan Unimelb Kembangkan Kerangka Riset Kolaboratif

Yogyakarta, 17 April 2026─FISIPOL UGM bekerja sama dengan University of Melbourne dan Kopernik menyelenggarakan Workshop Gender Durability Research yang berlangsung selama lima hari pada 13–17 April 2026. Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam mempersiapkan agenda riset lapangan tahun 2026, sekaligus sebagai ruang konsolidasi akademik dan penguatan kolaborasi lintas institusi.

Workshop ini dirancang untuk mempertemukan peneliti, dosen/akademisi, dan praktisi dari berbagai latar belakang guna menyusun kerangka riset yang komprehensif, kontekstual, dan responsif terhadap dinamika sosial di tingkat lokal. Fokus utama kajian adalah pada politik keseharian perempuan, yang dilihat sebagai ruang penting untuk memahami relasi kuasa, praktik sosial, serta tantangan yang dihadapi perempuan dalam kehidupan sehari-hari di berbagai wilayah di Indonesia. read more

IIS UGM dan UN Women Luncurkan Laporan FPAR tentang Ketimpangan Gender di Wilayah Rentan

Institute of International Studies (IIS) FISIPOL UGM bekerja sama dengan UN Women Indonesia meluncurkan Feminist Participatory Action Research (FPAR) Report yang mengkaji akar ketimpangan gender serta irisan kerentanan perempuan dalam konteks bencana, konflik sosial, dan kekerasan ekstrem. Penelitian ini dilaksanakan di tiga wilayah, yakni Kupang (Nusa Tenggara Timur), Bima (Nusa Tenggara Barat), dan Sigi (Sulawesi Tengah) dengan pendekatan partisipatif yang menempatkan perempuan sebagai subjek utama penelitian. read more

Menguatkan Perspektif Perempuan dan Budaya: Dosen FISIPOL UGM Publikasikan Karya Akademik di Ranah Teologi dan Sosial

Dosen Departemen Pembangunan Sosial dan Kesejahteraan (PSdK) Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Gadjah Mada (FISIPOL UGM), Milda L. Pinem, baru saja mempublikasikan karya ilmiah terbarunya berjudul Vpogled v Ženske, vera in kultura: krepitev moči skozi inkulturacijsko teologijo” atau Women, Faith, and Culture: Empowering Through Inculturation Theology”.

Publikasi ini mengkaji relasi antara perempuan, agama, dan budaya dengan menekankan pentingnya pendekatan inkulturasi teologis sebagai sarana pemberdayaan perempuan dalam konteks sosial dan kultural yang beragam. Melalui perspektif interdisipliner, kajian ini menyoroti bagaimana nilai-nilai keimanan dan budaya lokal dapat menjadi sumber kekuatan bagi perempuan dalam membangun peran, identitas, serta posisi yang lebih setara di ruang sosial. read more

FISIPOL UGM Dampingi Kelompok Wanita Tani Ngudi Hasil Piyungan Kembangkan Olahan Lidah Buaya

Yogyakarta, 23 Januari 2026─Sebagai upaya mendorong pemberdayaan sosial-ekonomi warga dalam rangka implementasi Tridharma Perguruan Tinggi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIPOL) Universitas Gadjah Mada (UGM) melalui Departemen Manajemen dan Kebijakan Publik (DMKP) kembali menerjunkan tim pengabdian masyarakat di Dusun Karanganom, Kalurahan Sitimulyo, Kapanewon Piyungan, Kabupaten Bantul. Pada kegiatan kali ini, Tim DMKP menggandeng Kelompok Wanita Tani (KWT) Ngudi Hasil dengan inisiatif kolaboratif yang melibatkan dosen serta mahasiswa dari berbagai jenjang, mulai dari Sarjana (S1), Magister (S2), hingga Doktor (S3). Sinergi akademik ini bertujuan untuk memberikan pendampingan yang komprehensif dan berkelanjutan bagi masyarakat mitra. read more

Dosen FISIPOL UGM Publikasikan Riset Internasional tentang Pendidikan Tinggi Indonesia

Dosen Departemen Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Gadjah Mada (FISIPOL UGM), Yulida Pangastuti, Ph.D., kembali menorehkan pencapaian akademik melalui publikasi artikel ilmiah terbarunya di jurnal internasional bereputasi Asian Studies Review. Artikel berjudul “The Micropolitics of Care in Indonesia’s Neoliberal Universities” ini ditulis bersama Zulfa Sakhiyya dan Inaya Rakhmani.

