Yogyakarta, 27 April 2022─Kasus klitih (sekarang disebut kejahatan jalanan) kembali marak terjadi di Yogyakarta. Banyaknya korban yang angkat bicara menjadikan fenomena ini ramai diperbincangkan oleh khalayak, terutama saat terungkap bahwa pelakunya merupakan generasi muda yang kebanyakan masih duduk di bangku sekolah. Sebagai sebuah pusat studi yang berfokus pada isu-isu kepemudaan, Youth Study Center (YouSure) bekerja sama dengan FISIPOL UGM menyelenggarakan penelitian sekaligus pengabdian masyarakat untuk mengambil peran dalam penanggulangan fenomena kejahatan jalanan. Langkah ini dimulai dengan penyelenggaraan webinar bertajuk “Mencari Alternatif Penanganan Kejahatan Jalanan yang Ramah Kaum Muda” pada hari Rabu (27/4).
Berita
Yogyakarta, 26 April 2022─Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Fisipol) Universitas Gadjah Mada menggelar acara “Sarasehan dan Buka Puasa Bersama” selama enam hari dimulai pada 18 April dan berakhir pada 26 April 2022. Acara yang diselenggarakan di Auditorium Gedung Mandiri Fisipol UGM yang menghadirkan jajaran dekanat dan dosen-dosen setiap departemen yang terjadwal per harinya. Sebelum memasuki acara inti, buka bersama, salah satu bahasan dalam sarasehan yakni mengenai platform pembelajaran baru bernama FOCUS.
Yogyakarta, 24 April 2022─Career Development Center (CDC) Fisipol UGM menyelenggarakan workshop bertajuk “Process Feeling with Journaling” pada Minggu (24/4). Acara yang berlangsung melalui platform Zoom ini mengundang dua pembicara di bidang clinical psychologist, yakni Ranisa Kautsar Tristi dari Biro Psikologi Dinamis dan Zahwa Islami dari Fakultas Psikologi UGM.
Kesempatan ini membahas salah satu bentuk tulisan dalam kegiatan journaling, yakni expressive writing. Expressive writing yang juga disebut free writing adalah menuliskan apapun yang terlintas di pikiran kita tanpa adanya batasan dan tidak perlu diedit. Dengan menuangkan perasaan, ide, ataupun pikiran kita ke dalam tulisan, dapat membantu pemulihan atas hal-hal yang kita alami entah traumatis atau hal-hal tidak menyenangkan.
Dalam pemaparannya, Elvira mengungkapkan bahwa kesetaraan gender baik di Indonesia maupun global masih belum berimbang. Sejumlah riset menunjukkan keterwakilan perempuan pada level manajemen di sektor swasta masih belum terpenuhi bahkan sangat minim. Berdasarkan riset World Economic Forum, Indonesia sendiri masih berada di peringkat 101 dari 156 negara untuk kesetaraan gender.
“Artinya secara umum saat ini keperanan perempuan memang harus didorong, dan di pemerintahan saat ini saya lihat sudah ada perubahan sehingga pemerintah meletakkan program pengembangan perempuan menjadi salah satu prioritas dalam rencana pembangunan jangka menengah nasional tahun 2020-2024,” ungkap Elvira.
Yogyakarta, 12 April 2022─Departemen Pembangunan Sosial dan Kesejahteraan (PSdK), FISIPOL, UGM menggelar Simposium Magister 2022 secara daring pada 11-12 April 2022. Pada sesi ketiga simposium, dosen PSdK Nurhadi menjadi moderator yang memandu jalannya diskusi bersama pembicara utama Kelly Hall dari Universitas Birmingham, Inggris.
Kelly menjelaskan tentang gambaran umum serta hasil penelitiannya mengenai perusahaan sosial (social enterprise) di Inggris dalam diskusi bertajuk “Social Enterprise: An Organisational Model Promote Health and Social Care”. Menurut Kelly, social enterprise merupakan perusahaan yang menjalankan kegiatan usaha untuk mengatasi permasalahan sosial serta meningkatkan dan memberdayakan komunitas, taraf hidup, maupun lingkungan. Ia menambahkan, misi sosial berperan penting dalam menjalankan social enterprise. Meski demikian, Kelly menekankan bahwa social enterprise berbeda dari organisasi amal yang hanya menjalankan kegiatannya melalui donasi.
“Skema proyek riset ini dibuat untuk merespon perhatian tentang keberlanjutan, khususnya tentang produksi komoditas yang tidak hanya menyebabkan deforestasi, hubungan dampak iklim dan dampak lingkungan, tapi juga permasalahan hubungan sosial dengan lingkungan,” jelas dosen di School of Social and Political Sciences, Universitas Melbourne itu.

