Yogyakarta, 11 Maret 2025─Dalam hal mempertingati International Women Day 2025, Fisipol Crisi Center (FCC) menyelenggarakan acara live Instagram bertajuk “Setara Bukan Sekadar Kata”. Acara yang dipandu oleh Nurul Amaliah (Mahasiswa Magister Dpp UGM) ini turut menghadirkan narasumber yang saling memperkaya perspektif yaitu Maygsi Aldian Suwandi, S.Sos., M.A (Dosen PSDK UGM) dan Valenidha Sulafi (Peer Counselor CDC Fisipol UGM). Diskusi multiperspektif ini bertujuan untuk mengangkat isu kesetaraan gender, tantangan yang masih dihadapi, serta upaya-upaya konkret yang dapat dilakukan untuk mewujudkan kesetaraan yang inklusif dan berkelanjutan. 
SDGs 5: Gender Equality
Yogyakarta, 5 Maret 2025 – Dalam rangka memperingati International Women’s Day (IWD), Dewan Mahasiswa (Dema) Fisipol UGM membuka Forum Selasar Fisipol. Forum kali ini mengambil tajuk “Menuju Ruang Aman dan Inklusif untuk Semua Perempuan”. Tema ini dipilih untuk membedah bersama urgensi menghilangkan kekerasan dan diskriminasi di ruang-ruang publik. Acara ini menghadirkan berbagai narasumber mulai dari civitas akademika fisipol, aktivis IWD, hingga LSM.
Rini Rindawati, anggota Women Disability Crisis Center – SAPDA menyampaikan bahwa masih sering terjadi diskriminasi terhadap kelompok disabilitas terutama perempuan. Bahkan ia mengungkapkan bahwa masih muncul stigma-stigma masyarakat yang melihat disabilitas itu sebagai bentuk kutukan atau karma. “Masih ada juga disabilitas yang mendapat stigma bahwa kekurangannya adalah kutukan atau karma dari orang tuanya,” ungkapnya.
Yogyakarta, 27 Februari 2025─Prof. Amalinda Savirani., S.IP., M.A resmi dikukuhkan sebagai Guru Besar bidang bisnis dan politik pada Kamis (27/02). Upacara pengukuhan yang dilaksanakan di Balai Senat UGM ini menjadi penanda Linda sebagai guru besar perempuan pertama di Departemen Politik dan Pemerintahan di UGM.
Dalam perjalannya sebagai seorang akademisi, Linda terus konsisten mengembangkan kajian-kajian gerakan sosial khususnya di Organisasi Masyarakat Sipil (OMS) dan isu-isu perburuhan di Indonesia. Bahkan tidak hanya di ranah teoretis saja, Linda juga aktif terlibat secara langsung dalam kerja-kerja akar rumput dan aktivisme perburuhan.
Koleksi eBook Baru – “Indonesian Civil Society and Human Rights Advocacy in ASEAN: Power and Normative Struggles: Power and Normative Struggles”
Sinopsis Buku:
Buku ini menyoroti bagaimana organisasi masyarakat sipil (OMS) di Indonesia memainkan peran penting dalam memperjuangkan hak asasi manusia di tingkat ASEAN. Dengan menggunakan pendekatan teoritis dan studi kasus, penulis menguraikan tantangan yang dihadapi OMS dalam mempengaruhi kebijakan regional, termasuk resistensi dari negara-negara anggota, hambatan hukum, serta dinamika politik yang kompleks. Buku ini juga mengeksplorasi strategi yang digunakan OMS untuk membentuk norma-norma HAM di ASEAN, termasuk melalui advokasi, diplomasi, dan kolaborasi lintas negara. Dengan demikian, buku ini memberikan wawasan yang berharga bagi akademisi, mahasiswa, dan praktisi yang tertarik pada isu-isu HAM dan politik internasional.
