Yogyakarta, 13 Juli 2026─Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIPOL) Universitas Gadjah Mada (UGM) kembali menjadi titik kumpul bersejarah bagi para alumninya. Pada Sabtu (11/7) dan Minggu (12/7), alumni angkatan 1991 kembali menyambangi kampus tercinta untuk merayakan “Reuni 35 Tahun FISIPOL UGM 91” dan membawa tema utama “Bersatu Kembali, Mengabdi & Berbagi untuk FISIPOL Kita”.

Rangkaian acara pada hari pertama difokuskan pada penguatan ikatan kultural dan keakraban. Setelah sesi registrasi, kemeriahan dibuka dengan “Kirab Bregodo” pada sore hari. Penggunaan busana tradisional berkonsep Gagrak Yogyakarta oleh para peserta menjadi sebuah simbol representasi budaya yang melekat kuat di kalangan alumni UGM. Agenda berlanjut dengan sesi foto bersama dan pelepasan tiga buah balon dari masing-masing jurusan, menciptakan memori visual yang berkesan sebelum peserta diarahkan pada sesi istirahat.
Puncak keakraban pada hari pertama diakhiri melalui Intimate Dinner & Malam Keakraban yang diselenggarakan langsung di Taman Sansiro FISIPOL UGM hingga malam hari. Sesi ini diramaikan oleh penampilan musik dari Nol KM Kustik, diskusi santai bertajuk “Ngobras 91”, serta pemutaran video kenangan yang sukses menggugah memori kolektif masa perkuliahan mereka puluhan tahun silam.
Memasuki hari kedua, Minggu (12/7), orientasi kegiatan bergeser pada aspek kesehatan fisik dan kepekaan sosial. Sejak pagi para peserta tampil kasual dengan mengenakan kaos khusus reuni dan melangsungkan Fun Walk Nostalgia UGM. Rute jalan sehat ini dirancang untuk menyusuri berbagai titik ikonik di lingkungan kampus UGM. Agenda ini bukan sekadar olahraga pagi, melainkan reka ulang jejak langkah mereka semasa menjadi mahasiswa yang penuh dinamika.

Lebih jauh dari sekadar perayaan internal, acara ini turut menggarisbawahi komitmen sosial angkatan ’91. Melalui sesi “FISIPOL 91 Peduli – Charity Event”, para alumni menyelenggarakan penggalangan donasi yang juga diiringi oleh apresiasi seni berupa Tari Bali. Langkah ini membuktikan bahwa semangat persaudaraan alumni tidak hanya berputar pada kepentingan nostalgia kelompok, tetapi juga meluas menjadi wujud kepedulian konkret terhadap sesama.
Reuni ke-35 ini secara resmi ditutup dengan sesi foto bersama di lingkungan fakultas. Keseluruhan penyelenggaraan acara merepresentasikan manifesto “35 Tahun Persahabatan, Satu Jiwa FISIPOL”. Solidaritas yang ditunjukkan oleh alumni angkatan ’91 ini diharapkan tidak hanya berhenti pada selebrasi, namun mampu menjadi inspirasi bagi civitas akademika dan mahasiswa FISIPOL saat ini untuk terus menjaga ikatan sosial serta senantiasa memberikan dampak positif bagi masyarakat luas.