Yogyakarta, 6 Februari 2019 – Dosen Departemen Politik dan Pemerintahan (DPP) Fisipol UGM, Profesor Cornelis Lay, dikukuhkan menjadi guru besar Universitas Gadjah Mada Yogyakarta (6/2/2019).Prosesi pengukuhan guru besar ini dilakukan di Balai Senat, Gedung Rektorat UGM, dengan dipimpin oleh Dewan Guru Besar (DGB) UGM. Pengukuhan ini telah menambah daftar nama-nama guru besar di Fisipol UGM sendiri. Sebelum pengukuhan Prof. Cornelis Lay, DPP memiliki dua guru besar yaitu Prof. Purwo Santoso dan Prof. Pratikno. Kini, Fisipol UGM sudah memiliki 16 guru besar yang berkarya di enam departemen.
Yogyakarta, 25 Januari 2019—Pergerakan perekonomian ASEAN menjadi sorotan dalam diskusi yang diselenggarakan oleh ASC bertema Integrasi Ekonomi ASEAN: Sebuah Kasus Dari Jaringan Produksi Toyota di Asia Tenggara.
Diskusi ini diadakan dalam rangka menyambut kunjungan dari Korea University at Sejong dengan pembicara Dr. Riza Noer Arfani, Dosen Departemen Ilmu Hubungan Internasional dan dipandu oleh Ezka Amilia, Peneliti ASC pada hari Jumat (25/01).
Sumber dari diskusi ini merupakan hasil penelitian yang dilakukan oleh Dr. Riza. Ia membuka diskusi dengan memaparkan sejarah terbentuknya ASEAN dan kepentingan apa yang ada dibaliknya, bagaimana peran ASEAN terhadap Indonesia dan sebaliknya.
Yogyakarta, 30 Januari 2019—Menyambut tahun politik 2019, Fakultas Ilmu Sosial dan Politik (Fisipol) UGM bekerjasama dengan Jaringan Demokrasi Indonesia (JaDI) menyelenggarakan Talkshow Bedah Program Capres dan Cawapres 2019 Selasa (30/1). Bertempat di Auditorium Perpustakaan Mandiri Lantai 4 Fisipol UGM, Talkshow tersebut mengundang tim pemenangan dari masing-masing paslon, Tim Kampanye Nasional (TKN) dan Badan Pemenangan Nasional (BPN) dengan perwakilan dua orang dari setiap kubu.“Praktek demokrasi di Indonesia jelang pemilu menjadi salah satu concern, dengan melihat banyaknya hiruk pikuk yang tidak substantif di media sosial. Fisipol ingin memberikan alternatif ruang diskusi yang terbuka dan substantif, untuk membahas program serta isu untuk masa depan Indonesia yang lebih elaboratif. Konsep diskusi yang substantif, untuk disediakan ke ranah akademik.,” ungkap Dr. Erwan Agus Purwanto, M. Si, Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Politik UGM dalam sambutan yang diberikan.
Mengangkat topik “What are some problems that a startup can solve?” Fisipol Creative Hub mengundang tiga pembicara utama,yaitu Dr. Wawan Mas’udi, Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kemahasiswaan, Wesley Harjono, Managing Director GK PnP, dan Riki Sanjaya sebagai Direktur Operasional Young on Top. Acara yang berlangsung di Audutorium Mandiri Lantai 4 Fisipol UGM, berhasil menarik antusiasme yang besar, dimana banyak diikuti oleh berbagai kalangan dari mahasiswa sampai dengan murid sekolah menengah atas dari Yogyakarta.
Berlangsung secara hikmat, acara dimulai dengan penyalaan lilin yang dipimpin oleh Dekan Fisipol UGM, Dr.Erwan Agus Purwanto,M.Si, yang disambung oleh sambutan ketua panitia. “Dengan damai natal persatuan dan kesatuan harus terus kita jaga bersama,” ungkap Silverius Djuni Prihatin sebagai ketua panitia pelaksanaan acara perayaan natal dan tahun baru di tahun ini.
Dalam sambutan yang disampaikan Dekan Fisipol, Dr.Erwan Agus Purwanto, ia menuturkan ungkapan syukur atas segala proses dan pencapaian Fisipol UGM di tahun 2018 dan mengutarakan harapan untuk Fisipol di tahun 2019.