Publikasi tersebut mengkaji praktik care atau kepedulian dalam kehidupan akademik perguruan tinggi di Indonesia, khususnya di tengah meningkatnya penerapan logika neoliberal yang menekankan kinerja, produktivitas, dan capaian kuantitatif. Melalui pendekatan feminis dan metode kualitatif, penelitian ini menunjukkan bahwa relasi empati, perhatian, dan kerja-kerja perawatan yang dijalankan dosen kerap terpinggirkan, meskipun memiliki peran penting dalam proses pendidikan dan pembentukan lingkungan akademik yang sehat. read more

Fisipol UGM Diskusikan Relasi antara Politik, Kekuasaan, dan Posisi Perempuan dalam Sejarah Demokrasi

Yogyakarta, 15 Januari 2026─Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIPOL) Universitas Gadjah Mada menyelenggarakan Diskusi Publik bertajuk “Sexual Politics in Indonesia: Depolitisasi dan Penghancuran Gerakan Perempuan Indonesia” pada hari ini (15/01). Kegiatan ini dilaksanakan secara hybrid, dengan pelaksanaan luring di Auditorium Lantai 4 FISIPOL UGM serta diikuti secara daring melalui Zoom. Diskusi ini menjadi ruang akademik kritis untuk membahas relasi antara politik, kekuasaan, dan posisi perempuan dalam sejarah serta praktik demokrasi di Indonesia. read more

Ketika Domestik Menjadi Politik: Karya Dosen FISIPOL UGM Terbit dalam Gender and Politics Reimagined

Dosen Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIPOL) Universitas Gadjah Mada kembali menerbitkan tulisan terbaru dalam bentuk book chapter pada buku internasional berjudul Gender and Politics Reimagined. Chapter tersebut berjudul “Cooking as Activism: Affective Journeys and the Politics of Being a Housewife in Malaka, West Timor” dan ditulis oleh Longgina Novadona Bayo.

Dalam tulisannya, Longgina mengkaji secara mendalam perkembangan konsep housewife dalam masyarakat Timor, khususnya pada komunitas South Tetun di Malaka, Nusa Tenggara Timur. Penelitian ini menelusuri bagaimana konsep ibu rumah tangga diperkenalkan pada awal abad ke-20 melalui misi perempuan Jerman yang membawa perspektif Kristen dalam merestrukturisasi kehidupan keluarga dan relasi gender. Konsep tersebut kemudian membentuk relasi gender yang hierarkis dan berbeda dari prinsip diarki adat yang sebelumnya hidup dalam masyarakat Timor. read more

Mahasiswa DIKOM Fisipol UGM Kreatif Kampanyekan Isu Sosial dalam Aktivasi Luring Kelas Periklanan Sosial

Yogyakarta, 27 November 2025—Para mahasiswa Departemen Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Gadjah Mada (FISIPOL UGM) melaksanakan kegiatan aktivasi kampanye sosial di area Sansiro FISIPOL UGM pada Kamis (27/11). Kegiatan ini merupakan bagian dari mata kuliah Periklanan Sosial, yang bertujuan mendorong mahasiswa untuk peka terhadap isu sosial dan lingkungan, serta berpartisipasi aktif dalam peningkatan kesadaran publik melalui strategi komunikasi yang tepat.

Dalam berbagai bentuk kampanye interaktif, para mahasiswa menghadirkan berbagai isu menarik yang menjadi fokusnya. Adapun, beberapa isu yang diangkat yaitu perihal fenomena _mansplaining_, fenomena titip absen di kalangan mahasiswa, fenomena tingginya _screen time_ anak muda pada ponsel, hingga isu lingkungan. read more

Diskusi Publik FISIPOL UGM Soroti Kontroversi Gelar Pahlawan Nasional dan Praktik Episte-femisida di Indonesia

Yogyakarta, 25 November 2025 — Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Gadjah Mada (FISIPOL UGM) melalui Social Research Center UGM (SOREC) menyelenggarakan Diskusi Publik bertajuk “The Banality of Evil: Tragedi Gelar Pahlawan Nasional dan Episte-femisida di Indonesia” pada Selasa (25/11) di Auditorium Lantai 4 FISIPOL UGM. Kegiatan ini digelar sebagai respons kritis terhadap kontroversi pemberian gelar pahlawan nasional pada peringatan Hari Pahlawan 10 November 2025, yang memunculkan perdebatan luas di ruang publik. read more

Di Antara Penghargaan dan Penghapusan, SOREC UGM Ajak Baca Ulang Politik Gelar Pahlawan Nasional

Yogyakarta, 25 November 2025 – Penganugerahan gelar pahlawan nasional kembali menjadi sorotan publik. Dalam diskusi bertajuk “The Banality of Evil: Tragedi Gelar Pahlawan Nasional dan Episte-Femisida di Indonesia” yang digelar Social Research Center (SOREC) UGM dengan para akademisi dan aktivis menilai praktik tersebut sebagai bentuk rekayasa ingatan kolektif yang berisiko memutihkan sejarah kekerasan negara.

Diskusi yang diselenggarakan di Auditorium Mandiri Lantai 4 FISIPOL UGM itu menghadirkan tiga pembicara dari lintas disiplin diantaranya Ita Fatia Nadia (Ruang Arsip & Sejarah Perempuan Indonesia), Sana Ulaili (Solidaritas Perempuan Kinasih), dan Joash Tapiheru (Dosen Departemen Politik & Pemerintahan UGM). Mereka membedah bagaimana gelar kepahlawanan dapat menjadi alat politik yang bekerja secara halus melalui pembentukan narasi resmi negara. read more