Mewujudkan Kampus Inklusif: FISIPOL UGM Menyediakan Kursi Tangan Kiri Untuk Mahasiswa Kidal

Yogyakarta, 7 April 2026—Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Gadjah Mada (FISIPOL UGM) memasang kursi khusus untuk mahasiswa yang mencatat menggunakan tangan kiri. Kehadiran fasilitas ini merupakan bagian dari upaya fakultas dalam menciptakan lingkungan belajar yang lebih inklusif dan nyaman bagi seluruh civitas akademika.

Pernahkah kita memperhatikan bagaimana seorang mahasiswa kidal menulis di kursi kuliah? Desain kursi dengan meja yang menempel di sisi kanan tubuh, yang umum ditemui di sebagian besar ruang kelas, seringkali menjadi tantangan tersendiri bagi mereka yang dominan menggunakan tangan kiri. Akibatnya, tak sedikit mahasiswa kidal yang harus duduk dengan posisi menyamping atau bahkan menggunakan kursi di sebelah kirinya sebagai meja darurat.

Menyadari kebutuhan ini, FISIPOL UGM telah menyediakan kursi kuliah khusus yang dirancang untuk kenyamanan mahasiswa kidal. Inisiatif ini sejalan dengan semangat inklusivitas dimana perhatian terhadap kebutuhan khusus mahasiswa terus ditingkatkan.

Kehadiran kursi kidal ini bukan sekadar pelengkap fasilitas. Lebih dari itu, setiap mahasiswa, apa pun kecenderungan alaminya, berhak mendapatkan lingkungan belajar yang nyaman dan mendukung. Mahasiswa kidal tidak perlu lagi memutar badan atau merasa terpinggirkan hanya karena desain kursi yang tidak berpihak pada mereka. Mereka bisa fokus pada perkuliahan dan mengoptimalkan potensi akademiknya tanpa hambatan fisik yang mengganggu.

Sejalan dengan misi terbaru FISIPOL UGM, yaitu “Committed to Science for A Better Society.” FISIPOL percaya bahwa setiap langkah kecil yang diambil untuk menciptakan lingkungan yang lebih inklusif dan berkelanjutan merupakan kontribusi berarti terhadap pencapaian tujuan SDGs yang lebih luas. Kami berkomitmen untuk terus berupaya mendukung visi dan misi kami dalam mewujudkan SDGs.

Dengan demikian, menyediakan akses yang setara bagi seluruh civitas akademika tanpa terkecuali, FISIPOL turut mewujudkan pendidikan yang adil dan berkualitas untuk semua. Fasilitas ramah difabel ini juga menjadi bagian dari upaya kami menghapus hambatan fisik dan sosial, sehingga tidak ada siapa pun yang merasa terpinggirkan. Lebih dari itu, FISIPOL UGM percaya bahwa ruang kampus yang aman dan dapat diakses oleh penyandang disabilitas adalah fondasi dari masyarakat yang lebih manusiawi dan berkeadilan.