FISIPOL UGM Jadi Tuan Rumah Simposium Nasional FORDEKIIS 2026, Bahas Tata Kelola Pendidikan Tinggi yang Berkualitas dan Berdampak

Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Gadjah Mada (FISIPOL UGM) menjadi tuan rumah penyelenggaraan Simposium Nasional Forum Dekan Ilmu-Ilmu Sosial (FORDEKIIS) yang berlangsung pada Jumat, 12 Juni 2026, di Kampus FISIPOL UGM Jakarta. Kegiatan ini diselenggarakan sebagai respons terhadap berbagai perkembangan tata kelola perguruan tinggi di Indonesia serta tantangan keilmuan global yang semakin dinamis dan kompleks.

Mengusung tema “Tata Kelola Pendidikan Tinggi yang Berkualitas dan Berdampak”, simposium ini menjadi ruang strategis bagi para dekan dan pimpinan fakultas ilmu-ilmu sosial dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia untuk berdialog, berbagi pengalaman, serta merumuskan langkah-langkah kolaboratif dalam menghadapi tantangan pendidikan tinggi masa kini dan masa depan.

Dalam forum tersebut, peserta mendiskusikan sejumlah isu strategis yang tengah menjadi perhatian dunia pendidikan tinggi, mulai dari arah kebijakan tata kelola perguruan tinggi, penguatan mutu dan relevansi pendidikan, implementasi sistem akreditasi mandiri melalui Lembaga Akreditasi Mandiri Sosial, Politik, Administrasi, dan Komunikasi (LAMSPAK), hingga upaya memperkuat konsolidasi organisasi dan soliditas internal FORDEKIIS sebagai wadah kolaborasi antar fakultas ilmu sosial di Indonesia. Simposium Nasional FORDEKIIS 2026 juga menghadirkan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Republik Indonesia, Prof. Dr. Pratikno, M.Soc.Sc., sebagai narasumber utama. Kehadiran beliau memberikan perspektif strategis mengenai arah pembangunan sumber daya manusia Indonesia serta pentingnya peran perguruan tinggi dalam menghasilkan inovasi, pengetahuan, dan kebijakan yang mampu menjawab berbagai tantangan pembangunan nasional.

Melalui penyelenggaraan simposium ini, FORDEKIIS diharapkan dapat semakin memperkuat sinergi antar fakultas ilmu sosial dalam merespons perubahan sosial, politik, ekonomi, dan teknologi yang berlangsung cepat. Selain itu, forum ini diharapkan mampu menghasilkan berbagai rekomendasi kebijakan yang berkontribusi pada penguatan tata kelola pendidikan tinggi Indonesia yang berkualitas, inklusif, adaptif, dan berdampak bagi masyarakat.

Kegiatan ini sekaligus menegaskan komitmen FISIPOL UGM dalam mendorong kolaborasi akademik dan pengembangan pendidikan tinggi yang relevan dengan kebutuhan zaman, serta memperkuat peran ilmu-ilmu sosial dalam mendukung pembangunan nasional yang berkelanjutan.

Kegiatan ini sejalan dengan komitmen FISIPOL UGM dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), terutama SDG 4: Pendidikan Berkualitas melalui penguatan tata kelola dan mutu pendidikan tinggi, SDG 16: Perdamaian, Keadilan, dan Kelembagaan yang Tangguh melalui pengembangan institusi pendidikan yang akuntabel dan responsif, serta SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan melalui penguatan jejaring dan kolaborasi antar perguruan tinggi dalam mendorong kemajuan pendidikan dan pembangunan nasional.