Yogyakarta, 17 April 2026─FISIPOL UGM bekerja sama dengan University of Melbourne dan Kopernik menyelenggarakan Workshop Gender Durability Research yang berlangsung selama lima hari pada 13–17 April 2026. Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam mempersiapkan agenda riset lapangan tahun 2026, sekaligus sebagai ruang konsolidasi akademik dan penguatan kolaborasi lintas institusi.

Workshop ini dirancang untuk mempertemukan peneliti, dosen/akademisi, dan praktisi dari berbagai latar belakang guna menyusun kerangka riset yang komprehensif, kontekstual, dan responsif terhadap dinamika sosial di tingkat lokal. Fokus utama kajian adalah pada politik keseharian perempuan, yang dilihat sebagai ruang penting untuk memahami relasi kuasa, praktik sosial, serta tantangan yang dihadapi perempuan dalam kehidupan sehari-hari di berbagai wilayah di Indonesia.
Kegiatan diawali dengan workshop persiapan survei yang membahas desain penelitian, instrumen pengumpulan data, serta pendekatan metodologis yang akan digunakan di lapangan. Selanjutnya, peserta menyusun perencanaan fieldwork tahap kedua yang akan dilaksanakan di 14 lokasi di seluruh Indonesia, dengan mempertimbangkan keberagaman konteks sosial, budaya, dan politik di masing-masing daerah.
Tidak hanya berfokus pada aspek teknis penelitian, workshop ini juga menjadi ruang pengembangan pengetahuan melalui diskusi dan penulisan book chapter. Topik yang diangkat berpusat pada politik keseharian perempuan sebagai kontribusi akademik untuk memperkaya perspektif gender dalam studi sosial-politik di Indonesia. Selain itu, penguatan kolaborasi dengan mitra CSO menjadi agenda penting dalam memastikan bahwa riset yang dilakukan tidak hanya relevan secara akademik, tetapi juga memiliki dampak nyata bagi masyarakat di tingkat akar rumput.
Sebagai hasil dari workshop ini, para peserta berhasil menyusun rencana kegiatan lapangan tahun 2026 yang lebih terstruktur, terintegrasi, dan siap diimplementasikan. Di samping itu, kegiatan ini juga menghasilkan draft awal book chapter yang akan dikembangkan lebih lanjut sebagai bagian dari luaran akademik riset kolaboratif ini.
Secara keseluruhan, Workshop Gender Durability Research menjadi fondasi penting bagi pengembangan riset kolaboratif yang tidak hanya berorientasi pada produksi pengetahuan, tetapi juga pada upaya mendorong perubahan sosial yang lebih inklusif dan berkeadilan gender. Inisiatif ini sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya SDG 5 (Gender Equality) dalam mendorong kesetaraan gender, SDG 10 (Reduced Inequalities) dalam mengurangi ketimpangan sosial, serta SDG 17 (Partnerships for the Goals) melalui penguatan kemitraan lintas institusi dalam riset dan pengembangan pengetahuan.