Kegiatan Syawalan ini menghadirkan Alissa Wahid, S.Psi., M.Psi. sebagai pembicara utama. Melalui tema tersebut, acara ini mengajak seluruh peserta untuk merefleksikan pentingnya merawat persaudaraan kemanusiaan serta solidaritas sosial dalam merespons berbagai krisis multi-dimensi (polikrisis) yang tengah melanda secara global. “Ukhuwah insaniyah dibutuhkan untuk melawan sekaligus mempertahankan kekuasaan. Berarti menjadi orang yang adil, seimbang, moderat.” ujarnya. Momen ini sekaligus menjadi wadah bagi seluruh civitas akademika FISIPOL UGM untuk saling bermaaf-maafan dan mempererat tali silaturahmi di bulan Syawal.
Fisipol Hari Ini
Yogyakarta, 31 Maret 2026 – Departemen Ilmu Hubungan Internasional (DIHI) FISIPOL UGM bekerja sama dengan Japan International Cooperation Agency (JICA) menyelenggarakan public lecture bertajuk “A Japanese Approach to International Cooperation” yang mengulas pendekatan Jepang dalam membangun kerja sama internasional. Kegiatan yang berlangsung di Auditorium Lt. 4 FISIPOL UGM ini menghadirkan Professor dari International University of Japan, Prof. Kato Hiroshi, sebagai pembicara utama.
Acara dibuka secara resmi oleh Dekan FISIPOL UGM, Wawan Mas’udi, Ph.D. Dalam sambutannya, Wawan menekankan bahwa persoalan administrasi kependudukan merupakan fondasi utama tata kelola pemerintahan. “Persoalan admin induk adalah hulu dari seluruh sistem pelayanan dan kewajiban yang harus dipertanggungjawabkan oleh negara. Bukan semata-mata layanan apa yang diberikan, tetapi bagaimana negara sejak awal bisa mengadministrasikan penduduknya secara tepat dan akurat,” tuturnya.
Sesi diskusi inti diisi oleh pemaparan pakar akademisi UGM, yakni Prof. Dr. Mailinda Eka Yuniza, S.H., LL.M. (Fakultas Hukum) dan Dr. Nurhadi Susanto (FISIPOL) sebagai narasumber. Diskusi ini kemudian ditanggapi secara komprehensif oleh jajaran akademisi pendamping dari FISIPOL, Fakultas Hukum, dan Departemen Ilmu Komputer dan Elektronika Universitas Gadjah Mada. Turut hadir memberikan tanggapan perwakilan dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Kelurahan, Kependudukan dan Pencatatan Sipil Provinsi DIY, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Yogyakarta, serta BPJS Kesehatan DIY.
Selain itu, Prof. Suryono, Dekan Fakultas Kedokteran Gigi, berkesempatan untuk memberikan tausiah pada acara buka bersama kali ini. Prof. Suryono membawakan tausiah bertajuk “umat terbaik” dan mengingatkan kita kepada 3 perintah utama untuk menjadi “umat terbaik”. Selain tausiah, Suryono juga turut menghangatkan suasana buka bersama dengan memberikan uang dan menampilkan sulap. “Yang (perintah) pertama tadi mengajak pada kebaikan. Ini contoh mengajak pada kebaikan. Menghibur orang itu kan mengajak pada kebaikan. Apalagi memberikan uang pada orang lain. Semua pasti bahagia kalau dikasih,” ujarnya.
Wawan juga menekankan adanya peningkatan dalam memperluas cabang usaha guna meningkatkan kesejahteraan bersama. “Saya berharap RAT yang nanti kita lakukan jangan hanya puas dengan pengelola yang saat ini. Keberhasilan koperasi kita ke depan adalah ketika bisa memperluas jenis usaha,” ungkapnya.
Perwakilan tim asesor menyampaikan agenda ini menjadi momentum dialogis sekaligus eksplorasi pengalaman bapak ibu pengelola prodi dan fakultas dalam tata kelola dan sistem penjaminan mutu di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Gadjah Mada (UGM).
