Yogyakarta, 8 Februari 2019—“Nuklir memiliki banyak fungsi untuk dunia. Akan tetapi, terdapat persoalan persepsi dalam penggunaannya sebagai senjata,” kata, Kusnanto Anggoro, Dosen Fisip UI dan Universitas Pertahanan.
Kementrian Luar Negeri Republik Indonesia bekerja sama dengan Fisipol UGM mengadakan Seminar tentang Traktat Pelarangan Senjata Nuklir (Treaty on The Prohibition of Nuclear Weapons). Menghadirkan lima narasumber yang berkompeten pada Jumat (08/02) di Gedung Auditorium Fisipol UGM.