Dengan mengusung tema ‘ASEAN Matters: Epicentrum of Growth’ pada periode keketuaannya di ASEAN tahun 2023, Indonesia berupaya meneguhkan kembali peran dan relevansi ASEAN di tengah dinamika geopolitik dunia. Indonesia juga berambisi mendorong ASEAN sebagai sebuah kawasan yang dapat menjadi pusat pertumbuhan ekonomi untuk mewujudkan kemakmuran dan meningkatkan ketahanan ekonomi kawasan, dari segala potensi dinamika geopolitik dampak persaingan major powers di Asia Tenggara dan Indo-Pasik secara umum.
We would like to invite you to attend the Australia-Indonesia in Conversation (AIC) 2023 Conference, themed, “Valuing Democracy and Diversity: Equity, Leadership and Social Justice.”
The conference is organized by The Faculty of Social and Political Sciences at Universitas Gadjah Mada (UGM) in collaboration with The Faculty of Arts at The University of Melbourne (UoM) and will be held on 5-6 July 2023, in hybrid mode; in person at the University of Gadjah Mada (UGM) campus in Yogyakarta, Indonesia, and online.
The Faculty of Social and Political Sciences, Universitas Gadjah Mada, announces that the following applicants have passed GMST and AcEPT for the next Essay and Interview Test.
INVITATION TO ESSAY AND INTERVIEW TESTS PUBLIC POLICY & MANAGEMENT
INVITATION TO ESSAY AND INTERVIEW TESTS COMMUNICATION SCIENCE
INVITATION TO ESSAY AND INTERVIEW TESTS INTERNATIONAL RELATIONS
Yogyakarta, 16 Juni 2023– Memasuki tahun politik di Indonesia untuk menyambut pemilu 2024, Departemen Politik dan Pemerintahan (DPP) UGM bersama Global Campus Asia-Pacific dan POGLOV UGM gelar webinar bertajuk “The Future of Democracy, Progressive Politics in Southeast Asia: Move Forward Party in Thailand and a comparison with Indonesia” pada Jumat (16/6) secara daring melalui Zoom Meeting. Narasumber yang mengisi kegiatan tersebut yaitu Napon Jatusripitak (Pengamat Politik dan Peneliti di ISEAS Thailand) dan Dian Septi Trisnanti (Calon Legislatif DPR RI dari Partai Buruh Indonesia) dimoderatori oleh Amalinda Savirani (Dosen DPP UGM). Kegiatan ini mendiskusikan tentang Move Forward Party yang berhasil memenangkan pemilu di tahun 2023 dan perbandingan dengan Partai Buruh Indonesia yang keduanya disebut sebagai partai progresif.
Yogyakarta, 13 Juni 2023—Gugus Tugas Papua UGM, Fisipol UGM, dan Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia menyelenggarakan kegiatan penandatanganan perjanjian kerja sama antara Pusat Strategi Kebijakan Isu Khusus dan Analisis Data Kemlu RI dengan Fisipol UGM dan acara focus group discussion (FGD) dengan tema “60 Tahun Integrasi: Menelaah Kembali Pendekatan Pembangunan untuk Perdamaian Papua” pada Kamis (13/6). Acara yang diselenggarakan secara bauran di Ruang Rapat Dekanat Gedung BB Lt. 2 Fisipol UGM ini bertujuan untuk membahas isu terkini mengenai pendekatan pembangunan di Papua yang sejak lama dilakukan pemerintah dalam upaya menangani konflik di Papua.
Yogyakarta, 11 Juni 2023—Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik UGM turut berkontribusi mendukung akademik mahasiswa melalui pemenuhan gizi. Hal ini dilakukan dengan program Fisipol Free Breakfast atau sarapan gratis bagi mahasiswa selama masa ujian. Setiap harinya, tersedia 120 paket sarapan sehat yang disediakan mulai pukul 06.30 WIB pagi. Menu sarapan juga disajikan dalam dua menu makanan berat dan segelas susu kemasan.
