Jakarta, 17 April 2026─Sejak 2025, Institute of International Studies (IIS) Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIPOL) Universitas Gadjah Mada (UGM) resmi menjadi anggota International Steering Group untuk International Campaign to Abolish Nuclear Weapons (ICAN) yang berkomitmen pada advokasi tentang perlucutan senjata kemanusiaan untuk penghapusan senjata pemusnah massal, sistem senjata otonom, dan senjata non-manusia lainnya.

Sejalan dengan hal tersebut, IIS FISIPOL UGM berkesempatan menghadiri “Asia-Pacific Regional Conference on the Treaty on the Prohibition of Nuclear Weapons (TPNW) and Security Concerns related to Nuclear Weapons” pada Jumat (17/4) di Jakarta. Konferensi tersebut diselenggarakan atas kerja sama Indonesia bersama Austria, International Campaign to Abolish Nuclear Weapons (ICAN), serta International Committee of the Red Cross (ICRC).

Dalam konferensi tersebut, 3 (tiga) dosen Departemen Ilmu Hubungan Internasional UGM sekaligus peneliti Institute of International Studies UGM (IIS UGM) turut berkontribusi, yakni Dr. Ririn Tri Nurhayati (Ketua Departemen Ilmu Hubungan Internasional UGM), Drs. Muhadi Sugiono, M.A. (Peneliti Senior dan Lead Campaigner Advokasi Perlucutan Senjata), dan Dr. Luqman-nul Hakim (Direktur Institute of International Studies).
Dalam konferensi ini, inti dari semangatnya adalah guna menyatakan bahwa TPNW bukan hanya instrumen hukum, tetapi juga menjadi landasan moral yang wajib dipatuhi untuk mencegah konsekuensi bencana dari senjata nuklir di era pergolakan geopolitik saat ini. Adapun, kiprah aktif IIS FISIPOL UGM dalam kampanye pelarangan senjata nuklir telah dimulai sejak 2013 dan akan terus berkomitmen di lingkup tersebut.