Pos oleh :

fisipol

Mahasiswa Manajemen dan Kebijakan Publik UGM Raih Kejuaraan di Bidang Pertanian

Yogyakarta, 27 Maret 2022─Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Fisipol) UGM menorehkan prestasi dalam kompetisi “Pupuk Indonesia Fertinnovation Challenge 2021” yang diselenggarakan oleh PT Pupuk Indonesia berkolaborasi dengan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) pada 20 Agustus hingga 20 Desember 2021. Saffanatul Afifah, mahasiswa Departemen Manajemen dan Kebijakan Publik angkatan 2018, meraih juara tiga dalam kategori lomba Innovation in Agricultural Value Chain.

“Sebagai anak soshum (sosial dan humaniora) yang nggak ngerti apa-apa tentang pertanian dan hanya berbekal kegelisahan terhadap isu yang ada di sekitar kita, bisa sampai menang itu pencapaian yang menurut saya hebat banget dengan keterbatasan yang ada, dan saya bersyukur diberikan kesempatan untuk terus belajar dengan segala insights (wawasan) yang saya dapat,” ucap Saffana. read more

“Magang Kerja Sama Apindo” Libatkan Seluruh Fakultas di UGM

Yogyakarta, 25 Maret 2022─Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Fisipol) Universitas Gadjah Mada (UGM) menggelar pertemuan antara Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) dengan seluruh pimpinan fakultas dan sekolah vokasi di UGM guna membahas persiapan pelaksanaan “Magang Kerja Sama dengan Apindo”. Belasan orang yang terdiri dari dekan, wakil dekan, dan perwakilan dari Apindo mengikuti pertemuan yang dilaksanakan di Auditorium Fisipol ini.

Direktur Eksekutif Apindo, Danang Girindrawardana, menjelaskan bahwa serapan lulusan perguruan tinggi di dunia kerja masih sangat rendah, hanya berkisar 11 persen. Oleh karena itu, perlu perubahan drastis bagi pola serapan tenaga kerja lulusan S1 agar tidak terjadi lonjakan pengangguran terdidik. Danang menyebutkan, salah satu perhatian dunia usaha ialah mendukung program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) Kemendikbud RI. Dalam hal ini, Apindo menginginkan proses pemagangan yang lebih formal dan sistematis. read more

Pembukaan Kelas Kecerdasan Digital 2022

=&0=&Center for Digital Society (CfDS) berkolaborasi dengan Kementerian Komunikasi dan Informasi Republik Indonesia, dan Gerakan Nasional Literasi Digital SIBERKREASI meluncurkan mata kuliah kelas kecerdasan digital 2022. Secara resmi acara ini dibuka pada (18/03) dengan beberapa pembicara yaitu Dedy Permadi perwakilan dari Kemenkominfo, Tasya Kamila, dan Fiki Naki sebagai perwakilan talenta digital Indonesia.“Dunia kerja dan dunia industri saat ini telah memasuki era digital. Hal ini terus bertumbuh dan pada perkembangannya akan memberikan peluang ekonomi yang cukup besar di Indonesia. Karenanya kebutuhan talenta-talenta yang melek teknologi sangat dibutuhkan di era ini, dan kelas ini memfasilitasi peningkatan kapasitas dan ilmu pengetahuan untuk hal tersebut” tutur Dedy sebagai sambutan pembuka acara sore hari ini.

Kelas kecerdasan digital akan membahas beberapa hal diantaranya terkait materi berpikir kritis, design thinking, privasi dan perlindungan data, cara berkomunikasi digital, etika digital, hingga tata kelola digital.

Memandu jalannya acara, Anisa Pratita selaku moderator memberikan beberapa pertanyaan pematik diskusi. Dimulai dari Kominfo, Anisa mencoba mengulik terobosan apa saja yang sudah dilakukan oleh kominfo, dan kira-kira pekerjaan rumah apa yang perlu dikerjakan bersama.