“Seneng banget ada Fisipol Free Breakfast karena kebanyakan sebelum ujian, belum tentu sempat sarapan. Jadi kalau ada ujian jam pagi, udah tenang karena bisa ambil sarapan gratis,” ucap Tata, mahasiswa Pembangunan Sosial dan Kesejahteraan yang mengaku terbantu saat ada ujian pagi. Fisipol Free Breakfast mulai disediakan pada Senin (11/6) di Selasar Timur Fisipol UGM. Sebelum mengambil paket sarapan, mahasiswa diharuskan mengisi absen yang disediakan di tempat. Absen ini bertujuan untuk melihat pemerataan pembagian sarapan gratis tersebut.
Jakarta, 5 Juni 2023—Dua orang mahasiswa Fisipol UGM berkesempatan terlibat dalam Podcast Kepemiluan Edisi Spesial Pemilih Muda yang diselenggarakan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI. Dua orang ini adalah Jason Axellino dari Departemen Manajemen dan Kebijakan Publik dan Ghea Anissah Trianda dari Departemen Politik dan Pemerintahan.
Podcast yang direkam secara langsung di kantor pusat KPU RI di Menteng, Jakarta Pusat ini merupakan bentuk kerjasama antara Election Corner Fisipol UGM dan KPU RI. Yang mana, pembuatan podcast diinisiasi oleh KPU RI dengan tujuan untuk dapat mengangkat perspektif mahasiswa dalam melihat Pemilu 2024.
Yogyakarta, 5 Juni 2023—Pemilihan umum masih akan dilaksanakan dalam tahun depan, tetapi perbincangan mengenai tahun politik 2024 sudah hangat di telinga masyarakat. Merespoons hal tersebut, Social Research Center Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (SOREC Fisipol) UGM menyelenggarakan seminar nasional bertajuk “Pemilu 2024: Tantangan Repolitisasi dan Menakar Kepemimpinan” pada Senin (5/6) bersama dengan Rumah Politik Kesejahteraan (RPK). Sejumlah narasumber dihadirkan untuk menyampaikan gagasan-gagasannya, yaitu Arie Sujito, Sosiolog UGM; Kuskridho Ambardi, Penelitian Senior SOREC; serta Eep Saefulloh Fatah, CEO PolMark Indonesia dan dimoderatori oleh Risa Karmida, Dosen STIKOM Yogyakarta.
Yogyakarta, 5 Juni 2023 – Memiliki rumah hunian bagi sebagian orang di saat ini merupakan hal yang sukar. Kondisi ekonomi menunjukkan bahwa pertumbuhan sektor properti terus meningkat sedangkan generasi muda, khususnya generasi milenial, terjebak dalam pendapatan yang fluktuatif dan ketidakpastian ekonomi. Hasil riset milik Unitrend melalui Departemen Manajemen Kebijakan Publik (DMKP) FISIPOL UGM hadir untuk menyikapi bagaimana industri properti di mata para milenial hari ini, yang dirilis melalui kegiatan Pers Rilis Survei Nasional “Membangun Masa Depan Properti yang Inklusif dan Berkelanjutan” melalui Zoom Meeting pada Selasa (05/06). Rilis menghadirkan narasumber: Ignatius Ardhana Reswara, S.IP (Manager UniTrend), Asta Ivo BS. Meliala (Project Director Perum Perumnas), Dr. Erda Rindrasih (Dosen Departemen Manajemen dan Kebijakan Publik), dan Ratna Indriyani (Direktorat Jenderal Pembiayaan Infrastruktur dan Perumahan PUPR).
Dalam merespons krisis global dan perkembangan politik keamanan di wilayahnya, pemerintah Indonesia perlu melihat dua rekomendasi kebijakan berikut ini. Pertama, ASEAN perlu lebih berani dalam merumuskan kebijakan-kebijakan strategis yang memiliki keberpihakan yang jelas. Keberpihakan yang jelas dapat merujuk pada prioritas strategis bersama, hukum internasional, mekanisme, atau permasalahan fundamental bagi ASEAN. Sebagai konsekuensi dari hal ini, ASEAN harus menghadapi dan menanggapi isu-isu yang sensitif seperti berkembangnya mini-lateralisme AUKUS (pakta keamanan trilateral antara Australia, Britania Raya, dan Amerika Serikat) dan QUAD (Quadrilateral Security Dialog, forum keamanan strategis antara Australia, India, Jepang, dan Amerika Serikat).