Hadza mengawali sesi dengan kisah menariknya ketika mendaftar beasiswa di Turki tersebut. Kondisinya yang bahkan belum melaksanakan seminar proposal skripsi serta masih sangat awam mengenai Turki, tidak meruntuhkan semangat “nekat” Hadza untuk mengikuti seleksi Türkiye Bursları kala itu.
“Saya mungkin tidak akan lolos, tetapi karena tengah meneliti mengenai politik Turki dalam skripsi saat itu, saya memutuskan untuk tetap mencoba,” kata Hadza.
Kekayaan sejarah, keramahan penduduk, keragaman perspektif dan cara pandang masyarakat yang menarik untuk diteliti, hingga kuliner yang lezat; merupakan beberapa alasan yang menurut Hadza, menjadikan Turki sebagai destinasi studi lanjutan yang patut dicoba. Belum lagi, tersedia banyak alternatif jalur yang dapat ditempuh agar bisa menuntut ilmu dan mendapatkan beasiswa di negara tersebut.