Menanggapi hal tersebut, Dedy menyampaikan bahwa kelas kecerdasan digital sudah dilaksanakan sejak tahun 2020 dan bekerjasama dengan 120 lembaga komunitas dan institusi di Indonesia. Mengingat kelas ini memerlukan kerjasama dari berbagai pihak, maka bersama-sama dengan public figure, pembuat konten, pegiat isu-isu perempuan, isu anak, dan lain-lain Kemenkominfo berupaya melaksanakan literasi digital yang inklusif dan kolaboratif. Pada dasarnya pekerjaan rumahnya masih banyak, tapi intinya setiap individu harus bisa bertanggung jawab dalam menggunakan perkembangan digital yang ada. Dalam hal ini, anak muda harus selalu positif, kreatif, dan produktif. read more

Seminar Pembukaan Rangkaian Acara Presidensi Indonesia G20 oleh Fisipol UGM

Yogyakarta, 17 Maret 2022─Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Fisipol) Universitas Gadjah Mada (UGM), Keluarga Alumni Fisipol UGM (Kafispolgama), dan Institute of International Studies (IIS) Departemen Hubungan Internasional (HI) Fisipol UGM menyelenggarakan seminar “Recover Together, Recover Stronger: G20 dan Agenda Strategis Indonesia” di Balai Senat UGM.

Seminar pembuka rangkaian acara bertajuk “Presidensi Indonesia G20: Kepemimpinan untuk Tata Dunia yang Berkeadilan dan Berkelanjutan” ini dibuka secara resmi oleh Rektor UGM, Profesor Panut Mulyono. Dalam sambutannya, Prof. Panut berharap rangkaian kegiatan, yang diselenggarakan pada 10 Maret hingga 19 September 2022, ini dapat memberikan ruang untuk kajian dan diskusi yang komprehensif tentang kepemimpinan Indonesia pada G20 tahun 2022. Dekan Fisipol UGM Wawan Mas’udi dan Wakil Ketua Umum Bidang Kemitraan Kafispolgama Danang Girindrawardana juga memberikan sambutan di acara yang dilaksanakan secara bauran ini. Wawan menuturkan, keluaran dari rangkaian acara ini terdiri dari policy paper, policy brief, serta satu buku kompilasi utuh terkait presidensi G20 Indonesia. read more

Konferensi Pers Partisipasi Fisipol UGM dalam G20

Yogyakarta, 16 Maret 2022─Tahun ini, Indonesia berpartisipasi dalam forum G20 dengan mengusung slogan Recover Together, Recover Stronger. Dalam rangka memperkaya agenda strategis dalam G20, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik UGM mengadakan rangkaian seminar sebagai bentuk partisipasi dalam G20. Bertajuk Presidensi Indonesia G20: Kepemimpinan untuk Tata Dunia yang Berkeadilan dan Berkelanjutan, rangkaian acara berlangsung sejak 10 Maret hingga 19 September 2022. Sementara itu, konverensi pers yang dihadiri oleh Wawan Masudi dan Luqman Hakim  serta segenap awak media menjadi agenda pembuka pada Rabu (16/3) lalu.

Dalam sambutannya, Wawan Mas’udi selaku Dekan Fisipol UGM menyatakan pentingnya kontribusi Indonesia di era disrupsi. Menurut Wawan, terdapat banyak isu yang dapat dikelola bukan hanya dalam kerangka negara bangsa, tetapi juga secara akadems. “Dari sisi akademik, hal ini akan menjadi aspek pembelajaran penting  yang dapat dikaji, tentang bagaimana kita mendesakkan agenda domestik menjadi agenda global,” terang Wawan.

Selain rangkaian seminar Recover Together, Recover Stronger: G20 dan Agenda Strategis Indonesia yang akan diselenggarakan pada 17 Maret, Wawan juga menyampaikan tentang rencana Fisipol UGM dalam G20. BErdasarkan keterangan Wawan, akan ada rangkaian forum yang lebih spesifik dan tematik seperti policy brief untuk merumuskan ide bagi pemerintah. Selain itu, Fisipol UGM juga berencana merilis buku pada bulan Agustus 2022 nanti. read more

Going Beyond: Women in The So ‘Called’ Men’s Working Field

=&0=&Fisipol Crisis Center (FCC) berkolaborasi dengan KAFISPOLGAMA menyelenggarakan webinar daring dengan tajuk “Going Beyond: Women in The So ‘Called’ Men’s Working Field” dalam rangka peringatan hari perempuan internasional.Pada kesempatan kali ini, pembicara webinar dihadiri oleh Amalia S. Prabowo dan Sri Astutik. Keduanya merupakan perempuan yang bekerja di bidang yang didominasi oleh laki-laki, yaitu sebagai Manager Director Export Hub Ecosytem dan Anggota P4KL Pusat UGM.