First Intake Periods:
- Application Period: 28 January – 20 February 2019
- Admission Test: Saturday 23 February 2019
- Result Notification: Friday 1 March 2019
For further information about this program and admission procedures visit:
Kamis (27/12), Digilib Café menyelenggarakan acara perayaan ulang tahunnya yang pertama bersama warga Fisipol UGM dan para customer.
Acara dimulai secara resmi sekitar pukul 11.30 WIB, namun para undangan telah memadati Digilib Café sejak pukul 11.00 WIB. Acara kemudian dibuka oleh Erwan Agus Purwanto selaku Dekan Fakultas Isipol yang kemudian dilanjutkan dengan sambutan oleh Heliza selaku Kepala Cabang Bank Mandiri Fisipol UGM.
Dalam sambutan pembukaannya, Dekan Fisipol utamanya mengucapkan terimakasih kepada pihak Visitama dan Bank Mandiri yang berkontribusi besar dalam membangun Digilib Café. “Saya harap, Digilib Café dapat menjadi contoh bagi fakultas lain yang rencananya juga akan membangun fasilitas yang sama untuk mahasiswanya dan menjadi adik-adik baru dari Digilib Café,” ujarnya.
Yogyakarta, 6 Desember 2018 – ASEAN Studies Center (ASC) Fisipol UGM mengadakan diseminasi hasil riset bertajuk “From Indonesia To ASEAN: Lesson Learned From The Field” pada Kamis (6/12) di Ruang Seminar Timur Fisipol UGM.
Selain mempresentasikan hasil riset, Diseminasi ASC di penghujung tahun 2018 ini juga menghadirkan presentasi chapter buku yang berjudul Localizing SDGs: Assessing Indonesia’ s Compliance toward Global Goals.
Presentasi dibawakan oleh Karina Larasati Bhumiriyanto, peneliti ASC serta co-author dari buku Localizing SDGs: Assessing Indonesia’ s Compliance toward Global Goals yang ditulis oleh Dosen Hubungan Internasional, Dafri Agussalim,dkk yang dimoderatori oleh Harits Dwi Wiratma, Dosen Hubungan Internasional Univeristas Respati Yogyakarta.
Video yang diputar menceritakan mengenai Dusun Mlangi dan Masjid Pathok Negoro yang terletak di dalam Dusun Mlangi. Masjid Pathok Negoro sendiri merupakan masjid pathok negoro pertama di DIY yang dibangun oleh Kyai Nuriman, saudara dari Sri Sultan Hamengkubuwono I.
Masjid tersebut diperuntukkan untuk melakukan pendidikan dan pengajaran Islam ke masyarakat DIY. Masjid Pathok Negoro kemudian berkembang menjadi pusat kaderisasi dan pengadilan agama dari Keraton Yogyakarta. Suasana dalam masjid pun sangat identik dengan suasana Keraton.
Dalam diskusi ringan ini dibahas mengenai pengalaman dan kiprah dari masing-masing pembicara dalam mengikuti perlombaan dan turut serta mengatasi permasalahan sosial melalui mendirikan startup. Muhammad Rilo Nugroho sebagai co-founder dari Lomba Mahasiswa mengungkapkan mengenai kisahnya bermula dari kesulitan mencari sumber informasi perlombaan yang terpercaya dan aktual, hingga mengenai minimnya publikasi atas mahasiswa yang berprestasi dalam bidang perlombaan. Ia dan teman-temannya berusaha mengatasi masalah tersebut dengan mendirikan startup Lomba Mahasiswa, dimulai dengan membuat akun informasi lomba di Instagram dan kemudian juga via Official Account di LINE. Rilo menjelaskan bahwa mengikuti perlombaan atau membangun startup dan kemudian berprestasi itu tidak semudah yang dibayangkan, namun melalui proses dan kesabaran yang tinggi untuk akhirnya dapat memperoleh nilai yang positif baik bagi diri sendiri dan juga lingkungan sekitar. Tidak pernah menyerah adalah kata yang harus selalu dicamkan dalam berjuang dan tetap teguh mengobarkan semangat untuk terus berprestasi.