Yogyakarta, 16 April 2021—Sebagai bentuk perhatian terhadap aktivitas perkuliahan daring bagi Mahasiswa dan Mahasiswi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIPOL UGM) melalui Unit Inovasi Akademik (UIA) menyelenggarakan “Serial Workshop: Penunjang Pembelajaran Daring”. Penyelenggaraan workshop ini memfasilitasi sarana belajar secara langsung dengan penyampaian paparan materi beserta tutorial singkat yang dipandu oleh fasilitator. Adapun rangkaian yang telah dimulai sejak 9 April lalu dengan topik Pembuatan dan Editing Video ini, dilanjutkan dengan dua sesi terakhir dengan pembahasan terkait Pembuatan Infografis yang dihelat pada 15 April, serta topik Cloud Storage and Collaborative Platforms yang berlangsung pada 16 April 2021.

Merespon hal tersebut, Fajar Cahyono menyarankan untuk tidak menangkap secara parsial riset yang dikeluarkan oleh Microsoft. Apalagi jika kita memahami riset tersebut secara utuh, metodologi yang digunakan adalah non probability sampling yang mana hanya berlaku pada orang yang disurvei dan tidak dapat digeneralisasi. Dengan demikian, diperlukan riset lanjutan untuk memperkuat hasil.
“Harapannya kita tidak terlalu responsif dan tidak mengafirmasi secara berlebihan apa yang dikatakan Microsoft karena memang dari metodologi tidak bisa digeneralisasi,” kata Fajar Cahyono. Fajar juga menyampaikan bahwa sebenarnya sudah ada aturan normatif dalam bentuk UU ITE, namun tidak ada yang mengatur secara spesifik berkaitan dengan arahan untuk literasi digital dimana seharusnya ini dijadikan program nasional. Tantangan literasi digital bukan saja kemampuan pengguna tetapi juga terkandung roadmap literasi digital Indonesia. Ndoro Kakung menyampaikan ada empat hal yang harus dipahami sebagai literasi digital. Di antaranya; kecakapan bermedia sosial, mengetahui budaya bermedia sosial, memahami etika digital, dan memiliki pengetahuan tentang keamanan digital.
Masuk ke sesi sharing, Moderator menyampaikan latar belakang mengenai program pitching yang ada di Fisipol UGM. Dalam penuturannya, Ia mengungkapkan bahwa secara kapasitas generasi muda saat ini memiliki kemampuan adaptasi yang cukup baik. Hal ini dapat ditemui dari berbagai fenomena dimana anak muda seringkali bekerja di lingkungan yang tidak cukup in line dengan bidang studi mereka di bangku kuliah. Sedangkan dari sisi latar belakang fakultas, Dekan Fisipol UGM melihat bahwa terdapat banyak pelaku startup yang terlalu profit oriented, padahal sebenarnya jika ingin sustain salah satu hal yang perlu dilihat adalah soal masalah, dan masalah sosial merupakan salah satu hal yang cukup terkemuka. Karenanya Fisipol mengambil andil untuk turut memfasilitasi pengembangan inovasi Social Start Up.
Diskusi dilanjutkan dengan pemaparan oleh Harry Wibowo selaku executive editor Jurnal Sosial dan Ekonomi Prisma. Daniel Dhakidae sendiri merupakan Pemimpin Redaksi dan Pemimpin Umum Jurnal Prisma. Dalam sesinya, Harry membahas tentang tulisan editorial di jurnal Prisma yang ditulis oleh Daniel Dhakidae yang banyak membahas tentang demokrasi. Harry bercerita bahwa Daniel Dhakidae aktif di pers mahasiswa ketika kuliah. “Mereka tidak terjun ke jurnalisme atau menjadi dosen, tetapi menghidupkan majalah berisi jurnal-jurnal ilmiah seperti Prisma,” tutur Harry. Acara ini dapat disaksikan kembali melalui kanal YouTube Fisipol UGM. (/tr)

FISIPOL UGM ASEAN+1 Scholarship (FIAS) 2021 is a fully-funded scholarship offered by the Faculty of Social and Political Sciences (FISIPOL) at Universitas Gadjah Mada (UGM), Indonesia. This program is offered to high school graduates across ASEAN countries (excluding Indonesia) and Timor Leste who wish to broaden their knowledge in social and political sciences under the International Undergraduate Program (IUP) in FISIPOL UGM. Six scholarships are available for eligible students in three departments, namely;
Yogyakarta, 12 April 2021─Perlindungan sosial adalah hak setiap warga negara sehingga jaminan akan kesejahteraan sosial perlu diatur secara lengkap dalam sebuah undang-undang. Untuk itu, Departemen Pembangunan Sosial dan Kesejahteraan Fisipol UGM bersama Komite III DPD RI menyelenggarakan diskusi untuk merevisi UU No. 11 Tahun 2009 tentang Kesejahteraan Sosial.
