Dosen Departemen Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Gadjah Mada (FISIPOL UGM), Yulida Pangastuti, Ph.D., kembali menorehkan pencapaian akademik melalui publikasi artikel ilmiah terbarunya di jurnal internasional bereputasi Asian Studies Review. Artikel berjudul “The Micropolitics of Care in Indonesia’s Neoliberal Universities” ini ditulis bersama Zulfa Sakhiyya dan Inaya Rakhmani.
Publikasi tersebut mengkaji praktik care atau kepedulian dalam kehidupan akademik perguruan tinggi di Indonesia, khususnya di tengah meningkatnya penerapan logika neoliberal yang menekankan kinerja, produktivitas, dan capaian kuantitatif. Melalui pendekatan feminis dan metode kualitatif, penelitian ini menunjukkan bahwa relasi empati, perhatian, dan kerja-kerja perawatan yang dijalankan dosen kerap terpinggirkan, meskipun memiliki peran penting dalam proses pendidikan dan pembentukan lingkungan akademik yang sehat.
Kajian ini memberikan kontribusi signifikan terhadap diskursus global tentang pendidikan tinggi yang lebih manusiawi dan berkeadilan. Secara khusus, temuan penelitian ini relevan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs) nomor 4 tentang Pendidikan Berkualitas, yang menekankan pentingnya lingkungan belajar yang inklusif dan mendukung kesejahteraan pendidik maupun peserta didik. Selain itu, artikel ini juga berkaitan dengan SDG 5 tentang Kesetaraan Gender, karena menyoroti bagaimana praktik kepedulian dalam dunia akademik sering kali dibebankan secara tidak proporsional kepada dosen perempuan, serta SDG 8 tentang Pekerjaan Layak, melalui kritik terhadap kondisi kerja dosen dalam sistem pendidikan tinggi yang semakin kompetitif.
Melalui publikasi ini, Yulida Pangastuti, Ph.D. memperkuat kontribusi FISIPOL UGM dalam menghadirkan riset kritis yang tidak hanya memperkaya khazanah keilmuan internasional, tetapi juga relevan bagi perumusan kebijakan pendidikan tinggi yang lebih adil, berkelanjutan, dan berorientasi pada kesejahteraan manusia.
Publikasi lengkap dapat dibaca di sini.