Yogyakarta, 27 Februari 2025 — Unit P3M Fisipol UGM gelar Kuliah Umum Bersama (Joint Lecture) dengan mengundang pembicara dari Fisipol UGM dan Fisip UNHAS. Kuliah Umum Bersama ini bertajuk “Evaluasi Pilkada Serentak 2024 dari Perspektif Politik dan Sosiologis”. Dalam kuliah umum ini, turut mengundang Dr. rer. Pol. Mada Sukmajati, MPP sebagai dosen Departemen Politik dan Pemerintahan (DPP) dan Dr.Arie Sudjito, S.Sos., M.Si. sebagai dosen Departemen Sosiologi. Sedangkan pembicara dari Fisip UNHAS turut mengundang, Dr.Sawedi Muhammad, M.Si dan Prof. Dr. Phil. Sukri, M.Si.
SDGs 4: Quality Education
Koleksi eBook Baru – “Indonesian Civil Society and Human Rights Advocacy in ASEAN: Power and Normative Struggles: Power and Normative Struggles”
Sinopsis Buku:
Buku ini menyoroti bagaimana organisasi masyarakat sipil (OMS) di Indonesia memainkan peran penting dalam memperjuangkan hak asasi manusia di tingkat ASEAN. Dengan menggunakan pendekatan teoritis dan studi kasus, penulis menguraikan tantangan yang dihadapi OMS dalam mempengaruhi kebijakan regional, termasuk resistensi dari negara-negara anggota, hambatan hukum, serta dinamika politik yang kompleks. Buku ini juga mengeksplorasi strategi yang digunakan OMS untuk membentuk norma-norma HAM di ASEAN, termasuk melalui advokasi, diplomasi, dan kolaborasi lintas negara. Dengan demikian, buku ini memberikan wawasan yang berharga bagi akademisi, mahasiswa, dan praktisi yang tertarik pada isu-isu HAM dan politik internasional.
Yogyakarta, 25 Februari 2025 – Pilkada Serentak 2024 kini memasuki babak baru pasca pelantikan 961 kepala daerah pada 20 Februari 2025 dan Retret Kepala Daerah yang diselenggarakan oleh pemerintah pusat pada 21-28 Februari 2025. Dari perspektif akademik, Pilkada Serentak masih menyisakan kritik mengenai praktik demokrasi yang mengikuti trend pola praktik demokrasi nasional. Berbagai isu seperti dominasi oligarki, netralitas aparatur, polarisasi politik, minimnya kompetisi sehat, serta kendala regulasi dan logistik masih menjadi tantangan dalam penyelenggaraan Pilkada. Selain itu, Pilkada Serentak juga memperlihatkan praktik politik identitas, polarisasi sosial, rendahnya partisipasi, serta maraknya politik uang dan klientelisme.
Yogyakarta, 25 Februari 2025─Dalam upaya mendorong transisi energi yang berkeadilan, DPP Fisipol UGM gelar seminar yang bertajuk “The Politics of Energy Transition: Coal Phase-Out and the Future of Renewable Energy Financing”. Seminar tersebut melihat tantangan dan strategi energi baru terbarukan secara holistik dari aspek ekonomi hingga perencanaan pembangunan infrastrukturnya. Diskusi ini diperkaya dari berbagai perspektif yakni Nanang Indra Kurniawan (Dosen DPP UGM), Rezki Syahrir (Co-Founder Lembaga Non-Pemerintah Indonesian Initiative for Sustainable Mining/IISM), dan dimoderatori oleh Primi Suharmadhi Putri (Kandidat PhD Oulu University).
Yogyakarta, 23 Februari 2025 — Global Engagement Office FISIPOL UGM, berkolaborasi bersama Singapore Management University (SMU) menyelenggarakan program Summer Course yang didukung oleh Temasek Foundation Leadership Enrichment and Regional Networking (TF LEaRN). Sebagaimana program ini merupakan keberlanjutan dari program sebelumnya, yaitu Winter Course 2024 yang telah diselenggarakan di akhir tahun 2024. Program ini berlangsung selama 1 bulan yang terbagi menjadi dua segmen, yakni di Yogyakarta dan Singapura dengan masing-masing berdurasi 2 minggu – 8-20 Juni 2025 (Indonesia) dan 23 Juni – 4 Juli 2025 (Singapura).
Yogyakarta, 21 Februari 2025─Proses menempuh pendidikan tinggi memang tidak mudah. Berbagai problematika atau tantangan dari segi finansial hingga kesehatan mental kerap dihadapi oleh mahasiswa, termasuk mahasiswa doktoral atau PhD. Merespons isu tersebut, The Conversation Indonesia menggelar webinar bertajuk “Jalan Terjal Doktoral: Dari Kesulitan Finansial Hingga Tekanan Mental” bersama para akademisi dan kandidat doktor. Acara tersebut mengundang Pratiwi Utami, PhD (Dosen Departemen Ilmu Komunikasi UGM) dan Herman Yosef Paryono (Kandidat Doktor Organizational Behaviour University of Groningen) selaku pembicara webinar.
Yogyakarta, 21 Februari 2025 – Departemen Pembangunan Sosial dan Kesejahteraan Fisipol UGM kembali menggelar seminar Social Development Talks (SODET). SODET kali ini mengambil tajuk “Reframing Land, Infrastructure, and Community in Sustainability Governance” yang membahas mengenai pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) dan kaitannya dengan pembangunan serta urbanisasi.
Acara ini menghadirkan Prof. dr. Kei Otsuki, Professor in International Development Studies at Department of Human Geography and Spatial Planning, Utrecht University. Ia mengawali seminar dengan membahas wacana IKN yang bertujuan untuk menjadi forest city yang menjadi simbol keberlanjutan serta smart and inclusive city.
Yogyakarta, 21 Februari 2025─Sebagai salah satu konsep penting dalam hubungan internasional, literasi publik mengenai diplomasi perlu untuk diperkaya. Mengupayakan hal itu, Departemen Ilmu Hubungan Internasional Iisipol UGM dan KlubWiki Universitas Brawijaya menyelenggarakan lokakarya dan pelatihan bertajuk “WikiDiplomasi: Diplomasi Digital dan Digital Governance” di Ruang BG 202 pada Kamis (21/2). Dalam program ini, kedua belah pihak membangun kolaborasi untuk memperkaya artikel-artikel Wikipedia, secara khusus yang berkaitan dengan studi hubungan internasional.
Yogyakarta, 20 Februari 2025—Persoalaan revisi undang-undang pemilihan umum menjadi salah satu urgensi untuk mengevaluasi demokrasi nasional. Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Fisipol), Universitas Gadjah Mada menghadirkan pakar politik, elemen masyarakat dan pemerintah dalam seminar bertajuk “Urgensi Revisi Undang-Undang Pemilu dalam Upaya Perbaikan Sistem Pemilu” pada Kamis (20/2). Diskusi menghadirkan wadah berbagi opini dan pandangan terhadap pembenahan sistem pemilu Indonesia.
Sistem pemilihan umum Indonesia terus mengalami perkembangan dari waktu ke waktu. Pemilu pertama kali diselenggarakan pada masa kepemimpinan Soekarno-Hatta untuk memilih anggota DPR dan Konstituante pada tahun 1995. Baru pada tahun 2004, pemilu langsung dalam memilih presiden pun diselenggarakan. Perubahan terus dilakukan secara fundamental maupun teknis untuk menciptakan sistem pemilu dan demokrasi yang ideal.