
Yogyakarta, 14 Maret 2025—Ramadhan di FISIPOL (RDF) UGM kembali digelar dalam menyambut bulan suci Ramadhan 1446 H. Acara tahunan ini diselenggarakan oleh Jamaah Muslim Fisipol (JMF) yang bertajuk “Cahaya Ramadhan Membawa Kebaikan”. Dengan tema tersebut, RDF tahun ini digelar untuk menyambut bulan suci Ramadhan dalam semangat kebersamaan, meningkatkan pemahaman tentang Islam, dan menyebarkan keberkahan terhadap masyarakat sekitar.
Pada tahun ini, acara RDF digelar pada 17-20 Maret 2025 dengan beberapa rangkaian acara. Acara ini akan dibuka dengan FIRASAT (Fisipol Inspiratif Ramadhan, Santun, Toleran) yang akan diisi dengan kajian oleh beberapa pemateri yang inspiratif yang kemudian akan dilanjutkan dengan buka puasa bersama sekaligus pembagian takjil gratis di Selasar Barat, FISIPOL UGM. Rangkaian acara inti akan diselenggarakan beberapa lomba, seperti cerdas cermat untuk siswa SMA (Ramadhanium) dan lomba dakwah bagi siswa SMA (Dakwah Siasa).
Tidak sampai di situ, acara ini juga turut dimeriahkan dengan beberapa hiburan. Mulai dari live music hingga pasar Ramadhan di Sansiro FISIPOL yang menyediakan hidangan dan produk spesial Ramadhan. Dalam kemeriahan pasar Ramadhan tersebut, akan turut diisi oleh beberapa tenants Himpunan Mahasiswa Departemen FISIPOL UGM (HMD), UMKM mahasiswa, serta terdapat photobooth untuk mengabadikan momen buka puasa bersama di FISIPOL. Kemeriahan lainnya juga terwujud dengan adanya sesi games interaktif. Pada rangkaian puncak acara terdapat closing ceremony yang akan dilakukan penyerahan hadiah lomba.
“Dengan diselenggarakannya RDF 2025, diharapkan acara ini dapat menjadi wadah bagi mahasiswa dan masyarakat untuk merasakan kehangatan, kebersamaan, serta keberkahan Ramadhan. Selain itu, RDF juga ingin menumbuhkan kepedulian sosial, memperkuat spiritualitas, dan membangun suasana Ramadhan yang inklusif bagi semua pihak,” ungkap Hafidz selaku Koordinator Umum RDF 2025.
Acara RDF ini merefleksikan peran mahasiswa, khususnya sebagai umat Muslim dalam mewujudkan pembangunan bangsa. Beberapa diskursus dan rangkaian acara lainnya dapat menggali pemikiran tentang Islam progresif dan penuh harapan. Lebih dari itu, acara ini juga turut mendukung terwujudnya pilar ke-16 dalam Tujuan Pembangunan Berkelanjutan utamanya dalam rangka mewujudkan “Perdamaian Keadilan dan Kelembagaan yang Tangguh”.