Mengawali sesi diskusi, pertanyaan pematik dipandu oleh Marwa, Dosen Departemen Hubungan Internasional Fisipol UGM. Selaras dengan tema hari perempuan internasional tahun ini ‘break the bias’ pertanyaan yang disampaikan mengulik seputar dinamika kedua narasumber dalam bekerja.

“Dunia pria memang berbeda dengan bisnis mainstream wanita, mereka punya rule of the game, dan mau tidak mau kita harus bisa mengikuti itu” tutur Amalia.

Sebagai perempuan yang bekerja di bidang ekspor, Amalia mengamini bahwa seringkali perempuan hanya dipandang atas kecantikannya atau penampilannya, ketimbang dari kapasitasnya. Menurutnya, penting bagi perempuan berpegang pada prinsip menunjukkan kekuatan daripada meminta ruang. Baginya, lebih penting mempersenjatai diri dengan kemampuan yang setara, daripada meminta ruang atas dasar kewanitaan-nya. read more

Pengukuhan Guru Besar Jurnalisme dari Dikom Fisipol UGM

Yogyakarta, 10 Maret 2022─Profesor Ana Nadhya Abrar, profesor dari Departemen Ilmu Komunikasi (Dikom), Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Fisipol), Universitas Gadjah Mada (UGM) dikukuhkan sebagai Guru Besar bidang Jurnalisme di Balai Senat UGM.

Dalam acara pengukuhan, yang diselenggarakan secara luring terbatas dan daring itu, Prof. Abrar menyampaikan pidato berjudul “Menarik Garis Batas Jurnalisme dalam Penulisan Biografi”. Prof. Abrar menjelaskan empat batas yang menjadi dasar teknis jurnalisme dalam menulis biografi. Pertama, batas kanan jurnalisme merupakan pengutamaan nilai kemanusiaan. Kedua, batas kiri jurnalisme ialah membentuk selera narasi.  Ketiga, batas atas jurnalisme adalah meningkatkan intelektualitas khalayak. Terakhir, batas bawah, yakni memanfaatkan jurnalisme investigasi. read more

Pidato Pengukuhan Guru Besar Prof. Dr. Ana Nadhya Abrar, M.E.S

Pada hari Kamis, 10 Maret 2022 Prof. Dr. Ana Nadhya Abrar, M.E.S dari Departemen Ilmu Komunikasi FISIPOL UGM melaksanakan pengukuhan guru besar dengan membawakan pidato pengukuhan yang berjudul “Menarik Garis Batas Jurnalisme dalam Penulisan Biografi”. Melalui pidato tersebut, beliau menyampaikan bahwa ” Saya ingin memperluas pembahasan penulisan biografi dengan melihat bagaimana mengintegrasikan jurnalisme ke dalam penulisan biografi. Integrasi ini sangat penting karena bisa mengubah penampilan biografi. Keinginan untuk menemukan jawaban itulah yang mendorong saya menyampaikan pidato pengukuhan berjudul Menarik Garis Batas Jurnalisme dalam Penulisan Biografi.” Pidato Pengukuhan Guru Besar Prof. Dr. Ana Nadhya Abrar, M.E.S dapat diakses melalui laman berikut Pidato Pengukuhan Guru Besar Prof. Dr. Ana Nadhya Abrar, M.E.S. – Menarik Garis Batas Jurnalisme dalam Penulisan Biografi

UGM Bincang Pascasarjana: Prodi Magister Ilmu Komunikasi dari Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik

Yogyakarta, 8 Maret 2022─Serial UGM Update yang rutin diselenggarakan oleh UGM Yogyakarta ini kembali hadir dengan Bincang Pascasarjana yang membahas tiga prodi favorit dari kluster sosial humaniora. Satu diantaranya ialah Prodi Magister Ilmu Komunikasi yang berasal dari Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik. Pada sesi ini, Drs. I Gusti Ngurah Putra, M.A. selaku Sekretaris Pengelola Prodi Magister Ilmu Komunikasi ditunjuk sebagai narasumber. Menurut keterangannya, prodi ini tergolong masih relatif muda, meski demikian telah berhasil meluluskan ratusan mahasiswa yang bekerja di berbagai bidang, mulai dari di lingkup PT, peneliti, manajer komunikasi, organisasi, hingga media. read more