Yogyakarta, 5 Januari 2026─Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Gadjah Mada (Fisipol UGM) menyelenggarakan kegiatan Pembekalan dan Pelepasan Fisipol Mengajar: Program Relawan Rehabilitasi Pendidikan di Aceh pada Senin (5/1). Program Fisipol Mengajar ini merupakan inisiatif Fisipol UGM untuk berkontribusi dalam upaya pemulihan dan rehabilitasi pendidikan pascabencana di Aceh. Program ini didukung penuh oleh universitas dan dilakukan melalui kerja sama dengan Yayasan Sukma sebagai mitra strategis. Sebanyak 12 relawan mahasiswa Fisipol UGM akan diberangkatkan dan ditempatkan di dua wilayah berbeda, yakni wilayah Bireuen dan Pidie Jaya. Keduabelas mahasiswa tersebut akan melakukan kegiatan relawan selama 30 hari, terhitung mulai dari tanggal 10 Januari hingga 8 Februari 2026.
SDGs 10: Reduced Inequalities
Dosen Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIPOL) Universitas Gadjah Mada kembali menorehkan pencapaian akademik di tingkat internasional melalui publikasi artikel ilmiah pada jurnal bereputasi Q1, Social Sciences & Humanities Open. Capaian ini menegaskan konsistensi FISIPOL UGM dalam menghasilkan riset berkualitas yang diakui secara global.
Artikel berjudul “Innovative models to enhance user experience in JMO mobile: A case study of migrant workers in East Java, Indonesia” ditulis oleh Tariman Sanberto Saragih, M.Si., Ph.D. dan Dr. Ratminto, dosen Departemen Manajemen dan Kebijakan Publik (DMKP) FISIPOL UGM, bersama tim penulis lainnya. Publikasi ini berfokus pada pengembangan inovasi layanan publik berbasis digital yang inklusif dan berorientasi pada pengguna.
Ketika Domestik Menjadi Politik: Karya Dosen FISIPOL UGM Terbit dalam Gender and Politics Reimagined
Dosen Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIPOL) Universitas Gadjah Mada kembali menerbitkan tulisan terbaru dalam bentuk book chapter pada buku internasional berjudul Gender and Politics Reimagined. Chapter tersebut berjudul “Cooking as Activism: Affective Journeys and the Politics of Being a Housewife in Malaka, West Timor” dan ditulis oleh Longgina Novadona Bayo.
Dalam tulisannya, Longgina mengkaji secara mendalam perkembangan konsep housewife dalam masyarakat Timor, khususnya pada komunitas South Tetun di Malaka, Nusa Tenggara Timur. Penelitian ini menelusuri bagaimana konsep ibu rumah tangga diperkenalkan pada awal abad ke-20 melalui misi perempuan Jerman yang membawa perspektif Kristen dalam merestrukturisasi kehidupan keluarga dan relasi gender. Konsep tersebut kemudian membentuk relasi gender yang hierarkis dan berbeda dari prinsip diarki adat yang sebelumnya hidup dalam masyarakat Timor.
Yogyakarta, 27 November 2025─Departemen Pembangunan Sosial dan Kesejahteraan (PSdK) FISIPOL UGM kembali menunjukkan kontribusi akademik pada tingkat regional dengan menjadi co-penyelenggara ASEAN Inter-Sectoral Workshop on the Impact and Cost of Violence Against Children yang berlangsung pada 27–28 November 2025 di Yogyakarta. Keterlibatan PSdK meliputi penyusunan substansi materi, perancangan rangkaian acara, hingga penyusunan rekomendasi kebijakan ASEAN Regional on Eliminating Violence Against Children yang akan menjadi rujukan bagi negara-negara ASEAN dalam upaya perlindungan anak.
Yogyakarta, 25 November 2025 — Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Gadjah Mada (FISIPOL UGM) melalui Social Research Center UGM (SOREC) menyelenggarakan Diskusi Publik bertajuk “The Banality of Evil: Tragedi Gelar Pahlawan Nasional dan Episte-femisida di Indonesia” pada Selasa (25/11) di Auditorium Lantai 4 FISIPOL UGM. Kegiatan ini digelar sebagai respons kritis terhadap kontroversi pemberian gelar pahlawan nasional pada peringatan Hari Pahlawan 10 November 2025, yang memunculkan perdebatan luas di ruang publik.
Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIPOL) UGM hari ini menyelenggarakan prosesi Pelepasan Wisudawan dan Wisudawati Program Sarjana Periode I Tahun Akademik 2025/2026 di Selasar Barat FISIPOL UGM. Pada periode ini, FISIPOL meluluskan 168 wisudawan dari enam program studi.
Adapun rincian jumlah wisudawan per program studi sebagai berikut:
• Ilmu Hubungan Internasional: 33
• Ilmu Komunikasi: 25
• Manajemen dan Kebijakan Publik: 31
• Pembangunan Sosial dan Kesejahteraan: 23
• Politik dan Pemerintahan: 31
• Sosiologi: 25
Yogyakarta, 25 November 2025 – Penganugerahan gelar pahlawan nasional kembali menjadi sorotan publik. Dalam diskusi bertajuk “The Banality of Evil: Tragedi Gelar Pahlawan Nasional dan Episte-Femisida di Indonesia” yang digelar Social Research Center (SOREC) UGM dengan para akademisi dan aktivis menilai praktik tersebut sebagai bentuk rekayasa ingatan kolektif yang berisiko memutihkan sejarah kekerasan negara.
Diskusi yang diselenggarakan di Auditorium Mandiri Lantai 4 FISIPOL UGM itu menghadirkan tiga pembicara dari lintas disiplin diantaranya Ita Fatia Nadia (Ruang Arsip & Sejarah Perempuan Indonesia), Sana Ulaili (Solidaritas Perempuan Kinasih), dan Joash Tapiheru (Dosen Departemen Politik & Pemerintahan UGM). Mereka membedah bagaimana gelar kepahlawanan dapat menjadi alat politik yang bekerja secara halus melalui pembentukan narasi resmi negara.
Dosen Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Gadjah Mada (FISIPOL UGM), Dr. Erda Rindrasih, kembali memperkuat kontribusi akademik Indonesia melalui publikasi terbarunya berjudul “Regional Development Status of Sulawesi Island for New Policy Direction.” Artikel tersebut dimuat di International Review for Spatial Planning and Sustainable Development, jurnal internasional bereputasi Q2.
Penelitian ini mengulas tantangan unik perencanaan pembangunan di wilayah kepulauan, khususnya Pulau Sulawesi, yang membutuhkan pendekatan kebijakan berbeda dibandingkan wilayah daratan. Minimnya literatur mengenai pembangunan berbasis kepulauan membuat studi ini memiliki signifikansi tinggi dalam memberikan perspektif baru bagi perumus kebijakan daerah maupun nasional.
Dosen Departemen Manajemen dan Kebijakan Publik FISIPOL UGM, Dr. Ambar Widaningrum, kembali menunjukkan kontribusi akademiknya melalui publikasi penelitian terbaru berjudul “Advancements and Challenges of Government-Initiated Tourism Development for Sustainable Livelihood: The Case of the Mandalika Destination, Indonesia.” Artikel ini terbit di Journal of Population and Social Studies (JPSS), jurnal internasional bereputasi Q2.
Penelitian ini menyoroti Mandalika yang merupakan salah satu kawasan super-priority tourism destination dalam Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Lombok yang selama ini dipromosikan sebagai motor pertumbuhan ekonomi daerah. Namun, kebijakan pengembangan pariwisata tersebut justru memunculkan kekhawatiran bagi masyarakat lokal.
Dosen dan Peneliti FISIPOL UGM kembali berkontribusi terhadap tulisan akademik melalui publikasi ilmiah terbarunya di jurnal internasional bereputasi Asian Education and Development Studies. Artikel berjudul “Vocational education and skills development for new economies in Indonesia: uneasy parallel challenges” ini merupakan hasil kolaborasi antara dosen dan peneliti lintas departemen di FISIPOL UGM, Pusat Studi Pedesaan dan Kawasa (PSPK) UGM, serta Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).
Penelitian ini ditulis oleh M. Falikul Isbah, Alfath Bagus Panuntun El Nur Indonesia, Maygsi Aldian Suwandi, Desi Rahmawati, Rizqyansyah Fitramadhana, Renny Savitri, Kasmad Ariansyah, Benedicta Retna Cahyarini, Madya Putra Y. Ahad, dan Azwar Aswin Virgiawan Listanto. Kolaborasi multidisiplin ini menunjukkan komitmen FISIPOL UGM dalam mendorong riset strategis yang relevan dengan dinamika pembangunan nasional.