Focus group discussion untuk menyusun Rancangan Undang-Undang Kesejahteraan Sosial diselenggarakan di Ruang Seminar Timur Fisipol UGM (12/04) dengan diikuti berbagai pemangku kepentingan, mulai dari akademisi, staf ahli DPD RI, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Sleman, hingga perwakilan lembaga swadaya masyarakat.
Yogyakarta, 10 April 2021—Festival Ajisaka 2020+ yang diadakan oleh mahasiswa Departemen Ilmu Komunikasi FISIPOL UGM resmi ditutup pada Sabtu (10-4). Penutupan Ajisaka dapat disaksikan secara daring melalui kanal Youtube Ajisaka, sedangkan informasi umum dapat diakses melalui Website dan Instagram. Tema yang diangkat Ajisaka kali ini adalah Disaster Risk Reduction yang bertajuk “Biwara Bumandhala: Berita Baik untuk Bumi”.
Kepada Media FISIPOL, Maria Alesadya Bentya, Ketua Pelaksana Ajisaka 2020+ menuturkan rangkaian acara sudah dimulai sejak April 2020. Dimulai dari Selaksa Aksi Lawan Pandemi yang merupakan kampanye digital untuk memberikan informasi umum mengenai pandemi Covid-19, utamanya dari perspektif komunikasi. Kemudian di bulan Desember Ajisaka mengadakan Creative Market: Pasaraya, yaitu sebuah pameran produk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) secara daring yang bertujuan untuk memperkenalkan produk-produk UMKM lokal agar mampu bangkit dari situasi ekonomi pasca pandemi. “Total ada 25 UMKM yang berkolaborasi dengan Ajisaka, untuk katalognya bisa dicek di Website”, tutur mahasiswa Departemen Ilmu Komunikasi angkatan 2018 ini.
Yogyakarta, 10 April 2021 – Wellness Center FISIPOL UGM bekerja sama dengan Health Promoting University UGM mengadakan Virtual Webinar Series #2 dengan tajuk “Kerja Cerdas dan Sehat di Era Pandemi” pada Jumat, 9 April 2021. Webinar tersebut menghadirkan tiga narasumber, yakni drh. Berty Murtiningsih, M.Kes (Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan DIY), Dr. dr. Rustamadji, M.Kes (Dosen FKKMK UGM), dan Nurhadi Nurhadi, S.Sos., M.Si. Ph.D (Wakil Dekan Bidang Keuangan dan Sumberdaya Manusia FISIPOL). Dipandu oleh Sri Purnamaningsih (Koordinator Wellness Center FISIPOL UGM), webinar ini membahas implementasi 3T, 5M, dan vaksinasi di era new normal.
The project, funded by The British Academy, consists of online activities, ongoing support and a final Indonesian and Thai wrap-up workshop. Activities run May 2021 to March 2022:
- A series of online sessions on grant writing; publication and career development;
- Planning and preparation for writing journal papers;
- Online mentoring and support for individual participants with established researchers to guide them through writing and submission;
- Subject to international health guidelines, each participant attends a 2-day workshop in their home country (Bangkok or Yogyakarta) to enhance networks and capacity building for the wider Southeast Asia region with further attendees drawn nationally and across South Asia.
Do you meet the following criteria?
- Early Career Researcher, within first five years of starting an academic career (PhD award or appointment to academic post) accounting for career breaks (e.g. maternity/paternity leave).
- Level of writing English that meets the submission criteria of partner journals. For information on author guidelines see Asia Pacific Journal of Social Work and Development; Journal of Comparative and International Social Policy; Social Policy & Society
- Ambition to be published in academic journals or to submit a successful funding application.
We strongly encourage expressions of interest from women, disabled, minorities and candidates that are geographically dispersed (i.e. outside Bangkok and Yogyakarta). Foreign South-East Asian nationals who are members of a University/Research Organisation in Indonesia and Thailand are also welcome to apply.
