Yogyakarta, 28 Oktober 2026─Di era sekarang, otonomi desa yang selama ini menjadi salah satu tonggak penyangga kedaulatan rakyat terancam terenggut kedaulatannya. Kepala Desa yang merupakan hasil pemilihan demokratis kini mengalami tekanan sebab harus menahan beban populis dari pusat yang berpengaruh terhadap terancamnya kebebasan otonominya. Kondisi ini melatarbelakangi POLGOV Fisipol UGM, bekerja sama dengan Social Movement Institute, menyelenggarakan konferensi bertajuk “Waktunya Kepala Desa Bicara: Demokrasi, Otonomi, dan Budaya Sipil” pada hari ini, Rabu (28/10) di Ruang Seminar Timur.
SDGs
Yogyakarta, 26 Oktober 2026─Program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) kelompok dosen FISIPOL UGM sukses menyelenggarakan pameran bertajuk “Menaut Waktu. Merekam Jejak.” , hasil kolaborasi antara Departemen Ilmu Hubungan Internasional, FISIPOL UGM, Ba(WA)yang Community; Teater Braille; Sentra Advokasi Perempuan, Difabel dan Anak (SAPDA); dan Jay Afrisando, seniman dan peneliti dari University of California, Santa Cruz.
Pameran yang berlangsung dari 22 Agustus–3 September 2026 ini bertempat di Art Gallery Zona D Gelanggang Inovasi dan Kreativitas UGM, dan terbuka gratis untuk umum. Semangat pameran ini bermula dari penelitian arsip kolonial Belanda yang merekam kehidupan individu dengan disabilitas. Melalui kolaborasi dengan komunitas-komunitas seniman difabel di Yogyakarta, pameran ini menjadi bentuk kontra-arsip berupa karya seni yang merespons arsip-arsip kolonial hasil penelitian. Pameran ini merepresentasikan bagaimana karya seni bisa menjadi arena ekspresi dekolonial dan advokasi aspirasi komunitas disabilitas dengan cara yang kreatif.
Yogyakarta, 26 Oktober 2026─Electoral Politics & Public Opinion Studies (EPPOS) PolGov UGM merilis hasil kajian bertajuk “Dua Tahun di Podium” terhadap 166 pidato publik Presiden Prabowo Subianto sepanjang periode Oktober 2024–Oktober 2026. Kajian ini secara tegas menempatkan pidato presiden bukan sekadar retorika, melainkan sebagai catatan publik yang dapat diuji untuk menakar akuntabilitas pemerintah.
Arya Budi, selaku Koordinator EPPOS PolGov UGM, menekankan pentingnya melihat pidato sebagai catatan publik dan akuntabilitas yang disampaikan dari pidato tersebut. “Pidato presiden adalah catatan publik yang dapat diperiksa ulang kata demi kata, sehingga layak diperlakukan sebagai bahan akuntabilitas,” ujarnya. Oleh karena itu, seluruh ucapan presiden di atas podium dianalisis dengan serius karena semua yang disampaikan presiden di atas podium adalah ucapan yang disengaja untuk berkomunikasi.
Yogyakarta, 24 Oktober 2026—Universitas Gadjah Mada (UGM) melalui tim pengabdian kepada masyarakat Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIPOL) merancang program penguatan komunikasi dan kolaborasi antarkomunitas Muslim di kawasan utara UGM. Program ini diarahkan untuk membangun ketahanan sosial-ekonomi masyarakat melalui penguatan jejaring, koordinasi, dan pengembangan kegiatan pelayanan masyarakat berbasis masjid.
Program yang diusulkan untuk tahun 2026 ini menyasar pengurus takmir dari sembilan masjid dan musala di kawasan Karangbendo, Swakarya, Karangwuni, Kumpulrejo, dan Manggung. Wilayah sasaran berada di kawasan utara-timur lampu merah UGM hingga Ringroad Utara, di sekitar Jalan Kaliurang.
