Yogyakarta, 18 September 2026—Prof. Amalinda Savirani mendorong penguatan kemampuan warga untuk berpartisipasi, berorganisasi, mengawasi kekuasaan, dan memengaruhi keputusan publik di tengah kondisi demokrasi Indonesia yang dinilainya mengalami kemunduran.
Gagasan tersebut disampaikan Amalinda dalam pidato Dies Natalis Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Gadjah Mada (FISIPOL UGM) ke-71 Tahun 2026 berjudul “Menavigasi Masa Depan Demokrasi Indonesia dan Memperkuat Kewargaan.”
Dalam pidatonya, Amalinda mengatakan persoalan demokrasi Indonesia tidak cukup dilihat dari keberadaan institusi formal seperti pemilu, partai politik, parlemen, pers, dan organisasi masyarakat sipil. Keberadaan institusi tersebut belum otomatis membuat warga memiliki kemampuan untuk memengaruhi keputusan publik.