Yogyakarta, 20 Agustus 2026─Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Fisipol) Universitas Gadjah Mada (UGM) menggelar acara “Pelepasan Wisudawan Program Sarjana Periode IV Tahun Akademik 2025/2026”. Berlangsung pada hari Kamis (20/8) di area Selasar Barat Fisipol UGM, acara ini menjadi puncak selebrasi sekaligus momen bersejarah bagi para mahasiswa yang secara resmi telah merampungkan masa studi mereka Fisipol UGM.
Pada periode kelulusan kali ini, Fisipol UGM dengan bangga melepas sebanyak 194 wisudawan dan wisudawati yang kini siap melangkah ke ranah profesional maupun jenjang pendidikan yang lebih tinggi. Wisudawan terbaik pada periode ini diraih oleh Elvira Chandra Dewi Ari Nanda dari Departemen Ilmu Komunikasi yang sekaligus mencatatkan jumlah lulusan terbanyak dengan total 51 wisudawan. Angka tersebut disusul oleh Departemen Ilmu Hubungan Internasional yaitu 42 wisudawan. Selanjutnya, Departemen Politik dan Pemerintahan 32 wisudawan, Departemen Pembangunan Sosial dan Kesejahteraan 29 wisudawan. Departemen Manajemen dan Kebijakan Publik 25 wisudawan, serta terakhir Departemen Sosiologi 15 orang wisudawan.
Membuka acara dengan nuansa haru dan bangga, Dekan Fisipol UGM, Dr. Wawan Mas’udi, memberikan sambutan yang secara khusus ditujukan sebagai apresiasi dan pengingat bagi para wisudawan. Beliau merefleksikan kembali perjalanan panjang, suka duka, serta dinamika akademik maupun non-akademik yang telah ditempuh oleh para mahasiswa sejak hari pertama mereka menyandang status sebagai mahasiswa Fisipol UGM.
“Belajar untuk mencapai gelar sarjana S1 adalah proses panjang yang tidak mudah. Dulu pertama kali berkumpul di sini sebagai mahasiswa baru sangat bahagia dan banyak perjuangan yang rekan-rekan lewati. Dari itu semua, sekarang Anda sekalian telah menyandang gelar. Ini bukan akhir dari perjuangan, namun menjadi awal dari segalanya,” ungkap Wawan.
Pesan dari Dekan tersebut sekaligus menjadi pengingat bahwa predikat sarjana membawa tanggung jawab baru di tengah kehidupan bermasyarakat. Agenda pelepasan ini pada akhirnya diharapkan tidak sekadar menjadi seremonial penutup masa kuliah, melainkan benar-benar menjadi gerbang awal bagi para lulusan untuk mulai melangkah secara nyata. Para sarjana baru diharapkan dapat beradaptasi, berinovasi, dan memberikan dampak positif bagi sekelilingnya dan bangsa dengan terus berpegang teguh pada nilai-nilai keilmuan serta kepedulian sosial.