Forum ini dibuka oleh Kepala Departemen Sosiologi, Dr. Hakimul Ikhwan yang memberikan sambutan sekaligus memantik arah diskusi akademik hari ini. Dalam pengantarnya, ia mengajak para hadirin untuk mawas terkait perubahan pola kekuasaan.
“Jangan-jangan ada bentuk otoritarianisme baru yang lahir dari perut berbeda, kita bisa bertanya dan diskusikan hari ini,” tuturnya.
Menjawab keresahan tersebut, Dr. Arie Sujito dalam pemaparannya membedah wujud nyata dari rezim kekuasaan yang bertransformasi. Menurutnya, ancaman bagi demokrasi saat ini tidak lagi bekerja melalui represi yang kasat mata, melainkan bersandar pada pelemahan sistem dari dalam.
Yogyakarta, 21 Oktober 2026─Memperingati perjalanan panjang sebagai salah satu institusi pendidikan, fakultas laksanakan Anjangsana ke sejumlah tokoh dan purnatugas sekaligus menjadi bagian dari rangkaian acara Dies Natalis ke-71 Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIPOL) Universitas Gadjah Mada (UGM). Program yang berlangsung selama beberapa hari ini merupakan wujud nyata komitmen fakultas dalam merawat tali silaturahmi dengan para senior yang pernah mengabdi di kampus.
Mengingat banyaknya lokasi yang perlu dikunjungi, tugas kunjungan ini dibagi ke dalam beberapa tim dan hari yang berbeda agar lebih efektif dan optimal. Pada pelaksanaan hari pertama, Kamis (15/10), rombongan perwakilan FISIPOL UGM yang diwakili oleh sejumlah dosen dan tendik lebih dulu mengunjungi Ibu Tuti Palupi, Ibu Rusgiyanti, Ibu Astuti Hardaningsih, dan Bapak Sarjono, SIP.
Yogyakarta, 21 Oktober 2026─Sebanyak 6 tim Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIPOL) Universitas Gadjah Mada (UGM) berhasil lolos seleksi Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) pada penyelenggaraan Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS) ke-39 tahun 2026.
Adapun, 6 tim tersebut terdiri atas dua skema PKM, yakni PKM Pengabdian kepada Masyarakat (PKM-PM) sebanyak satu tim, dan PKM Riset Sosial Humaniora (PKM-RSH) sebanyak 5 tim. Keenam tim ini akan berlaga di Universitas Diponegoro, Semarang, Jawa Tengah, pada 2–7 November mendatang.
Yogyakarta, 17 Oktober 2026─Puncak semarak perayaan Dies Natalis ke-71 Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIPOL) Universitas Gadjah Mada (UGM) diwarnai dengan gelaran Family Gathering pada Sabtu (17/10). Bertempat di area Selasar Barat FISIPOL UGM, acara ini menjadi wadah silaturahmi yang hangat bagi seluruh dosen, tenaga kependidikan (tendik), beserta anggota keluarga.

Rangkaian acara telah dimulai sejak pukul 06.00 WIB yang diawali dengan registrasi peserta. Kemeriahan kemudian dilanjutkan dengan pelepasan agenda jalan sehat yang mengajak seluruh keluarga besar fakultas mengelilingi kawasan hijau kampus UGM.
Yogyakarta, 16 Oktober 2026─Membersamai momentum 70 tahun hubungan sejarah Indonesia dan Mongolia, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIPOL) Universitas Gadjah Mada (UGM) menghadirkan Duta Besar Mongolia untuk Indonesia, H.E. Amb. Enkhtaivan Dashnyam, dalam Ambassadorial Lecture bertajuk “Mongolia and Indonesia: 70 Years of Historic Relations and New Opportunities” di Ruang Auditorium Fisipol UGM pada Jumat (16/10). Adapun, kunjungan kali ini merupakan yang pertama bagi Kedutaan Besar Mongolia di Jakarta.