Menurut Assoc. Prof. Kate, hingga saat ini, model yang sangat dominan dalam dunia tata kelola berkelanjutan berbasis pasar (market-driven sustainability governance) ialah model sertifikasi keberlanjutan (sustainability certification). Namun, seiring berjalannya waktu, ada berbagai macam pendekatan lain yang digunakan. Assoc. Prof. Kate menjelaskan, para periset yang tergabung dalam proyek riset ini mempelajari berbagai model lain untuk memformulasikan model baru agar dapat mendorong keberlanjutan yang lebih efektif dan berdampak luas.
Yogyakarta, 11 April 2022─Sebagai langkah pengembangan riset mahasiswa, Magister Pembangunan Sosial dan Kesejahteraan UGM menyelenggarakan rangkaian Simposium Magister PSdK pada 11-12 April 2022. Dalam sesi pertama pada Senin (11/4), Sirojudin Abbas, PhD selaku Direktur Eksekutif Saiful Mujani Research & Consulting (SMRC) Indonesia hadir sebagai pembicara utama, bersama Dr. Krisdyatmiko selaku dosen PSdK UGM sebagai moderator. Diskusi bertajuk Masa Depan Kebijakan Sosial di Indonesia: Refleksi dan Survei Politik di Indonesia ini berlangsung melalui Zoom Meeting dan dihadiri dosen, mahasiswa, dan peserta umum.
Yogyakarta, 8 April 2022─Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Fisipol), Universitas Gadjah Mada (UGM) menggelar diskusi dan bedah buku “In Search of New Social Democracy”. Profesor Olle Tornquist dari Universitas Oslo, penulis buku tersebut, mendiskusikan hasil karyanya bersama dengan dua pembahas, yakni Amalinda Savirani (dosen Departemen Politik dan Pemerintahan/DPP atau PolGov) dan Muhammad Najib Azea (dosen Departemen Sosiologi atau SOREC), serta beberapa audiens yang merupakan mahasiswa program doktoral Fisipol UGM di Digital Library Fisipol UGM.
Yogyakarta, 25 Maret 2022─Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Fisipol) Universitas Gadjah Mada (UGM) menggelar pertemuan antara Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) dengan seluruh pimpinan fakultas dan sekolah vokasi di UGM guna membahas persiapan pelaksanaan “Magang Kerja Sama dengan Apindo”. Belasan orang yang terdiri dari dekan, wakil dekan, dan perwakilan dari Apindo mengikuti pertemuan yang dilaksanakan di Auditorium Fisipol ini.
Direktur Eksekutif Apindo, Danang Girindrawardana, menjelaskan bahwa serapan lulusan perguruan tinggi di dunia kerja masih sangat rendah, hanya berkisar 11 persen. Oleh karena itu, perlu perubahan drastis bagi pola serapan tenaga kerja lulusan S1 agar tidak terjadi lonjakan pengangguran terdidik. Danang menyebutkan, salah satu perhatian dunia usaha ialah mendukung program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) Kemendikbud RI. Dalam hal ini, Apindo menginginkan proses pemagangan yang lebih formal dan sistematis.
Kelas kecerdasan digital akan membahas beberapa hal diantaranya terkait materi berpikir kritis, design thinking, privasi dan perlindungan data, cara berkomunikasi digital, etika digital, hingga tata kelola digital.
Memandu jalannya acara, Anisa Pratita selaku moderator memberikan beberapa pertanyaan pematik diskusi. Dimulai dari Kominfo, Anisa mencoba mengulik terobosan apa saja yang sudah dilakukan oleh kominfo, dan kira-kira pekerjaan rumah apa yang perlu dikerjakan bersama.
Menanggapi hal tersebut, Dedy menyampaikan bahwa kelas kecerdasan digital sudah dilaksanakan sejak tahun 2020 dan bekerjasama dengan 120 lembaga komunitas dan institusi di Indonesia. Mengingat kelas ini memerlukan kerjasama dari berbagai pihak, maka bersama-sama dengan public figure, pembuat konten, pegiat isu-isu perempuan, isu anak, dan lain-lain Kemenkominfo berupaya melaksanakan literasi digital yang inklusif dan kolaboratif. Pada dasarnya pekerjaan rumahnya masih banyak, tapi intinya setiap individu harus bisa bertanggung jawab dalam menggunakan perkembangan digital yang ada. Dalam hal ini, anak muda harus selalu positif, kreatif, dan produktif.