Yogyakarta, 25 Februari 2025 – Pilkada Serentak 2024 kini memasuki babak baru pasca pelantikan 961 kepala daerah pada 20 Februari 2025 dan Retret Kepala Daerah yang diselenggarakan oleh pemerintah pusat pada 21-28 Februari 2025. Dari perspektif akademik, Pilkada Serentak masih menyisakan kritik mengenai praktik demokrasi yang mengikuti trend pola praktik demokrasi nasional. Berbagai isu seperti dominasi oligarki, netralitas aparatur, polarisasi politik, minimnya kompetisi sehat, serta kendala regulasi dan logistik masih menjadi tantangan dalam penyelenggaraan Pilkada. Selain itu, Pilkada Serentak juga memperlihatkan praktik politik identitas, polarisasi sosial, rendahnya partisipasi, serta maraknya politik uang dan klientelisme.
Yogyakarta, 21 Februari 2025─Proses menempuh pendidikan tinggi memang tidak mudah. Berbagai problematika atau tantangan dari segi finansial hingga kesehatan mental kerap dihadapi oleh mahasiswa, termasuk mahasiswa doktoral atau PhD. Merespons isu tersebut, The Conversation Indonesia menggelar webinar bertajuk “Jalan Terjal Doktoral: Dari Kesulitan Finansial Hingga Tekanan Mental” bersama para akademisi dan kandidat doktor. Acara tersebut mengundang Pratiwi Utami, PhD (Dosen Departemen Ilmu Komunikasi UGM) dan Herman Yosef Paryono (Kandidat Doktor Organizational Behaviour University of Groningen) selaku pembicara webinar.
Yogyakarta, 19 Februari 2025 – Di Indonesia, kawan transgender termasuk dalam kelompok sosial yang rentan menerima ketidakadilan. Hal ini dikarenakan mereka memiliki identitas gender minoritas yang berujung pada perlakuan diskriminatif dari masyarakat. Dalam situasi bencana, diskriminasi terhadap kawan transgender meningkatkan potensi risiko, sehingga perlindungan sosial khusus diperlukan untuk mengakomodasi hak kawan trangender. Namun, Arif Budi Darmawan, Resilience Development Initiative (RDI), dalam tulisannya yang berjudul “Mendengarkan Suara yang Tidak Terdengarkan: Perlindungan Sosial Adaptif bagi Kawan Transgender dalam Perubahan Iklim” memaparkan bahwa kelompok transgender sulit mendapatkan perlindungan karena diskriminasi dari berbagai sektor.
Yogyakarta, 14 Februari 2025─Kuliah umum bertajuk “Holding the State Accountable: Human Right Commitmentss and Intitutional Responsibility” membahas peran negara dan lembaganya dalam menjamin perlindungan hak asasi manusia. Melalui diskusi yang menghadirkan para praktisi HAM, kuliah umum ini berusaha melihat wujud komitmen negara serta akuntabilitas lembaga yang menjamin hak asasi manusia di Indonesia.
Hak Asasi Manusia (HAM) tidak dapat dilaksanakan bila tidak ada mekanisme, atau ketika mekanisme pelaksanaan HAM tersebut lemah. Meskipun mekanisme HAM telah diatur dalam tingkat internasional seperti Prinsip-Prinsip Paris, namun setiap ada pelanggaran HAM di tingkat domestik maka penyelesaiannya mendahulukan mekanisme nasional. Sementara itu, institusi perlindungan HAM nasional cukup beragam KPAI, Komnas Perempuan, hingga Komisi Kebenaran dan Rekonsiliasi. Untuk itu, seminar yang diselenggarakan program studi Departemen Politik dan Pemerintahan Fisipol UGM ini bertujuan menilik standar-standar kerja yang dilakukan lembaga perlindungan hak asasi manusia di Indonesia.
Telah berlangsung perayaan hari jadi FISIPIT & Wellness Center FISIPOL UGM pada Jumat (14/2). Kolaborasi ini mengusung tema “Gowes dan Sehat Bareng” yang diikuti oleh sivitas kampus Fisipol UGM. Kegiatan diawali dengan aktivitas bersepeda di seputaran UGM dan dilanjutkan dengan pemeriksaan kesehatan gratis bagi seluruh sivitas yang hadir.
Adapun FISIPIT telah hadir sejak 16 Februari 2013, sedangkan Wellness Center didirikan pada 14 Februari 2020. Kedua sarana kesehatan ini merupakan implementasi dari Fisipol Healty Campus, sekaligus mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan untuk mewujudkan kehidupan sehat dan sejahtera (TPB 3).