Jaga Integritas, Penyelenggara UM UGM CBT 2026 di FISIPOL Jamin Proses Jujur dan Lancar

Yogyakarta, 8 Juni 2026—Di tengah ketatnya persaingan masuk perguruan tinggi negeri, Ujian Masuk Universitas Gadjah Mada Computer Based Test (UM UGM CBT) 2026 yang diikuti 44.972 peserta tidak hanya mengandalkan kecakapan akademik, tetapi juga mengedepankan proses yang jujur dan berintegritas. Komitmen ini ditegaskan oleh para penyelenggara di tingkat fakultas, termasuk di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIPOL) UGM.

Dr. Pradhikna Yunik Nurhayati, sebagai salah satu Penanggung Jawab Lokasi UM UGM CBT di FISIPOL UGM, menjelaskan bahwa persiapan matang dilakukan untuk memastikan ujian berlangsung adil dan kredibel. Mulai dari pembekalan, pendampingan, hingga koordinasi teknis, semua petugas dibekali pemahaman menyeluruh tentang apa yang boleh dan tidak boleh dilakukan.

“Dari awal, kita sudah di briefing, sudah di coaching, apa saja yang harus dilakukan, do and don’ts-nya seperti apa, termasuk koordinasinya seperti apa. Petugas-petugas yang membersamai UM UGM CBT ini sudah menandatangani pakta integritas untuk memastikan kita benar-benar berintegritas, menjaga kelancaran, dan berkomitmen penuh,” ujar Dr. Pradhikna saat ditemui di lokasi ujian,  Sabtu (6/6/2026).

Selain menekankan integritas penyelenggara, Dr. Pradhikna juga menyoroti makna ujian ini bagi para peserta yang datang dari berbagai penjuru tanah air. Menurutnya, semangat yang terpancar dari calon mahasiswa menjadi energi tersendiri bagi panitia.

“Tentu ini momen yang penting bagi para peserta, di mana mereka meyakini hari ini sebagai bagian dari upaya mencapai mimpi. Banyak sekali dari berbagai macam daerah, tidak hanya dari Jogja, tidak hanya dari Pulau Jawa, bahkan ada yang dari luar Jawa. Mereka mengerjakannya pasti ada semangat, tetapi tentunya kita berharap yang terbaik untuk teman-teman semua. Tentu saja tetap dengan menjaga integritas yang ada, masuk menjalani proses dengan jujur, dengan upaya yang sebaik-baiknya, nanti mudah-mudahan dapat hasil yang terbaik juga,” tambahnya.

Dua pernyataan tersebut menggarisbawahi bahwa keberhasilan penyelenggaraan ujian tidak hanya diukur dari kelancaran teknis, tetapi juga dari komitmen bersama antara panitia dan peserta untuk menjunjung tinggi kejujuran. Hal ini sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya dalam memastikan akses terhadap pendidikan berkualitas dan layanan dasar bagi semua.

Ujian Masuk UM UGM CBT 2026 di FISIPOL UGM menjadi bukti komitmen universitas dalam menyediakan pendidikan dasar dan akses ke pendidikan tinggi sambil memastikan bahwa prosesnya tetap adil dan transparan. Inisiatif ini tidak hanya mendukung aspirasi ribuan siswa tetapi juga berkontribusi pada tujuan yang lebih luas untuk mencapai pendidikan berkualitas bagi semua, sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan.