Pos oleh :

fisipol

Vaksinasi Dosen dan Tenaga Kependidikan FISIPOL UGM

Fakultas Ilmu Sosial dan Politik (FISIPOL) telah melaksanakan seluruh vaksinasi COVID-19 untuk dosen dan tenaga kependidikan (tendik) yang diadakan oleh UGM di Grha Sabha Pramana (GSP). Vaksinasi dilakukan oleh dosen dan tendik FISIPOL dalam dua tahap. Tahap pertama dilaksanakan tanggal 27—28 Maret dan 1 April 2021. Tahap kedua dilaksanakan dalam jangka waktu 28 hari yaitu tanggal 24—25 April, dan 29 April 2021.

Media FISIPOL mewawancara Uling Sumbogo, Kepala Seksi Keuangan dan Umum FISIPOL terkait pelaksanaan vaksinasi civitas academica FISIPOL. Uling menuturkan bahwa seluruh dosen dan tendik FISIPOL terdaftar vaksinasi yang dilaksanakan oleh UGM dalam tiga hari pada masing-masing tahap. Hari pertama diutamakan untuk lansia yang meliputi dosen aktif berumur lebih dari 60 tahun, guru besar, para pensiunan dosen, dan pensiunan tendik. Hari kedua dan ketiga yaitu untuk dosen dan tendik aktif.  read more

Menyoal Perempuan, Lingkungan, dan Ekofeminisme dalam Diskusi Bulanan Sorec

Yogyakarta, 7 Mei 2021━Masih dengan spirit Hari Kartini sekaligus Hari Bumi yang diperingati pada bulan April lalu, Social Research Center atau SOREC milik Departemen Sosiologi Universitas Gadjah Mada kembali hadir dengan diskusi bulanan untuk merayakan kedua momentum tersebut pada Jumat (7/5). Bertajuk “Ekofeminis di Tanah Air: Menjaga, Merawat dan Memperjuangkan Masa Depan”, diskusi ini menghadirkan dua narasumber ahli untuk mengulik isu lingkungan dan perempuan dari sudut pandang yang berbeda━teoritis dan praktis. read more

Bersama Melawan Cyberbullying dalam Peringatan Hari Anti Bullying Sedunia ala DigiTalk #45

Yogyakarta, 4 Mei 2021━Dalam rangka memperingati Hari Anti Bullying Sedunia yang jatuh pada Selasa (4/5), Center for Digital Society bekerja sama dengan Bullyid mengadakan DigiTalk ke-48.  Bertajuk “Collective Action to Fight Cyberbullying”, DigiTalk kali ini berupaya mengulik fenomena cyberbullying itu sendiri, serta langkah yang dapat dilakukan masyarakat sebagai suatu gerakan kolektif untuk menekan angka kasus dan melindungi korban cyberbullying di Indonesia.

DigiTalk yang diselenggarakan melalui platform Zoom Meeting dan disiarkan langsung dari kanal Youtube CfDS FISIPOL UGM ini menghadirkan dua pembicara yang sama-sama mendalami isu cyberbullying. Pembicara pertama adalah Agita Pasaribu, Founder sekaligus  Executive Director dari Bullyid. Bullyid sendiri merupakan sebuah platform daring yang memberikan bantuan psikis dan hukum terkait bullying, juga meningkatkan kesadaran masyarakat akan kesehatan mental melalui kegiatan-kegiatannya. read more

Seri Kuliah Sistem Institusi Pemerintahan Indonesia: Dinamika Relasi Negara dan Aktor Non Negara di Indonesia

Yogyakarta, 4 Mei 2021Departemen Politik Pemerintahan (DPP) Fisipol UGM menyelenggarakan Seri Kuliah Sistem Institusi Pemerintahan Indonesia dengan tajuk “Dinamika Relasi Negara dan Aktor Non Negara di Indonesia”. Acara ini merupakan rangkaian seri kuliah daring yang disiarkan melalui Channel Youtube DPP Fisipol UGM. Pada kesempatan ini, Dosen Tamu yang memberikan materi perkuliahan adalah Hadar Nafis Gumay, yang saat ini menjabat sebagai peneliti senior di Netgrit. Acara yang dibuka pukul 13.00 oleh Sigit Pamungkas selaku dosen Departemen Politik Pemerintahan diikuti oleh sekitar 75 mahasiswa. Secara umum, kuliah ini membahas mengenai bagaimana relasi dan upaya yang dilakukan oleh aktor non negara, pada konteks ini masyarakat sipil di Indonesia dalam kehidupan berdemokrasi. Dalam pembahasannya, pembicara mengaitkan materi yang disampaikan dengan pengalamannya sebagai peneliti yang concern di bidang demokrasi elektoral.  read more

Strategi Penguatan Kapasitas Organisasi: Transformasi Organisasi melalui Capacity Development

Yogyakarta, 30 April 2021Departemen Politik Pemerintahan (DPP) Fisipol UGM menyelenggarakan Seri Kuliah Penguatan Kapasitas Organisasi Publik dengan tajuk Strategi Penguatan Kapasitas Organisasi: Transformasi Organisasi melalui Capacity Development”.  Acara ini merupakan rangkaian seri kuliah daring yang disiarkan melalui Channel Youtube DPP Fisipol UGM. Pada kesempatan ini, Dosen Tamu yang dihadirkan adalah Silmy Karim, yang saat ini menjabat sebagai Direktur Utama PT. Krakatau Steel (Persero). Acara ini berlangsung dari pukul 07.30-10.00 WIB dan diikuti oleh sekitar 180 peserta. Secara umum, kuliah ini membahas mengenai bagaimana upaya-upaya penguatan kapasitas organisasi yang dilakukan oleh PT Krakatau Steel hingga mampu selamat dari kondisi krisis, dan bertahan di tengah perubahan yang cukup pesat.  read more

Webinar Damai Pangkal Damai : “Barangsiapa Meninggalkan Kekerasan…”

Yogyakarta, 30 April 2021- Menurut pangkalan data Damai Pangkal Damai (DPD), tercatat lebih dari empat belas ribu aksi nirkekerasan yang terjadi di Indonesia sejak 1999. Berdasarkan data ini, DPD bersama Institute of International Studies (IIS) Fisipol UGM mengadakan Webinar Perlawanan Nirkekerasan di Indonesia bertajuk ”Barangsiapa meninggalkan kekerasan…” pada Jumat (30/4) lalu. Acara tersebut menghadirkan perwakilan dari gerakan dan organisasi di Indonesia yang mengandalkan strategi perlawanan nirkekerasan. Narasumber yang hadir adalah Maria Catarina Sumarsih sebagai perwakilan Aksi Kamisan, Djuwita Djatikusumah dari kelompok masyarakat adat Sunda Wiwitan, dan Gendis Syari yang mewakili Gejayan Memanggil. Dalam kesempatan ini, Dr. Diah Kusumaningrum selaku dosen Departemen Hubungan Internasional Fisipol UGM hadir sebagai moderator. read more

Mahasiswa Sosiologi Fisipol UGM: Belajar dari Perjalanan Hidup

Yogyakarta, 30 April 2021 – “Urip itu urup, bagaimana hidup tidak hanya untuk diri sendiri tetapi juga menghidupi orang-orang di sekitar kita,” begitulah prinsip hidup Muhammad Ibnu Azzulfa. Mahasiswa Sosiologi Fisipol UGM angkatan 2018 tersebut mengungkapkan keinginannya untuk terus bermanfaat bagi orang lain. Sebagai salah satu wujud kebermanfaatan tersebut, ia mengikuti ajang pemilihan Dimas Diajeng Kabupaten Sleman. Pada 9 April 2021, ia berhasil menjadi juara 1 atau dinobatkan sebagai Dimas Kabupaten Sleman tahun 2021. Dimas Diajeng sendiri merupakan program yang berada di bawah naungan Dinas Pariwisata Kabupaten Sleman. Secara khusus, Dimas Diajeng disiapkan untuk menjadi role model bagi anak muda di Kabupaten Sleman agar lebih produktif dan berkegiatan secara positif. read more

Mencari Alternatif dalam Mengkaji Konflik dalam Diskusi Cangkir Teh #3 IIS HI UGM

=&0=&—Diskusi Cangkir Teh daring melalui platform Zoom Meeting kembali hadir dengan edisi ketiga pada Kamis (29/4). Diskusi ‘Berbincang dan Berpikir tentang HI’ Cangkir Teh sendiri merupakan diskusi bulanan  yang diselenggarakan oleh Institute of International Studies ‘IIS’ Fisipol Universitas Gadjah Mada. Menghadirkan Suci Lestari Yuana, Dosen Hubungan Internasional UGM, sebagai pembicara, Diskusi Cangkir Teh #3: “Critical Moment dan Dramaturgy Analysis Sebagai Alternatif dalam Mengkaji Konflik Sosial-Politik” ini berupaya untuk membahas lebih dalam artikel yang pernah ditulis oleh Nana. Dalam artikelnya yang bertajuk ‘A Dramaturgy of Critical Moments in Transition: Understanding the Dynamics of Conflict in Socio-Political Change’, Nana dan tim mengulik kompleksitas serta sifat multidimensional dalam konflik terkait perubahan transformatif dengan menggunakan konsep momen kritis (critical moment) dan dramaturgi.Menurut Nana, konsep momen kritis dan dramaturgi dapat menjadi alat untuk memperdalam analisis atas ruang dan waktu konflik, sehingga konflik menjadi lebih ‘tampak’ dan kentara. Pada kesempatan kali ini, Nana menggunakan pendekatan dan sudut pandang non-biner untuk mengkaji konflik terbuka━biasa disebut dengan

battleground. Nana sendiri lebih memfokuskan pemaparannya pada momen kritis yang muncul dalam masa transisi konflik, masa ketika suatu diskursus mengalami dislokasi dan memiliki posibilitas untuk bergeser dari diskursus itu sendiri. Momen kritis inilah yang dianalisis oleh Nana dengan sudut pandang diskursus dan dramaturgi. Untuk memberikan pemaparan yang lebih riil dan konkret, Nana menggunakan studi kasus konflik antar penyedia layanan taksi online sebagai bahan eksplorasi. Melengkapi pembahasan terkait hasil temuannya, Nana mengakhiri pemaparannya dengan beberapa refleksi terkait analisis konflik. Salah satu refleksi dari temuannya menunjukkan bahwa momen kritis dan analisis dramaturgi dapat menjadi alternatif untuk menganalisis suatu konflik. Dengan konsep momen kritis, kompleksitas dan multidimensionalitas konflik yang terjadi dapat lebih terlihat. Begitu pula dengan sudut pandang dramaturgi yang mampu memberikan perspektif material atas konflik yang terjadi. read more