Setelah pembukaan, agenda dilanjutkan dengan presentasi profil singkat oleh Unit Pengelola Program Studi (UPPS), penetapan Final Evaluation Document (FED), dan sesi Pelaksana Penjaminan Mutu Internal. Dialog dengan mahasiswa, dosen, tenaga kependidikan, alumni, dan user menjadi sesi terakhir sebelum ditutupnya asesmen.
Yogyakarta, 5 Maret 2026─Tim Bala Gadjah Mada Fisipol UGM sukses merampungkan kegiatan ekspedisi, proyek sosial, dan riset selama 14 hari di Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara. Tim terdiri dari 12 mahasiswa yang tergabung dalam Unit Kegiatan Mahasiswa Fakultas (UKMF) Kelompok Pecinta Alam dan Lingkungan Hidup (KPALH) Setrajana Fisipol UGM.
Kegiatan bertajuk Misi Konservasi Lingkungan ini berlangsung mulai dari tanggal 26 Januari hingga 10 Februari 2026 dan difokuskan pada pemetaan tata kelola lingkungan, secara khusus mengenai manajemen pengelolaan sampah, sekaligus memberikan kontribusi konkret bagi masyarakat di wilayah penyangga IKN, meliputi Desa Bumi Harapan, Kelurahan Pemaluan, dan SMPN 27 Penajam Paser Utara (PPU).
Yogyakarta, 4 Maret 2026 — Youth Studies Centre (YouSure) FISIPOL Universitas Gadjah Mada menggandeng Kelompok Riset Youth, Human Capital, & Future of Work (YHCFW) Pusat Riset Kependudukan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) dalam diskusi buku bertajuk Reading Group Reboan #141 “Pengantar Perspektif Kepemudaan: Transisi, Budaya dan Generasi Sosial”. Kegiatan yang digelar secara daring pada Rabu (4/3) ini membedah karya terbaru Dr. Oki Rahadianto Sutopo dan Elok Santi Jesica, S.Pd, M.A. yang terbit pada 2025.
Yogyakarta, 4 Maret 2026 — Departemen Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Gadjah Mada (FISIPOL UGM) menggelar kuliah tamu terbuka bertajuk “The World of Phenomenology from Schutz’s Outlook” pada Rabu (4/3) secara daring. Kegiatan akademik ini menghadirkan pakar fenomenologi asal Argentina, Prof. Carlos Belvedere, sekaligus pengajar di University of Buenos Aires, yang mengulas fenomenologi melalui sudut pandang Alfred Schutz.
Dalam pemaparannya, Prof. Belvedere menegaskan bahwa pendekatan yang ia gunakan bukanlah kajian sejarah pemikiran, melainkan refleksi dari praktik fenomenologi itu sendiri. “Perspektif saya bukanlah perspektif seorang pakar sejarah, melainkan praktisi fenomenologi,” ujarnya. Ia kemudian membedah konsep epoché dan signifikansinya dalam pengembangan ilmu pengetahuan, seraya mengajak peserta merefleksikan hubungan antara ilmu pengetahuan dan filsafat, serta mempertanyakan apakah perspektif fenomenologis dalam penelitian ilmiah sekadar penerapan ide-ide filosofis atau justru menjadi fondasi reflektif dalam proses produksi pengetahuan.
Pembelajaran dilaksanakan dengan metode interaktif. Peserta tidak hanya menyimak materi dari narasumber, tetapi juga melakukan curah pendapat, simulasi, dan presentasi. Peserta melakukan simulasi dan presentasi Teknik Analisis Kinerja, Penyajian Dokumen LKJIP, Penyusunan Tindak Lanjut LHE atas Laporan Kinerja, dan Simulasi LKJIP Utuh.
Pada diklat ini peserta tidak hanya melakukan proses pembelajaran di kelas tetapi peserta juga berkesempatan berkunjung ke salah satu destinasi wisata di wilayah DIY guna mendukung proses pembelajaran serta membangun relasi antarpeserta, Selain itu, peserta juga diajak untuk menjawab berbagai pertanyaan melalui kuis interaktif selama proses pembelajaran.