Hearing Dekanat 2026: FISIPOL UGM Perkuat Ruang Dialog dan Partisipasi Mahasiswa dalam Tata Kelola Fakultas

Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Gadjah Mada (FISIPOL UGM) kembali menyelenggarakan Hearing Dekanat 2026 sebagai forum dialog terbuka antara mahasiswa dan pimpinan fakultas pada Rabu (10/6). Kegiatan yang berlangsung di Selasar Barat FISIPOL UGM ini menjadi wadah bagi mahasiswa untuk menyampaikan aspirasi, masukan, serta kritik konstruktif terkait berbagai aspek penyelenggaraan kehidupan akademik dan tata kelola fakultas.

Forum ini dihadiri oleh Dekan beserta jajaran dekanat, pimpinan fakultas, perwakilan departemen, serta mahasiswa dari berbagai organisasi dan komunitas di lingkungan FISIPOL UGM. Kehadiran berbagai unsur sivitas akademika tersebut mencerminkan komitmen bersama untuk membangun komunikasi yang terbuka dan partisipatif dalam pengembangan fakultas.

Pada pelaksanaan tahun ini, terdapat tiga payung isu utama yang menjadi fokus pembahasan, yaitu Uang Kuliah Tunggal (UKT), tata kelola dan pengelolaan fasilitas FISIPOL UGM, serta proses Pemilihan Dekan FISIPOL UGM. Ketiga isu tersebut menjadi perhatian mahasiswa karena berkaitan langsung dengan pengalaman belajar, aksesibilitas layanan, serta tata kelola kelembagaan di lingkungan fakultas.

Melalui sesi dialog yang berlangsung secara terbuka, mahasiswa berkesempatan menyampaikan pandangan, pertanyaan, dan berbagai masukan secara langsung kepada pimpinan fakultas. Beragam perspektif yang muncul dalam forum ini menjadi bagian penting dari proses evaluasi dan pengembangan kebijakan di tingkat fakultas.

Diskusi berlangsung secara interaktif dengan adanya dialog dua arah antara mahasiswa dan pimpinan fakultas. Dekan beserta jajaran dekanat, pimpinan fakultas, dan perwakilan departemen memberikan tanggapan, penjelasan, serta klarifikasi secara langsung terhadap berbagai isu yang disampaikan. Proses ini diharapkan dapat memperkuat pemahaman bersama sekaligus membangun kepercayaan antara mahasiswa dan pengelola fakultas.

Hearing Dekanat merupakan agenda rutin yang menjadi salah satu instrumen penting dalam mewujudkan tata kelola fakultas yang terbuka, responsif, dan berorientasi pada kebutuhan sivitas akademika. Melalui forum ini, FISIPOL UGM berupaya memastikan bahwa suara mahasiswa menjadi bagian dari proses pengambilan keputusan dan pengembangan kebijakan fakultas.

Ke depan, Hearing Dekanat diharapkan tidak hanya menjadi ruang penyampaian aspirasi, tetapi juga menjadi sarana kolaborasi yang mendorong lahirnya solusi bersama bagi berbagai tantangan yang dihadapi fakultas. Dengan komunikasi yang terbuka dan konstruktif, FISIPOL UGM terus berkomitmen menciptakan lingkungan akademik yang inklusif, demokratis, dan mendukung perkembangan seluruh sivitas akademika.

Kegiatan ini sejalan dengan komitmen FISIPOL UGM dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), terutama SDG 4: Pendidikan Berkualitas melalui upaya menciptakan lingkungan belajar yang inklusif dan partisipatif, SDG 10: Berkurangnya Kesenjangan melalui penyediaan ruang aspirasi yang setara bagi seluruh mahasiswa, serta SDG 16: Perdamaian, Keadilan, dan Kelembagaan yang Tangguh melalui penguatan transparansi, akuntabilitas, dan partisipasi dalam tata kelola institusi pendidikan. Melalui forum dialog seperti Hearing Dekanat, FISIPOL UGM terus mendorong terwujudnya budaya akademik yang demokratis, kolaboratif, dan responsif terhadap kebutuhan sivitas akademika.