Fisipol Crisis Center (FCC) Bekali Mahasiswa Baru Pengetahuan Edukasi Kekerasan Seksual dan Kesehatan Mental Melalui “FCC Menyapa 2026”

Yogyakarta, 10 September 2026─Fisipol Crisis Center (FCC) Universitas Gadjah Mada (UGM) menyelenggarakan program “FCC Menyapa 2026” bagi seluruh mahasiswa baru program sarjana dan pascasarjana di lingkungan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIPOL). Kegiatan ini bertujuan memberikan pembekalan dasar mengenai pencegahan kekerasan seksual dan kesehatan mental. Pelaksanaan edukasi tersebut merupakan wujud komitmen institusi dalam menghadirkan ekosistem pendidikan tinggi yang aman, sehat, dan memastikan kesejahteraan individu.

Proses pelaksanaan FCC Menyapa 2026 diatur secara bergantian untuk setiap departemen agar penyampaian informasi berjalan efektif serta membuka ruang interaksi dua arah yang lebih maksimal. Melalui kelompok yang lebih kecil, mahasiswa baru memiliki kesempatan berdiskusi dengan nyaman mengenai isu-isu krusial tersebut.

Pemaparan materi terbagi ke dalam dua fokus utama. Bagian pertama menyoroti isu kekerasan seksual yang dipandu langsung oleh perwakilan Divisi Kekerasan Seksual. Sesi ini dibuka dengan permainan “Cari Kata” untuk menumbuhkan kepekaan peserta terhadap topik bahasan. Selanjutnya, pemateri membedah definisi kekerasan seksual, mengidentifikasi berbagai bentuk pelanggaran yang kerap terjadi, hingga menekankan konsep persetujuan (consent). Para mahasiswa juga dibekali prosedur tindakan perlindungan diri apabila berada dalam situasi tersebut. Edukasi ini menjadi upaya sistematis kampus dalam melindungi hak asasi mahasiswa sekaligus mendorong terwujudnya ruang aman.

Pada sesi kedua, agenda beralih pada materi kesehatan mental. Panitia mengawali sesi ini lewat permainan “Way Ground” guna memusatkan perhatian peserta sebelum masuk ke pembahasan inti. Pemaparan kemudian dilanjutkan oleh psikolog dari Career Development Center (CDC). Psikolog menjelaskan secara komprehensif mengenai definisi kesehatan mental, identifikasi ciri-ciri kondisi emosional, serta berbagai tantangan kehidupan kuliah yang berpotensi memengaruhi psikologis mahasiswa. Selain itu, peserta juga mendapatkan panduan praktis tentang cara menjaga stabilitas mental di tengah tekanan akademik. Langkah ini menjadi bentuk intervensi preventif untuk mendukung kualitas hidup mahasiswa.

Secara keseluruhan, rangkaian kegiatan ini membekali mahasiswa baru dengan pengetahuan perlindungan diri dan manajemen stres. Melalui FCC Menyapa 2026, UGM mengambil langkah konkret untuk memastikan peserta didiknya memiliki daya lenting psikologis yang baik dan terbebas dari ancaman kekerasan selama menempuh pendidikan yang berkualitas.