“Be Human, Be Free”: KOMAHI FISIPOL UGM Tekankan Proses Kreatif, Ekspresi Diri, dan Inklusivitas dalam Artlab 2026

Yogyakarta, 13 Mei 2026—Departemen Apresiasi Seni dan Sastra (DASS) KOMAHI FISIPOL UGM menekankan proses kreatif, ekspresi diri, dan inklusivitas dalam acara Artlab 2026 yang diselenggarakan pada 11–13 Mei di Yogyakarta dengan tema ‘Be Human, Be Free’.

Nasmaria Putri, selaku Kepala DASS, menjelaskan tema “Art in Politics: Be Human, Be Free” sengaja dipilih sebagai payung besar (umbrella) yang tidak membatasi, sehingga peserta dari berbagai latar belakang dapat turut serta. “Kita bener-bener berusaha mencari tema yang sangat general, di mana orang bisa multitafsir. Kayak orang bisa meninterpretasikan temanya sendiri, itu sebebasnya,” ujarnya.

Mengusung tema besar ‘Be Human, Be Free’, acara tahunan ini menghadirkan bedah buku, pemutaran film, workshop seni dan tari, serta pameran seni. ArtLab 2026 diikuti kerjasama dari berbagai pihak seperti pameran karya yang sebelumnya telah disubmit oleh teman-teman dan akan dipajang di tempat yang telah disediakan ArtLab di Selasar Barat Fisipol sepanjang kegiatan berlangsung.

Salah satu sesi paling kritis adalah Bedah Buku yang berlangsung pada hari pertama, 11 Mei. Menggandeng komunitas INKA, sesi ini menghadirkan Muflihun untuk membedah karya Wijaya Herlambang, “Kekerasan Budaya Pasca 1965: Bagaimana Orde Baru Melegitimasi Anti-Komunisme Melalui Sastra dan Film”. Di samping itu, Artlab juga mengadakan workshop seni Italian charm bracelet yang bekerja sama dengan Day of Art Jogja.

Di hari kedua terdapat sesi workshop seni tari, bersama dengan Sastra Oebah, dengan pendaftaran untuk umum ditujukan kepada seluruh khalayak Fisipol. Selain itu, di hari kedua, diadakan kegiatan Movie Screening “Dead Poets Society” bersama dengan HI-CINE (salah satu BSO KOMAHI) dalam memilih dan menonton film bersama yang tentunya sejalan dengan tema yang ada.

Lalu, sebagai penutup dari seluruh rangkaian acara, di hari terakhir ArtLab bekerja sama dengan Forum Musik Fisipol (FMF) untuk mengadakan Jamming Session di mana HI-Tunes (bagian dari DASS) dapat ikut serta mengisi perform dalam acara WEDEVE yang bisa dinikmati oleh seluruh pengunjung ArtLab.

Artlab 2026 berhasil menciptakan platform bagi peserta untuk terlibat dalam diskusi yang bermakna, mengekspresikan kreativitas mereka, dan membangun kapasitas di berbagai bidang seni. Dengan fokus pada inklusivitas dan akses yang setara terhadap pendidikan, acara ini sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya dalam mempromosikan pendidikan berkualitas dan mendorong kreativitas sebagai sarana pengembangan pribadi dan sosial.